Cerpenmu.com


Share

Merupakan sebuah website sederhana yang diperuntukan bagi para pembaca dan penulis cerpen (Cerita Pendek) Indonesia.

Di cerpenmu dot com kalian dapat membaca kumpulan cerpen bahasa indonesia secara gratis dari para sahabat cerpenmu, ataupun jika kamu seorang penulis atau memiliki hobby dalam menulis cerita, kamu bisa “mempublikasikan” hasil hasil karyamu di sini agar dapat dibaca oleh banyak orang dari seluruh Indonesia, GRATIS! dan tanpa akan dipungut biaya sepeser pun!, “Ekspresikan dirimu melalui hasil hasil karya cerpen mu di cerpenmu.com!”

Website ini diperkenalkan pertama kali di dunia maya pada 28 Mei 2012, sebagai sister site duniadownload.com, website komunitas pencinta ebook (buku digital) gratis Indonesia yang telah ada sejak tahun 2008.

Besar harapan kami agar kedepannya website ini dapat memberikan manfaat yang lebih besar untuk masyarakat, khususnya bagi para pecinta cerpen dan penulis cerita di tanah air, dari yang sudah profesional hingga yang masih pemula sebagai media pembelajaran yang positif dalam mengasah kreativitas juga pengembangan minat dan bakat putra putri indonesia.

Salam Hangat Pengelola

Cerpenmu Team


Berikut merupakan 10 Kumpulan Cerpen terbaru kiriman dari para Sahabat cerpenmu:

Buaya dan Kerajaan Katak

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 25 May 2015
Pada suatu hari, ada sebuah kerajaan katak. Yang dipimpin oleh seekor katak yang dapat sihir. Akan tetapi di sana juga hiduplah seekor buaya. Ia senang memangsa warga dari kerajaan katak. Raja yang mendengar berita ini langsung menjadi marah. Karena mendengar berita dari pasukannya yang dimangsa oleh seekor buaya. Lalu » Baca lanjutan ceritanya...
Kategori: Cerpen Anak, Cerpen Fabel (Hewan)

Baju Lebaran Faiza

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 25 May 2015
Idul fitri semakin dekat, hampir semua anak di TPA tempat Faiza mengaji membicarakan baju lebaran yang dibelikan orangtua mereka. Mereka semua girang, kecuali Faiza yang hanya termenung, kecewa karena tidak dibelikan baju baru untuk lebaran. “Tok, tok, tok” Terdengar suara pintu diketuk. Umi yang sedang mencuci piring di dapur » Baca lanjutan ceritanya...
Kategori: Cerpen Anak, Cerpen Keluarga, Cerpen Ramadhan

Karena Hujanlah yang Menyatukan Kita

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 25 May 2015
Bel sekolah berbunyi tanda pelajaran usai, aku segera bergegas membereskan alat-alat tulisku dan memasukkannya ke tas. Aku keluar kelas dengan langkah terburu-buru karena cuaca hari ini mendung tanda hujan segera turun. Betapa malangnya nasibku karena sopir ku belum datang menjemputku, dan pada akhirnya gerimis pun datang dan beberapa menit » Baca lanjutan ceritanya...
Kategori: Cerpen Cinta Romantis, Cerpen Remaja

Kebahagiaan dari Keripik Kentang

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 25 May 2015
Mentari memancarkan sinarnya yang hangat di sela-sela gumpalan awan, pagi yang segar menyambut Iskan begitu ia membuka mata, beranjak dari ranjang. Bergegaslah ia berangkat menuju kantornya yang terletak tak jauh dari tempat kosnya. Gelora semangat memenuhi jiwa muda berusia 25 tahun itu. Sepanjang berjalan kaki ke kantor, langkah kakinya » Baca lanjutan ceritanya...
Kategori: Cerpen Inspiratif, Cerpen Kehidupan, Cerpen Motivasi

Sepatah Maaf dari Papa

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 25 May 2015
Peluh menetes di dahiku. Sungguh siang hari yang panas. Matahari melotot, teriknya membakar kulitku. Suara klakson menjerit bersahut-sahutan dari kendaraan di jalan raya, motor saling serobot, angkot berhenti seenaknya di pinggir jalan. Inilah wajah Jakarta di siang hari. Begitu perkuliahan selesai, segera aku pun bergegas ke tempat kost dan » Baca lanjutan ceritanya...
Kategori: Cerpen Keluarga, Cerpen Penyesalan, Cerpen Sedih

Kalung Perak dari Akira

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 25 May 2015
Semburat jingga nan indah yang biasa menggantung di langit tak nampak pada senja hari ini. Gumpalan awan kelabu menaungi angkasa disertai rintik hujan yang turun membasahi jalanan kota, menghilangkan debu-debu yang berterbangan. Secangkir vanilla latte menghangatkan tubuhku yang sedikit kedinginan karena di luar hujan. Kata orang, kopi di Kedai » Baca lanjutan ceritanya...
Kategori: Cerpen Cinta Sedih