Tiga Puluh Tujuh

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 27 August 2015
Hari ini aku harus bisa melupakan dia, harus bisa! Harus bisa! Aku membaca mantra rutinku sebelum memulai aktivitasku pagi ini. Aku menarik napas panjang, hari ini aku harus mengurangi kadar kesedihan dan keterpurukanku. Oh God, ternyata sesakit ini rasanya » Baca lanjutan ceritanya...

Kutunggu Lagi Cintamu

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 26 August 2015
“Pangeran! Pangeran! Pangeran!” Di mana-mana kudengar namanya, di setiap langkahku selalu aku dengar namanya, sering kali aku pernasaran akan sosok Pangeran yang kerap orang bicarakan. “iyaa, Pangeran itu orangnya baik banget, perhatian banget, gue sayang banget sama dia” ungkap » Baca lanjutan ceritanya...

Dari yang Benci Jadi Cinta

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 26 August 2015
Muhammad Andi Yasin, biasa dipanggil Andi, awalnya aku mengenalnya karena dia suka dengan Mbakku bernama Mutia Feradesta, biasa dipanggil Mutia atau tia. Pada saat itu, Mbak Mutia sudah mempunyai pacar bernama Fefran, dan Andi menyukai Mbak Mutia, dan berusaha » Baca lanjutan ceritanya...

Tiba Tiba Cinta

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 25 August 2015
Namaku Dita, aku adalah seorang gadis yang sederhana, ramah, dan pintar. Rambut panjangku sering dikuncir kuda dan memakai kacamata. Aku bersekolah di SMA HARAPAN 1 di Jakarta, yaitu salah satu sekolah terfavorit dan termahal. Aku berasal dari keluarga terpandang, » Baca lanjutan ceritanya...

Cinta Telepon Genggam

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 25 August 2015
Siang yang panas memang sepanas otakku ketika pelajaran fisika dimulai. Pelajaran yang paling sulit kupahami sejak dahulu, ditambah lagi dengan nada suara yang terdengar sayup seperti kekurangan oksigen dari Pak Alex guru fisika kami semakin membuatku tak betah. Ingin » Baca lanjutan ceritanya...

Ini Ceritaku

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 24 August 2015
Di sini, aku akan menjemput pangeranku. Orang paling spesial di hidupku. Aku tidak akan menyia-nyiakannya lagi. Aku tidak ingin kehilangan dan terlambat lagi. Aku sudah berada di bandara sekarang. Aku berjalan bersama koperku mencari taksi. Aku terus melihat ke » Baca lanjutan ceritanya...

Langit Sore

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 23 August 2015
Langit sore ini memang indah. Ia terhampar anggun tanpa awan yang menggantung. Aku memejamkan kedua mata. Merasakan belaian angin senja di atas bukit. Damai. Ku buka kedua mata mata ku. Ku tatap lagi hamparan biru itu. Aku mencintai langit » Baca lanjutan ceritanya...

Cinta Butuh Waktu

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 23 August 2015
Hamparan bintang malam terlihat jelas di mata Willy, terlihat indah bagaikan rangkaian bunga di taman luas baginya. Benaknya selalu berpikir tentang semua hal yang ia rasakan, seperti pedih yang ia rasakan kini. Tanpa memerhatikan seseorang di sebelahnya ia terus » Baca lanjutan ceritanya...

Her Name is Naomi

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 22 August 2015
Game, tidak ada yang menyenangkan selain bermain game. Apapun bakal gue lakuin buat memicu semangat gue dalam bermain game. Karena gue seorang gamers sejati. Kini gue duduk di antara dua sohib-sohib gue. Dimas dan Haekal yang juga lagi sama » Baca lanjutan ceritanya...

Pejuang Perbedaan

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 22 August 2015
“Terus apa salahnya kalau sekarang aku pacaran dengan Bintang, Mbak?” tanyaku dengan emosi yang jelas-jelas menunjukan kekecewaan. “Ya Mbak bukannya ngelarang, tapi kamu tahu sendiri resiko nya, la.” bantah Mbak Sasa. “Aku sayang dia Mbak, sayang.” jawabku mulai menahan » Baca lanjutan ceritanya...
Page 1 of 170:1 2 3 4 » Last »