Karena Diundang

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 22 January 2016
Aku menutup kedua mataku. Tak bisa membayangkan apa yang akan terjadi setelah ini. Apa aku masih akan tetap hidup? Ya, Tuhan. Apa aku bodoh bertanya seperti ini? Billy mendelikkan matanya, “Oh, ayolah, Helen. Sekarang giliranmu.” Aku yang mendengarnya lantas » Baca lanjutan ceritanya...

Pisau Berkarat

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 21 January 2016
Darah bercerceran di mana-mana, barang-barang, buku, baju, celana, meja, kursi, semuanya berantakan, berhamburan. Di luar hujan deras, angin menerbangkan segala benda, sesekali semburat petir meludahi wajah langit, bias cahayanya bahkan terlihat di balik kaca jendela. “A-apa yang-yang kau i-inginkan?” » Baca lanjutan ceritanya...

Sebuah Panggilan

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 21 January 2016
Suara dentuman sepatu kets terdengar di sepanjang lorong yang sudah semakin sepi. Langit sudah semakin gelap. Matahari pun telah digantikan dengan kehadiran bulan. Langkah kaki itu semakin cepat hingga terhenti di depan sebuah gerbang yang cukup besar. Nathan mengeluarkan » Baca lanjutan ceritanya...

Kematian 12 Penari

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 21 January 2016
“Sudah saatnya, setelah sekian lama..” Suara serak itu sayup-sayup terdengar. Langkah kakiku berusaha ku pelankan. Aku tak ingin membuatnya berbuat yang tidak-tidak padaku. Kamarnya sukses ku lewati tanpa sepengetahuannya dan menemukan Menzel yang telah siap dengan gaun keemasan. Aku » Baca lanjutan ceritanya...

Ketenangan Yang Mematikan

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 20 January 2016
Namanya Ryan Toxic seorang pecandu nark*ba dan sangat tergila-gila dengan barang yang satu itu. Temannya bernama Gebi Long berencana untuk membeli barang haram tersebut kepada seorang bandar yang mereka rahasiakan identitasnya. “Bukankah akhir-akhir ini sangat sulit mendapatkan a*gle dust?” » Baca lanjutan ceritanya...

Semua Telah Berakhir

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 19 January 2016
Liburan panjang membuatku sangat senang karena di saat-saat itu aku terbebas dari tumpukan buku pelajaran yang membosankan. Namaku Alvin aku baru berusia 13 tahun di hari liburku ini aku hanya menghabiskan waktu untuk bermain game dan terkadang aku Online, » Baca lanjutan ceritanya...

Secarik Kertas Putih

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 19 January 2016
Ibuku meninggal tiga tahun silam. Almarhum ibuku memberikan aku secarik kertas putih. Ibuku berpesan kepadaku, jika aku merindukannya maka tulislah di kertas itu bahwa aku tengah merindukannya. Jika aku ingin bertemu dengannya tulislah bahwa aku ingin bertemu. Ayah tidak » Baca lanjutan ceritanya...

A Demit Love Story

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 19 January 2016
Langit jingga mulai berpadu dengan kegelapan. Ku lihat jam yang melingkar di tanganku menunjukan pukul 17:35. Ku rasakan titik-titik air berjatuhan dari langit. Aku berjalan pelan, merasa bersalah dengan semuanya. Cinta, perasaan, harapan. Dua wanita, yang satu menjalin hubungan » Baca lanjutan ceritanya...

Makan Malam

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 18 January 2016
Getaran handphone berulang kali terdengar di telinga Lea. Ia hanya melirik, tanpa menyentuh. Lelaki itu terlanjur membuatnya muak. Sore tadi Lea menunggu di toko roti, berharap John segera datang dengan kotak merah berukuran kecil yang berisi cincin, tak lupa » Baca lanjutan ceritanya...

Pohon Besar

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 16 January 2016
Cahaya fajar datang menyinari ruang kamarku, aku terbangun dan segera mandi. Hari ini liburan pertamaku. Aku akan menghabiskan liburan bersama sahabatku Afil dan Utamy. Kita akan pergi ke desa Bandulan tempat tinggal Nenek Afil. Perjalanan dari kota Surabaya membutuhkan » Baca lanjutan ceritanya...
Page 3 of 36:« 1 2 3 4 5 6 » Last »