Teater Kehidupan

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 29 August 2015
Ruang operasi, pukul 23.00 Suara kecemasan memecah keheningan rumah sakit, dua orang perawat lelaki langsung mencari dan membantu orangtua yang meminta tolong yang ternyata anak remaja dengan tubuh dingin dan wajah yang amat pucat itu adalah anaknya yang langsung » Baca lanjutan ceritanya...

Doa yang Terkabul

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 26 August 2015
Suara kokokan ayam selalu membangunkanku di setiap hari. Keluarga kami hidup di daerah pegunungan. Hanya kami yang selalu berdoa agar mendapat rezeki dari Allah SWT. Aku dan Ayah hanya bekerja sebagai sol sepatu dan lain sebagainya. Ibuku hanya seorang » Baca lanjutan ceritanya...

Alisa untuk Muhammad Ali

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 25 August 2015
Alisa, sosok transgender ini terlahir dari keluarga yang tergolong bergaya hidup mewah. Kedua orangtua dan seorang kakaknya adalah penganut ajaran Katolik yang taat. Sejak kecil pun Alisa dibimbing untuk selalu mengikuti keyakinannya itu. Sebagai transgender, Alisa memang tampak anggun. » Baca lanjutan ceritanya...

Ingin Kembali

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 23 August 2015
Sekali lagi ku melihat sekeliling pondok ini. Entah mengapa, rasanya aku ingin sekali lekas meninggalkannya. Aku tidak tahu mengapa mereka bisa berbuat seperti ini. Membuat mentalku yang besar menjadi ciut kembali. Aku melangkahkan kakiku menuju jalan raya perempatan Bandar. » Baca lanjutan ceritanya...

Suara Hati Menunjukkanku Pada Kebenaran

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 22 August 2015
Lampu hijau pada rambu-rambu lalu lintas melajukan mobil yang sedang kukendarai dengan keadaan mabuk di tengah perjalananku usai dari acara ulang tahun direktur restoran tempatku bekerja, hingga larut malam. Di tengah sinar bulan dan ditemani bintang-bintang yang menghiasi gelapnya » Baca lanjutan ceritanya...

Umy Untuk Zahirah

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 18 August 2015
Terik mentari di siang hari itu tak pernah dirasakannya, meski teriknya terasa sejengkal di atas kepala namun terasa sejuk baginya, peluh yang menetes tak digubrisnya, yang dipikirannya hanyalah agar anak tunggalnya bisa terus melanjutkan kuliahnya. Untuk aku, Umiku mati-matian » Baca lanjutan ceritanya...

Tiga Tangga Menuju Pesantren

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 13 August 2015
Beberapa nilai hasil ujian semester lima sudah keluar. Nia begitu antusias menantikannya terlebih lagi hari ini adalah hari terakhir dosen menggungah nilai mahasiswa ke dalam situs yang dapat diakses oleh mahasiswa di kampusnya. Meski Nia tampak santai menonton acara » Baca lanjutan ceritanya...

Rahasia Ilahi Rabbi

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 12 August 2015
Labbaika Allahumm alabaik, labaika la syarika laka labbaik, innal-hamda wan-ni’mata laka wal-mulka la syarika lak. 12 Februari 2012 Alhamdulillah, sore ini aku akan melanjutkan perjalananku menuju kota Jeddah. Dapat merasakan sedikit nuansa kota Singapura menambah pengalamanku saat ini, meski » Baca lanjutan ceritanya...

Secercah Cahaya Di kampus Hijau

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 9 August 2015
Berawal dari sebuah mimpi. Masih terukir jelas di benakku. Saat itu pekan tenang pra ujian nasional tingkat SMA. Masa-masa sulit bagiku saat itu, berhadapan dengan soal-soal ujian ketika pusara Bunda masih basah. Tapi, itulah realita hidup yang harus dijalani. » Baca lanjutan ceritanya...
Page 1 of 34:1 2 3 4 » Last »