Izinkan Kami Tersenyum

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 24 June 2016
subuh kali ini aku bangun lebih awal dari biasanya, sebelum pak Ahmad mengumandangan adzan di surau aku sudah bangun lebih dulu. Aku dan adikku Irma membantu ibu di dapur memasak singkong rebus untuk sarapan pagi ini, tapi karena semalam » Baca lanjutan ceritanya...

Kartini Yang Salah

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 23 June 2016
Langkah berisik dari badan jalan benar-benar mengganggu. Bau rokok di mana-mana, tatapan mata yang menghujani lorong-lorong sempit perumahan kumuh. Aku marah, kesal dan segala jenis peluapan emosi negatif. Negeri ini amat busuk, sampah-sampah berserakan di jajaran lantai panggung. Panggung » Baca lanjutan ceritanya...

Aku Pulang

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 19 June 2016
Aku kembali! Di tempat inilah aku dilahirkan. Semua berawal dari tempat ini. Sudah lama aku tinggal di kota orang. Tetapi, tak sekalipun aku melupakan kotaku ini. Banyak kenangan yang terjadi di kota ini. Sudah 5 tahun lamanya aku tak » Baca lanjutan ceritanya...

Kesulitan Di Tengah Kesusahan

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 18 June 2016
Hari ini aku duduk sendiri di sebuah gedung bertingkat sambil meratapi nasibku. Sendiri dan sepi. Aku menatap sebuah lukisan Tuhan yang paling indah yaitu langit biru. Sejenak aku terdiam, terduduk sambil melipat kedua tanganku. Menikmati hembusan angin yang sepoi-sepoi » Baca lanjutan ceritanya...

Air Mata Ke Seribu

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 16 June 2016
Kabar pernikahanmu sudah sampai padaku, sayang. Undangan merah jambu dengan motif bunga-bunga kecil terasa manis menghiasi pinggiran kertas. Tak terasa sudah 25 tahun sejak hari itu. Bahkan aku tidak tahu bagaimana wajahmu. Kau masih terlalu kecil, sayang. Untuk mengerti » Baca lanjutan ceritanya...

Simpul Senyum di Dusun Bengalun

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 14 June 2016
Sebagai hati yang tertinggal di dusun bengalun, ada simpul senyum yang menanti di seberang lautan sana. Sudah dua hari Renita habiskan waktunya untuk menganyam. Daun pandan kering yang entah ingin dia bentuk seperti apa. Hanya lamunan yang tergambar jelas » Baca lanjutan ceritanya...

Mam

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 11 June 2016
Padang rumput itu sudah tumbuh sepenuhnya. Tidak seperti terakhir ku tinggalkan. Gersang dan hanya ada satu pohon yang berdiri di sana. Pohon yang selalu ku datangi setiap aku mempunyai masalah dengan Daddy. Aku hanya bisa berteduh di bawahnya, hanya » Baca lanjutan ceritanya...

Pirouette Kue Ulang Tahun

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 11 June 2016
Sara keluar dari stasiun dengan langkah ringan, merasa senang bisa lepas dari sesak kerumunan penumpang Jumat sore. Tumit sepatunya berkeletak-keletak tiap kali menapaki trotoar yang masih basah setelah hampir seharian diguyur hujan. Dia mengecek jam tangannya dan segera mempercepat » Baca lanjutan ceritanya...

Langit Romantis Di Bumi Radikal

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 7 June 2016
“Berikan akoe sepoeloeh pemoeda, maka akan koegoentjangken doenia” terdengar lamat-lamat suara Sastro lewat corong toa dari kejauhan. “Masih untung ada anak muda seperti Sastro dan kawan-kawannya yang sudi menjadi mediator people power bagi Bangsa. Entah ke-bisa-annya dihargai atau dicacimaki, » Baca lanjutan ceritanya...
Page 1 of 88:1 2 3 4 » Last »