Azizah Dan Pemulung Kecil

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 7 February 2016
Malam ini cuaca cerah. Tidak ada tanda-tanda hujan akan turun. Bulan dan bintang terlihat sangat indah. Cahayanya cerah menyinari. Secerah hati Azizah saat ini. Dari balik jendela kamarnya, Azizah mengamati gemerlap bintang-bintang di angkasa. Dengan ditemani segelas teh hangat » Baca lanjutan ceritanya...

Sahabat Terbaik yang Melupakan Sahabatnya

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 7 February 2016
“Untuk dunia engkau mungkin hanya seseorang. Tapi bagi seseorang engkau bisa saja dunianya.” Dr. Seuss Anda bertanya mengenai sahabat terbaik? Ya aku saat ini memiliki banyak sahabat. Bahkan wanita yang menjadi pujaan hatiku pun adalah sahabat baik. Tapi yang » Baca lanjutan ceritanya...

Suddenly

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 7 February 2016
Menyusuri jalanan panjang yang hanya bisa dilalui oleh satu jalur kendaraan roda empat, Via melangkahkan kakinya menuju tempat di mana ia mencari nafkah. Tak ada armada yang ia miliki, hanya sebuah tas yang cukup usang berisikan sebotol air mineral » Baca lanjutan ceritanya...

Burung Dalam Karung

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 6 February 2016
Di luar ATM sudah banyak orang yang mengantre. Aku buru-buru ke luar sambil kerepotan membawa segepok uang dalam amplop cokelat. Uang yang barusan ku ambil dari mesin ATM itu adalah uang transfer cicilan kredit kulkas dari Nyonya Soraya. Besok » Baca lanjutan ceritanya...

Warung Kopi (Pesan Untuk Kawan)

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 4 February 2016
Malam itu malaikat Mikail memainkan perannya, yaitu menurunkan hujun dari langit (Jogja). Ribuan rintik air turun menyela obrolan dan hangat kopi di warung kopi gbol, dingin seperti tak lagi berarti. Aroma kopi mewangi di antara lingkaran kecil yang diisi » Baca lanjutan ceritanya...

Oemar Bakrie

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 2 February 2016
Guru, sebuah profesi yang jarang diminati karena gajinya yang sedikit, sedangkan biaya kuliahnya cukup mahal, itulah pandangan masyarakat terhadap guru, begitu juga menurut Anto Mulyanto, dia begitu menyesal menjadi seorang guru, namun ayah Anto mengingatkan bahwa guru adalah pahlawan » Baca lanjutan ceritanya...

Negeri Sampah

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 31 January 2016
Abidin. Seorang laki-laki bertubuh pendek dibanding tubuh laki-laki seusianya masih duduk di depan pesawat televisi yang ada di ruang tamu rumahnya, oh.. maaf, ruangan dua kali dua meter itu berfungsi juga untuk ruang keluarga, ruang makan, dan terkadang digunakan » Baca lanjutan ceritanya...

Lebik Baik Seperti Ini

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 27 January 2016
Seorang lelaki tua terus berjalan tanpa henti walaupun panas terik matahari menyakiti kulit rapuhnya. Di perjalanan ia terus memikirkan bagaimana memberitahu keluarganya bahwa dia baru saja dipecat dari tempat ia bekerja. Ia terus berjalan sambil bermenung. Sampailah dia di » Baca lanjutan ceritanya...

Ambisi Warga Yang Salah

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 26 January 2016
“Mimpilah kau ingin seperti mereka!” suara Yanto mengagetkan seorang anak yang sedang memperhatikan jalan. Ketika anak itu sedang melihat orang-orang yang berlalu lalang di jalan dan akan menuju mall atau pertokoan bersama keluarga dengan mobilnya beserta pakaian mereka yang » Baca lanjutan ceritanya...
Page 1 of 70:1 2 3 4 » Last »