Kepada Sang Hujan

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 23 April 2016
Tak ada yang berbeda hari ini, ku lihat orang-orang sedang tergesa mengejar waktu mereka. Apalagi hari ini kerumunan awan sedang berkumpul, Sembari menunggu untuk merelakan kepergian sang air hujan dari sisi mereka. Situasi ini nampaknya membuat orang-orang tadi semakin » Baca lanjutan ceritanya...

Hantu

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 23 April 2016
Hari itu, ku pacu kuda besiku. Hingar bingar kemacetan mengguyur deras, bersama hujan. Sukabumi menuju Bogor, tak ku surutkan langkah ini. Walau mesti aku tempuh dalam hitungan jam yang lebih lama dari biasanya. Kau di sana masih belum menjawab » Baca lanjutan ceritanya...

Perjalanan

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 22 April 2016
Ku ulurkan kakiku untuk menekan tombol “off” pada kipas angin yang berputar sepanjang malam. Tanpa melirik, tanpa menyalakan lampu, hanya meraba-raba dengan ujung jempol kakiku, lalu “Tak!” angin perlahan berhenti membelaiku, pertanda kipas anginku sudah tunai tugasnya. Hari baru, » Baca lanjutan ceritanya...

Matahari Di Balik Awan

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 20 April 2016
Aku kembali terpuruk, dengan sejuta kegundahan hati dan kelemahan untuk menerima keadaan. Aku lemah, dengan setiap perkataan yang membuatku tak ingin berada di dunia ini lebih lama, aku lelah selalu tersenyum dalam kepalsuan yang seolah membuatku menjadi seorang wanita » Baca lanjutan ceritanya...

Mursinah

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 18 April 2016
Akhirnya setelah berhari-hari lelah menjadi penjual lauk pauk, Mursinah harus menyerah dihantam harga berbagai kebutuhan pokok yang meroket naik. Seakan hidup tak mampu dibayar oleh orang-orang kurang mampu seperti mereka, bahkan untuk dicicil sekalipun. Cuma Pak Warto juragan kambing » Baca lanjutan ceritanya...

Perjuangan Dan Pengkhianatan

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 18 April 2016
“BOOMM!!” Suara ledakan bom yang telah dijatuhkan oleh Pasukan Militer Bosnia bom ini merupakan tanda perang antar saudara kedua di Bosnia. Saat mencoba untuk mencari tempat perlindungan Maria seorang atlet bertemu dengan Giorgio seorang pengacara mereka terpisah dari keluarga » Baca lanjutan ceritanya...

Mr. Introvert

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 17 April 2016
Aku lihat keringat dingin ke luar bercucuran, matanya yang tajam dan alisnya yang tebal tak beraturan ternyata belum bisa membantunya ke luar dari tekanan ini, kabur sejauh-jauhnya dari tempat ini, menghindari dari keramaian orang-orang di pasar malam yang sudah » Baca lanjutan ceritanya...

Pulang

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 15 April 2016
Aku menunggu di depan teras, menatap jengah jarum jam yang seakan tidak begerak. Ke mana taksi pesananku? Kalau aku terus di sini aku bisa ketinggalan kereta. “Masih belum datang taksi kau?” Mba Inge duduk di sampingku, menghabiskan sisa pisang » Baca lanjutan ceritanya...

Tempat Bercerita

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 15 April 2016
“Anda tidak perlu repot. Saya sudah sangat paham tentang hal itu. Anda tahu saya sangat senang bercerita.” Lelaki berjaket cokelat musim dingin itu meletakkan lilac grape coffee-nya pada sebuah meja bundar setelah menepuk pundak lawan bicaranya di depan. Lawan » Baca lanjutan ceritanya...

Tangis di Malam Takbiran

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 14 April 2016
Aku meninggalkan bangku sekolah sejak berumur 13 tahun karena orangtuaku tidak sanggup lagi membiayaiku untuk bersekolah, padahal aku berharap bahwa aku bisa melanjutkan sekolah sampai ke tingkat SMA. Aku rela meninggalkan kampung halamanku dan orang-orang yang aku sayangi berharap » Baca lanjutan ceritanya...
Page 2 of 81:« 1 2 3 4 5 » Last »