Jalanan Hitam Putih

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 23 May 2016
Aku duduk di bawah pohon jambu ini, sambil melihat ke arah utara. Di sana, mereka sedang bermain dan berlari tak tentu arah. Ya, sekarang kami sedang jam olah raga. Aku sudah terlalu letih jika harus bermain bola kasti seperti » Baca lanjutan ceritanya...

Lukisan

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 21 May 2016
Di sebuah desa nelayan yang asri, hidup seorang kakek bernama Hemings. Beliau disapa Opa oleh tetangga sekitar. Opa hidup sendirian, anak dan istrinya pergi karena tidak sanggup hidup dalam kemiskinan. Setiap hari, Opa menghabiskan waktu dengan memancing dan bercocok » Baca lanjutan ceritanya...

Berkelahi Dengan Naluri

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 19 May 2016
Saat harap tidak sesuai dengan rencana yang dinginkan, menata hidup dengan rapi tapi kenyataan selalu berkata lain, ditambah lagi dua paham yang menghantui seakan memberi jalan dengan pandang yang berbeda satu sama lain. Pola pikir yang berangkat dari Perasaan » Baca lanjutan ceritanya...

Rahasia Kepulauan Seribu (Part 2)

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 18 May 2016
“Nyai Srujo datang.” Teriak salah seorang warga dari luar. Dan datanglah seorang nenek didampingi kedua lelaki suruhan ‘Mpu’ tadi. Beliau terbelalak melihat kami. Namun, dia segera mendekat ke arah kami dan mengusir kami menjauhi anak tersebut. Aku dan Fikar » Baca lanjutan ceritanya...

Rahasia Kepulauan Seribu (Part 1)

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 18 May 2016
Aku berjalan memasuki lorong-lorong rumah sakit, membaca tulisan yang terletak di depan setiap ruangan yang telah ku lewati, berharap segera menemukan ruangan yang bertuliskan, ‘Kamar Mayat’ tepat di atas pintu masuknya. Sembari melihat arloji berwarna hitam yang melingkar di » Baca lanjutan ceritanya...

Foto Kusam

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 17 May 2016
Bintang-bintang gemerlap penuh cahaya, dilengkapi oleh sang rembulan yang menghiasi malam itu penuh dengan kesunyian. Aku yang masih duduk terpaku di teras rumah kosku sambil memandangi foto kusam yang diambil 9 tahun silam, dengan bayangan diriku yang lalu serasa » Baca lanjutan ceritanya...

Sempurna

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 16 May 2016
Sinar mentari mulai merdup di kala sore hari. Berpijar cahaya redup itu menelusuri celah-celah langit. Tirai rumah itu ditutup menghalangi cahaya senja untuk masuk. Lampu rumah mulai dihidupkan bersama dengan deru ombak yang mulai terdengar damai di luar sana. » Baca lanjutan ceritanya...

Hoofd Jaksa Tuanku Radja Bilang

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 16 May 2016
Siang itu tahun 1824 sekira pukul 02.19 WIB, para nelayan di kejauhan tampak sibuk berjibaku di tengah laut, mengais rezeki. Sementara para ibu tampak sibuk menjalin atap rumbia, guna mencari tambahan ekonomi keluarga. Tepian pantai tampak anak-anak berlari-lari sembari » Baca lanjutan ceritanya...

Menangiskah Gadis Bengkulu Di Eropa

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 16 May 2016
Angin senai-senai berhembus lembut dari balik gemerisik pohon bambu di Negeri Mati, sebutan lain Negeri Bengkulu di 190 Tahun nan lalu. Negeri ini terus menjadi lirikan para pengarung lautan saat melintas di perairannya. Hasil bumi dan keramahan penduduknya menjadi » Baca lanjutan ceritanya...

Si Miskin Dundai

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 16 May 2016
Abah Si Miskin Dundai duduk di beranda gubuk reot tengah Negeri Bengkulu. Deburan ombak sayup terdengar membisik telinga, seakan mengirim pesan kias singkat. “Wahai Abah Si Miskin Dundai, hantamlah tembok tebal kemiskinan itu. Angkat arai terendam setinggi-tingginya, agar derajat » Baca lanjutan ceritanya...
Page 2 of 85:« 1 2 3 4 5 » Last »