Jujur Tidak Ajur

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 8 February 2016
Laki-laki itu kini berusia 17 tahun. Ia dilahirkan dari pasangan Kolman dan Fatimah. Ia hidup dalam kesederhanaan bersama 2 kakak kandung dan 1 kakak ipar. Ia adalah seorang siswa di SMA N 1 Sedapat. Kini dia sudah kelas 12. » Baca lanjutan ceritanya...

Impian

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 8 February 2016
Ini adalah kisah dari seorang gadis lugu yang mempunyai sejuta impian di dalam dirinya, namanya Zahra setiap menjelang fajar menyingsing dari balik gelapnya malam ia sudah siap dengan sekeranjang dagangan buahnya yang segar. Zahra adalah putri ketiga dari tujuh » Baca lanjutan ceritanya...

Supercake

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 7 February 2016
Lelah. Hanya itu yang dapat ku ungkapkan selama sehari penuh. Noda bekas cream cake, air, mentega, tepung, tumpahan telur, dan berbagai karya seni hari ini yang dapat ku buat di celemek merah kesayanganku. “Delta!!! Aku pulang!!!” seperti biasa Aku » Baca lanjutan ceritanya...

Aku Rindu Kedamaian

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 5 February 2016
Malam dingin menemani, simpang siur suara jangkrik yang khas menjadi musik pengiring tidur. Ku lihat jam dinding menunjukkan pukul 22.00, mataku belum ingin terpejam masih beradu pada pena dan kertas di atas meja belajar. Mungkin mereka pikir aku sedang » Baca lanjutan ceritanya...

Seiring Waktu Berlalu

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 5 February 2016
Seiring waktu berlalu Aku akan terus mencintaimu Seiring waktu berlalu Kau adalah sinar di tiap pagi Temani aku selamanya Sampai kulihat rambut indahmu memutih Temani aku sampai akhirat Sampai kulihat engkau di surga Aku merindukanmu, Sakina — Rumah tangga » Baca lanjutan ceritanya...

Aku Dan Ayah

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 4 February 2016
Langkah kakinya yang berirama dengan sepatu andalannya, menaiki anak tangga menuju lantai 2. Gaya khasnya yang cuek dengan jaket hitam, celana jeans, tas kecil, gelang hitam di tangan kanannya dan berkupluk. Memasuki ruang kelas dengan santai walau ia tahu » Baca lanjutan ceritanya...

Esok Kan Lebih Indah

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 4 February 2016
“Sudahlah Ratna jangan menangis terus, orangtuamu pasti akan diterima di sisi-Nya. Percayalah.” Ucap Novia, sahabat Ratna. “Ta-ta.. pi.. apakah ini akan terus terjadi. Satu bulan lalu Adikku sudah meninggal. Sekarang Ibu dan Ayah, apakah besok Kakak lagi?” “Tidak Ratna, » Baca lanjutan ceritanya...

Imayani

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 4 February 2016
“Mamak! Daeng Sira kena bom!” Ijal berteriak dari pintu depan. Astaga, cepat-cepat ku tinggalkan kupasan kerang hijauku. Dari jauh ku lihat orang kampung sudah ramai berkumpul di Puskesmas pulau. Aku bergegas turun dari rumah mengikuti Ijal yang berlari ke » Baca lanjutan ceritanya...
Page 2 of 135:« 1 2 3 4 5 » Last »