Blur

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 9 August 2015
Mencari nafkah, setiap orang pasti harus melakukan hal itu untuk bertahan hidup, paling tidak untuk menghidupi dirinya sendiri agar tidak mati kelaparan. Sama seperti yang aku dan orang lain lakukan. Memang menyebalkan harus menurut perintah orang lain dan selalu » Baca lanjutan ceritanya...

Arti Hidup

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 9 August 2015
Namaku Karin, kalau pilihan hidup itu ada aku mau banget ngejalaninya. Pagi itu aku terbangun dari tidurku yang terjaga. Kulihat jam dinding menunjukkan pukul 08.00 WIB. Aku beranjak dari tempat tidurku menuju meja makan. Kulihat papa dan mama telah » Baca lanjutan ceritanya...

Liontin Ibu

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 8 August 2015
Lesung pipi yang meciptakan senyum yang begitu Indah ketika melihatku datang. Matanya yang membulat dan berbinar-binar ketika melihatku berlari ke pelukannya. Tangannya yang lembut ketika mengusap kepalaku. Suaranya begitu lembut ketika memanggilku. “Indah, sudah pulang?” Telah kurindukan masa-masa itu, » Baca lanjutan ceritanya...

Tak Terbatas KuasaMu

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 8 August 2015
“Plaakkk!!” terdengar suara gelas kaca yang pecah. Senin itu, pukul 16.30 WIB Nelly menghadapi masalah yang sebelumnya belum pernah dihadapi. Dia harus kehilangan orang yang sangat ia sayangi, yaitu Ayahnya. Ia tidak habis pikir kenapa Tuhan mengambil Ayahnya secepat » Baca lanjutan ceritanya...

Bunga Terakhir Untuk Kak Vani

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 7 August 2015
“Ma… kenapa ya, kok dada Ifa sakit banget?” “Pa… kenapa kok aku harus minum obat ini?” “Kak… kenapa aku gak boleh ikut main skateboard?” Pertanyaan-pertanyaan itu yang dulu selalu ku tanyakan di umurku 5 tahun. Namun, sampai saat ini » Baca lanjutan ceritanya...

Allah Give More

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 5 August 2015
Aisyah Nurunnisa adalah anak yang memiliki kekurangan pada fisiknya walaupun dia memiliki kekurangan namun dia mampu menghadapi berbagai lika-liku hidup dengan yakin kepada Allah bahwa Allah sangat menyayanginya. Dengan kursi roda, piano tersayang dan berbekal doa dia mampu menunjukkan » Baca lanjutan ceritanya...

Sejuta Pohon Untuk Ibu

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 4 August 2015
Dulu ketika aku masih kecil, Ayah dan Ibu selalu mendidikku bagaimana cara Aku menghadapi bumi serta alam ini, seperti; menghadapi perilaku manusia, hewan dan tumbuhan di muka bumi ini. Bukan hanya Aku, tetapi temanku (Rangga) juga diajari oleh kedua » Baca lanjutan ceritanya...

Karena Mimpi

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 4 August 2015
Menyeramkan. Malam ini mimpiku menyeramkan. Memang sekarang aku sedang berada di rumah sakit, papaku opname. Papa, cepat sembuh Pa. Aku bermimpi indah tapi setelahnya mengerikan. Aku takut. Karena terasa dingin hawa di malam ini. Malam buta. Berembun basah. Aku » Baca lanjutan ceritanya...

Ambilkan Rapor Bu

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 1 August 2015
Setelah selesai ulangan akhirnya kepalaku lega, ambil es batu, taruh di dahi. Rasanya seperti ada di negara penguin. Seluruh mata pelajaran yang jadi target ulangan dalam seminggu ini sudah selesai kami kerjakan dengan bekerja keras. Tinggal satu momen lagi » Baca lanjutan ceritanya...

Dua Cangkir Kopi Senja Milik Ayah

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 1 August 2015
Sepotong senja terperangkap sedih pada sepasang mata hitam yang telah uzur. Langit jingga keemasan itu pingsan seketika di balik rerimbun pepohonan kopi. Membuat hati si lelaki tua semakin tercabik sepi, menerobos rindu yang meradang, pada kisah dua cangkir kopi » Baca lanjutan ceritanya...
Page 4 of 106:« 1 2 3 4 5 6 7 » Last »