Pengorbanan Ibu

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 16 May 2015
Wanita separuh baya asik mengeruk sampah dan dimasukkan di dalam tas Plastik hitam besar miliknya. Dengan penuh pengorbanan melawan panasnya matahari hari ini dan pulang saat Senja tiba. Keringatnya membasahi keningnya. Sesekali ia mengusap keningnya untuk menghapus keringatnya. Baju » Baca lanjutan ceritanya...

Jiwa Malaikat

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 13 May 2015
Siang itu terik matahari yang menyengat mulai menyentuh kulit kepala sang bocah bernama Andini, belum lagi sang kakak yang seharian berkeliling mendorong gerobak mengorek-ngorek sampah dan berharap menemukan barang bekas yang akan dijual nantinya ke tukang pengepul. Dari setiap » Baca lanjutan ceritanya...

Penyesalan

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 13 May 2015
Kini aku takut untuk menghadapi kehidupan di dunia ini, dunia yang dipenuhi dengan nafsu belaka. Aku bingung, kemana akan aku tujukan arah tatapan sinar mataku ini, sinar yang dipenuhi dengan kesenduan. Ku coba untuk melihat ke depan, namun aku » Baca lanjutan ceritanya...

Zig Zag

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 11 May 2015
Pernahkah kalian merasakan subuah getaran perasaan yang tak tau apa artinya? Pernahkah kalian bertanya tentang itu semua? Bukan perasaan cinta. Perasaan yang menggambarkan kasih sayangmu terhadap orang yang kamu sayang. Bukan lelaki. Perasaan sayang pada Ibumu. Aku, tak tau » Baca lanjutan ceritanya...

I Love You Mom

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 8 May 2015
Pada Tanggal 5 Januari 2014 Semua keluargaku sepakat untuk membawa mamah ku ke rumah sakit, kami memaksa mamah agar mengikuti kemauan kami. Setelah tiba di rumah sakit tersebut sebut saja RSAI (Rumah Sakit Al-Islam) mamah dilayani langsung, dia langsung » Baca lanjutan ceritanya...

No

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 8 May 2015
Tampak dari kejauhan seorang laki-laki berjalan menggotong seikat eceng gondok. Tampak terlalu berat untuk laki-laki bertubuh kecil itu. Tingginya hanya kurang lebih 160 cm. dengan kaki dan lengan yang tidak terlalu kekar. Kulitnya terbakar matahari, hingga kemerahan. Siang terik » Baca lanjutan ceritanya...

Karena Kita Cinta

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 7 May 2015
“Tak masalah bila akhirnya kita terpisah, tapi jika rindu datanglah seperti biasa, seperti yang sering kita lakukan, teruslah memejamkan mata sampai di mimpi-mu aku menjadi nyata,” pesan singkat Mutya. Mutya menjadi salah satu korban kecelakaan beruntun. Kepalanya mengalami benturan » Baca lanjutan ceritanya...

Adinda dan Pada Akhirnya

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 7 May 2015
Gadis itu tak berdaya setelah menerima kenyataan yang begitu pahit dan menyakitkan. Adinda dinyatakan hamil dua bulan oleh dokter kandungan. Awalnya ia tidak percaya saat melihat hasil tespeknya bergaris merah dua yang menandakan positif, kemudian ia berkonsultasi pada dokter » Baca lanjutan ceritanya...

Takkan Bertemu Ibu Lagi Selamanya

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 5 May 2015
Pada suatu malam andrian si eksekutif muda, seperti biasa sibuk memperhatikan berkas-berkas pekerjaan kantor. ia sedang memepersiapkan rapat umum yang diadakan esok pagi. ketika sedang menyeleksi dokumen kantor, tiba-tiba hp nya berdering tertulis nama ibu, andrian membiarkan hp nya » Baca lanjutan ceritanya...
Page 9 of 106:« First « 6 7 8 9 10 11 12 » Last »