Bukan Hanya Sekedar Teman Biasa

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 4 September 2015
Di tengah-tengah keheningan malam itu, terdapat tiga orang pria yang lagi asyik berbincang-bincang mereka adalah Jontik Asa dan Losi. Kita sudah tamat di bangku SMP. “Bagaimana untuk melanjutkan ke jenjang SMA-nya kawan-kawan?” Ungkap jontik. “Ya, menimbang kondisi orangtua kita » Baca lanjutan ceritanya...

Senja di bawah Erupsi Gunung Kelud

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 22 August 2015
Siang ini terasa panas di sudut kota Kediri. Ayu dan teman-temannya yang sudah datang dari tadi pagi masih terus membagi–bagikan masker kepada para pengguna jalan. Semalam, setelah mendengar kabar bahwa gunung Kelud telah meletus, Ayu dan teman–temannya langsung bergegas » Baca lanjutan ceritanya...

Banjir Melanda Kampungku

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 7 July 2015
Indah adalah saudara sepupu Dimas. ia tinggal di kampung dekat pantai. jarak antara rumahnya dengan laut hanya sekitar satu kilometer. daerah ini rawan banjir. selain banjir karena hujan, kampung itu juga sering dilanda banjir karena air laut pasang. Seminggu » Baca lanjutan ceritanya...

Makna Kehidupan

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 6 July 2015
Indahnya tahun baru 2014 meskipun pada detik pertamanya, alam menyambutnya dengan tangis haru. Suka cita dan bangga langit kota menyambutnya dengan turun Gerimis nan indah. Bak bidadari yang turun dari kayangan. Berjajar rapi beriringan seperti tarian air yang dapat » Baca lanjutan ceritanya...

Asap Pak Tua

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 4 July 2015
“Rute ini sudah benar bukan?” tanya Widya kepada Wulan teman satu kelompoknya dalam misi Cross Country kali ini. Yang ditanya hanya mengangguk, sibuk dengan kompas dan peta pita yang dipengangnya dengan tangan kiri dan kanan. Mereka berdua sibuk dengan » Baca lanjutan ceritanya...

Gara Gara Burung Pleci dan Pohon Nangka

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 21 June 2015
Bocah kecil itu mengepalkan tangannya kuat-kuat seakan bersiap menghantam apapun yang ada di meja makan. Pipinya mulai memerah, begitupun sepasang matanya? menatap penuh benci ketika bapaknya menutup pintu? sesaat setelah mang Samad pamit. Mang Samad si tengkulak rakus yang » Baca lanjutan ceritanya...

Seribu Bukit Pelangi

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 26 May 2015
Hujan turun deras, suara gemuruh atap pun bersautan. Maklumlah rumah yang sudah lama kami tepati ini hanya terbuat dari dinding kayu yang beratap rumbia. Sudah beberapa minggu ini hujan terus-menerus menguyur desa kami ini. Hanya saja rasa was-was menghantui » Baca lanjutan ceritanya...

Apa Hidup ini Lebih Indah Dari Mimpi?

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 14 May 2015
Berbeda dengan teman-teman lain yang sudah menentukan pilihannya ia sendiri masih bingung dengan dua objek wisata yang mesti dipilihnya. Entah apa yang membuatnya kebingungan, padahal ia tidak dihadapkan dengan milyaran pilihan, ia hanya akan memilih satu di antara dua » Baca lanjutan ceritanya...

Hikmah Membersihkan Lingkungan

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 7 May 2015
Rudi, Syifa dan Aila merupakan kakak beradik. Mereka tinggal di kampung dekat pantai. Jarak antara rumahnya dengan laut hanya sekitar satu kilometer. Dari arah dapur, Rudi menghampiri Syifa yang tengah asyik menonton berita, Ia membawa kue dan jus jeruk » Baca lanjutan ceritanya...

Senandung Milyaran Semut

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 5 May 2015
Bukan warna-warna kelabu yang mungkin menghadirkan diri dan solah-olah memberitahu bahwa hari-hari sendu akan datang. Sebagai pembanding yang nyata ada sebingkai senyum pelangi yang melebar simetris searah mentari di ufuk timur. Pelangi itu bersinar sehingga senyumnya merekah secerah warna » Baca lanjutan ceritanya...
Page 1 of 8:1 2 3 4 » Last »