Cerpen Mengharukan

Berikut ini merupakan kumpulan Cerpen Mengharukan terbaru karya para sahabat cerpenmu yang telah diterbitkan, total diketemukan sebanyak 159 cerita pendek untuk kategori ini.

Untuk mencari cerita pendek (Cerpen) berdasarkan kata kunci tertentu, Kamu bisa gunakan Kotak pencarian di bawah ini!

Give Me a Reason (Part 2)

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 24 October 2020
Lama kami hanya dalam posisi yang sama. Hingga Unhy melepas pelukannya. Dia tersenyum dan memegang pundakku. “Gimana? Udah mendingan?” Tanyanya, menyodorkan tisu untuk menghapus sisa air mataku. aku mengangguk, menerima tisu ulurannya. “Iya. Terima kasih Unhy.. aku nggak tahu » Baca lanjutan ceritanya...

Give Me a Reason (Part 1)

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 24 October 2020
Purnama belum sempurna menggantung di hamparan lagit bersama ribuan bintang yang berkelip. Aku menengadah mengamati gelap malam yang ditaburi benda-benda lagit yang indah. Udara dingin yang menyapu kulit bercampur suara kebisingan dari pengunjung lain taman ini sedikit pun tidak » Baca lanjutan ceritanya...

Aku, Putri Ayah

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 7 October 2020
Ayam Berkokok Beserta Fajar yang mulai merangkak, menuju hamparan langit untuk menyambut pagi, pagi telah tiba, dan aku selalu suka pagi. Setiap Pagi ayah mulai menambah volume suara ketika membangunkanku, agar segera bersiap sekolah. “imaaaa, ayo nak bangun kamu » Baca lanjutan ceritanya...

Bahagiaku Bahagiamu (Part 2)

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 23 September 2020
Sore itu, aku dan teman-temanku sedang asyik bermain bersama Farhan dan teman-temannya juga. Kami sedang bermain sepeda. Tiba-tiba Nadia terjatuh, ia tampak kesakitan. Saat aku mencoba membantunya, ia menolak dan buru-buru menaiki sepedanya lagi menuju ke rumahnya. Awalnya aku » Baca lanjutan ceritanya...

Bahagiaku Bahagiamu (Part 1)

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 23 September 2020
*Bruk* “Arghhh..” seorang anak laki-laki terdengar mengerang kesakitan. Aku yang tengah asyik berjalan santai terkejut melihat pemandangan di depanku. Tak jauh dari tempatku berdiri, ada seorang anak laki-laki terjatuh dari sepeda, sepertinya ia baru saja menghindari lubang yang ada » Baca lanjutan ceritanya...

Father (Part 2)

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 25 July 2020
Tok.. tok.. tok.. Suara ketukan pintu membuat lelaki berdarah jerman tersebut tertarik ke dunia nyata. “Masuk..” perintah lelaki itu. “Ini pak berkas hasil meeting hari ini” ucap salah seorang gadis pegawai kantor lelaki itu. “Taruh saja di meja” perintahnya » Baca lanjutan ceritanya...

Father (Part 1)

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 25 July 2020
Berlin, 9 Juni 2015 Kota Berlin tengah mengalami akhir musim salju dan musim gugur, bagi sebagian penduduk mereka lebih memilih berdiam diri di rumah mereka masing-masing menghangatkan tubuh dengan menyalakan tungku-tungku api yang asapnya dapat terlihat menyembul dari balik » Baca lanjutan ceritanya...

Pembohong Yang Aku Sayangi

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 4 July 2020
Seperti perahu, seorang ayah rela diombang-ambing ombak kehidupan, dihantam banyak sekali karang dan bebatuan, hanya untuk satu tujuan, menghantarkan buah hatinya melewati pelbagai warna-warni kehidupan demi menuju kebahagiaan yang diimpikan. Namaku Bara, konon aku dilahirkan saat tengah terjadi perang » Baca lanjutan ceritanya...

Kembang Api Pembawa Petaka

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 25 March 2020
Bulan purnama dan bintang-bintang begitu tenang untuk dipandang. Tetapi, hal itu bertolak belakang dengan keadaanku yang sedang memegang tangan ayahku. Aku menengok ke kanan dan kiri, kebingungan karena memasuki wilayah baru. Suasana malam ini ramai sekali. Banyak orang berlalu » Baca lanjutan ceritanya...

Rain After Sunset

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 31 December 2019
Rain. Aku tidak tau apa yang sedang dipikirkannya saat melihatku membawa Ata padanya. Tapi ekpresi Rain terlihat begitu terkejut saat melihat Ata bediri tepat di depannya. Bocah laki-laki itu seperti ingin bertanya sesuatu, tapi tidak mengeluarkan satu pun kata » Baca lanjutan ceritanya...
Page 1 of 16:1 2 3 4 » Last »