One Day (Part 2)

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 9 April 2016
Minggu, 26 Januari 2014 Mendung masih menggantung di awan-awan, mewarnai keseriusan belajar sekelompok anak, maklum saja mereka memang berada di ujung tingkat. Naura nampak serius dengan detik-detik matematika di hadapannya. “Ra, anterin aku ketemu Dion ya.” Naura mengangguk, mengiyakan » Baca lanjutan ceritanya...

One Day (Part 1)

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 9 April 2016
31 Januari 2018 Pagi ini matahari nampak malu-malu di ufuk di timur, sepercik cahayanya meneteskan embun sejuk di dedaunan hijauku segar rasanya, apalagi saat melihat mahkotanya yang mulai mekar dan menyambut matahari. Namun ada yang aneh di pagi hari » Baca lanjutan ceritanya...

Tompel

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 12 February 2016
“Dua puluh lima tahun lalu? Tidakkah Bapak ingat?” katanya kepadaku. Ah, usia mengikis memoriku. Aku bahkan sudah lupa kapan aku lahir. Hal terakhir yang aku ingat adalah hari wafatnya istriku. “Oh, jadi Ibu sudah tiada,” pemuda itu tampak sedih. » Baca lanjutan ceritanya...

Seseorang Di Atas Loteng (Part 4)

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 21 January 2016
Jajaran porselen mahal yang tersusun rapi di dalam lemari, sofa-sofa besar, dan wallpaper-wallpaper cantik yang menghiasi dinding, sedikit demi sedikit mulai kehilangan keindahannya. Beberapa serpihan kaca kecil jatuh di atas lantai yang mulai retak. Di balik kilatan cahaya oranye » Baca lanjutan ceritanya...

Pahlawan Tanpa Gelar Pahlawan

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 19 January 2016
Dingin. Hanya itu yang ku rasakan ketika menginjakkan kaki di tempat yang jarang sekali ku datangi ini. Sepi. Sunyi. Entah masih adakah kenangan indah yang tertinggal di tempat ini. — Semakin ku langkahkan kakiku di pekarangan rumah ini yang » Baca lanjutan ceritanya...

Rainy (Part 2)

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 15 January 2016
Seorang suster yang menemaniku dan membantuku untuk mengecek status gadis ini perlahan-lahan undur diri dan meninggalkan kami berdua dengan senyuman lebarnya yang tidak dapat disembunyikan. Ketika suster itu berhasil menutup pintu dengan rapat setelah berbisik, “Kalian buat jantung berdebar-debar » Baca lanjutan ceritanya...

Rainy (Part 1)

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 15 January 2016
Namaku Rainy. Dalam bahasa Indonesia artinya berhujan. Ibuku bercerita bahwa ketika aku dan adik kembarku akan lahir, hari sedang sangat panas terik dan ia sangat ingin hujan datang. Karena itulah aku dinamakan Rainy. Aku memang tidak seperti adikku yang » Baca lanjutan ceritanya...

Sebuah Kata Sederhana

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 14 January 2016
Langit masih sama seperti kemarin, tanpa awan dan tanpa matahari, memperlihatkan ketidaksempurnaan di dunia ini. Mungkin itulah yang aku alami, ketidaksempurnaanku yang telah ditelan oleh bumi. Sudah hampir satu jam, aku menunggu di sini, melihat lautan manusia yang lalu » Baca lanjutan ceritanya...

Ketika Perpisahan Bukanlah Perpisahan

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 8 January 2016
“Apa sekarang aku harus menangis?” Azri terdiam. Raut wajahnya terlihat sendu tak tertahankan. Setitik air mataku lihat menggenang di pelupuknya. Hatiku hancur melihat laki-laki hebat ini seolah tak berdaya sama sekali. Ia memelukku, meremas sekuat tenaga. Kali ini air » Baca lanjutan ceritanya...

Andri Sayang Papa (Part 2)

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 28 December 2015
Sudah terhitung beberapa minggu Intan di sini, sebentar lagi dia kembali untuk melanjutkan kuliahnya, dan hari itu dia menyempatkan untuk membeli segala kebutuhannya, jelas saja dia lebih memilih berbelanja di kampung halamannya daripada di kota tempatnya kuliah karena harga » Baca lanjutan ceritanya...
Page 1 of 8:1 2 3 4 » Last »