Emak

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 22 June 2016
Langit memuntahkan air matanya, seolah membaca suasana sore itu. Melihatku tersungkur memeluk pusara di bawah pohon kamboja, tangan kananku erat memegangi amplop berisi kertas usang. Mengutuk-ngutuk diri yang amat bejat. Sepasang burung yang sebelumnya hinggap di pohon kamboja, kini » Baca lanjutan ceritanya...

Sepucuk Tape Singkong Kado Ulang Tahunku

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 19 June 2016
Tak terasa hari-hariku semakin bertambah usia dan bertambah dewasa. Semakin bertambahnya umur ini, diriku mulai terus belajar menjadi seseorang yang berguna dan bermanfaat untuk sesama, walau mungkin terasa berat kurasa namun aku akan tetap tersenyum menjalaninya. Betapa senangnya hatiku, » Baca lanjutan ceritanya...

Secarik Kertas

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 14 June 2016
“Hei bangunlah. Apa kau tidak lelah selalu tertidur seperti itu? Bangunlah, kami semua merindukan kehadiranmu.” Suara itu kembali terdengar. Suara yang tak asing di telingaku, namun aku tak kunjung mengetahui siapa pemilik suara hangat yang hampir setiap hari datang » Baca lanjutan ceritanya...

One Day (Part 2)

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 9 April 2016
Minggu, 26 Januari 2014 Mendung masih menggantung di awan-awan, mewarnai keseriusan belajar sekelompok anak, maklum saja mereka memang berada di ujung tingkat. Naura nampak serius dengan detik-detik matematika di hadapannya. “Ra, anterin aku ketemu Dion ya.” Naura mengangguk, mengiyakan » Baca lanjutan ceritanya...

One Day (Part 1)

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 9 April 2016
31 Januari 2018 Pagi ini matahari nampak malu-malu di ufuk di timur, sepercik cahayanya meneteskan embun sejuk di dedaunan hijauku segar rasanya, apalagi saat melihat mahkotanya yang mulai mekar dan menyambut matahari. Namun ada yang aneh di pagi hari » Baca lanjutan ceritanya...

Tompel

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 12 February 2016
“Dua puluh lima tahun lalu? Tidakkah Bapak ingat?” katanya kepadaku. Ah, usia mengikis memoriku. Aku bahkan sudah lupa kapan aku lahir. Hal terakhir yang aku ingat adalah hari wafatnya istriku. “Oh, jadi Ibu sudah tiada,” pemuda itu tampak sedih. » Baca lanjutan ceritanya...

Seseorang Di Atas Loteng (Part 4)

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 21 January 2016
Jajaran porselen mahal yang tersusun rapi di dalam lemari, sofa-sofa besar, dan wallpaper-wallpaper cantik yang menghiasi dinding, sedikit demi sedikit mulai kehilangan keindahannya. Beberapa serpihan kaca kecil jatuh di atas lantai yang mulai retak. Di balik kilatan cahaya oranye » Baca lanjutan ceritanya...

Pahlawan Tanpa Gelar Pahlawan

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 19 January 2016
Dingin. Hanya itu yang ku rasakan ketika menginjakkan kaki di tempat yang jarang sekali ku datangi ini. Sepi. Sunyi. Entah masih adakah kenangan indah yang tertinggal di tempat ini. — Semakin ku langkahkan kakiku di pekarangan rumah ini yang » Baca lanjutan ceritanya...

Rainy (Part 2)

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 15 January 2016
Seorang suster yang menemaniku dan membantuku untuk mengecek status gadis ini perlahan-lahan undur diri dan meninggalkan kami berdua dengan senyuman lebarnya yang tidak dapat disembunyikan. Ketika suster itu berhasil menutup pintu dengan rapat setelah berbisik, “Kalian buat jantung berdebar-debar » Baca lanjutan ceritanya...
Page 1 of 9:1 2 3 4 » Last »