Sang Penulis

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 29 August 2015
Namaku Ririn, sejak kecil aku tak pernah memiliki impian sama sekali. Yah itu karena aku tidak memiliki Ayah maupun Ibu. Aku hanya suka bermain, bolos sekolah dan tidak peduli masa depan. Kakakku pun juga tidak pernah perhatian padaku. Aku » Baca lanjutan ceritanya...

Paradoks

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 28 August 2015
Pagi yang biasa, tak ada burung yang terbang kian kemari. Hal yang biasa terjadi padaku, pada anak berumur 6 tahun. Pagi hingga malam hanya tampak beton-beton tebal, suara kebisingan kendaraan di atasnya selalu mengiang-ngiang sampai rasanya telinga ini tuli » Baca lanjutan ceritanya...

Pelangi Untuk Wanita Kelabu

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 26 August 2015
Malam yang gelap ini, tengoklah kilatan cahaya yang tersembunyi di antara ranting pohon Jambu. Akan nampak lilin-lilin bergoyang di balik jeruji-jeruji jendela tua. Rumah gaya Belanda suram itu milik Wanita Kelabu. Tak ada nada di sana, tak ada cicak » Baca lanjutan ceritanya...

Apa Kelebihanku

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 25 August 2015
Aku merasa iri dengan kalian. Dengan semua temanku, dengan semua saudaraku, bahkan dengan adikku sendiri. Mereka dilebihkan dengan sesuatu yang bisa membuat keluarga mereka bangga, terutama kedua orangtua. Sedangkan aku? Aku hanya bisa membuat keluargaku malu, kecewa, marah, dan » Baca lanjutan ceritanya...

Konser Amal

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 22 August 2015
Andini Nabila. Dia adalah seorang gadis kecil yang terlahir di Makassar pada 23 April 2003. Andini atau yang biasanya dipanggil Andin adalah gadis dengan rambut panjang sebahu berwarna hitam. Mata Andin bewarna cokelat, hidung Andin mancung. Sedangkan Andin bertubuh » Baca lanjutan ceritanya...

Umy Untuk Zahirah

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 18 August 2015
Terik mentari di siang hari itu tak pernah dirasakannya, meski teriknya terasa sejengkal di atas kepala namun terasa sejuk baginya, peluh yang menetes tak digubrisnya, yang dipikirannya hanyalah agar anak tunggalnya bisa terus melanjutkan kuliahnya. Untuk aku, Umiku mati-matian » Baca lanjutan ceritanya...

Menjemput Impian yang Tertunda

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 14 August 2015
“IMPIAN” hatiku tertegun jika berbicara mengenai hal yang satu ini, takutnya setengah mati jika membicarakannya apalagi melihat kenyataannya yang sungguh mengerikan bagiku. IMPIAN yang selama ini aku punya dan hampir seluruh jiwaku dibuatnya merana, karena ia tak kunjung berubah » Baca lanjutan ceritanya...

Langit Senja Di Muzdalifah

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 6 August 2015
Orang mengira aku adalah orang yang sangat susah dan tak berdaya. Tapi ocehan tersebut kuhiraukan, sebab aku masih mempunyai ibu yang sangat aku cintai dan saya tak pernah merasa susah walaupun Ayahku kini telah tiada. Aku memang tak punya » Baca lanjutan ceritanya...

Sejuta Pohon Untuk Ibu

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 4 August 2015
Dulu ketika aku masih kecil, Ayah dan Ibu selalu mendidikku bagaimana cara Aku menghadapi bumi serta alam ini, seperti; menghadapi perilaku manusia, hewan dan tumbuhan di muka bumi ini. Bukan hanya Aku, tetapi temanku (Rangga) juga diajari oleh kedua » Baca lanjutan ceritanya...
Page 1 of 24:1 2 3 4 » Last »