Fakta Sakit Yang Belum Terungkap

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 4 May 2015
Aku, aku bukanlah aku yang selalu kuat dengan tendangan rasa sakit pada tubuhku Aku bukanlah aku yang selalu bisa membuat orang tersenyum dengan adanya kehadiranku Aku bukanlah wanita yang selalu berusaha menahan sakitnya perjalanan hidup Aku bukanlah manusia yang » Baca lanjutan ceritanya...

The Artist

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 28 April 2015
Sudah beberapa bulan aku disini. Setelah pindah rumah, aku menjadi lebih percaya diri karena mempunyai sahabat-sahabat yang begitu baik padaku. Dulu aku adalah orang yang pemalu. Karena sahabatku, Ian orang pertama yang kukenal disini, dan Ina orang pertama yang » Baca lanjutan ceritanya...

Keadaan Meyakinkanku

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 25 April 2015
Jingga mulai merekah, mentari mulai lelah dan kembali ke peraduannya seperti biasa. ‘Apakah hidupku bisa kembali indah seperti langit sore yang selalu indah di mataku?’ Detikku dalam hati. Langit sore ini menemani hatiku yang berwarna abu-abu. Ya, tidak jelas. » Baca lanjutan ceritanya...

Hilangnya Ketakutan

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 22 April 2015
Jam berdentang, *tik tak tik tak* dan aku hanya berdiam diri sambil melihat jarum jam bergerak. Aku memikirkan suatu hal yang mungkin banyak orang akan merasakan hal ini. Hal itu membuat aku kadang tidak bisa tidur, setiap hari selalu » Baca lanjutan ceritanya...

Ibu, Aku Mencintaimu

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 18 April 2015
“Kaulah ibuku cinta kasihku, terima kasihku takkan pernah terhenti, kau bagai matahari yang selalu bersinar, sinari hidupku dengan kehangatanmu.” Aku tak sanggup lagi bersuara, lagu yang berjudul ‘Ibu’ benar-benar menghentikan nafasku. Jantungku berdebar setelah selesai menyanyikan lagu ini. Juri » Baca lanjutan ceritanya...

Reina, Pasien Pertamaku

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 11 April 2015
Aku berusaha mendekat, mengintip wajah dibalik rambut hitam panjang yang menutupi hampir sebagian wajah si pemiliknya. Dengan hati-hati kupanggil namanya “Reina?”. Wanita muda yang kini menjadi calon pasien pertamaku itu makin menenggelamkan wajahnya dibalik rambut hitam lebatnya. Seolah aku » Baca lanjutan ceritanya...

Aku, Sahabatku dan Cita Cita Kita

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 1 April 2015
Saat ditanya tentang cita-cita, tidak setiap orang mampu menjawab dengan yakin. Mungkin kebanyakan dari mereka, menjawab dengan terpaksa. Karena tak mau dibilang manusia tak bercita-cita. Dari sejak kecil, aku bingung kalau ditanya soal ini. Apa cita-citaku? Belum ada jawaban » Baca lanjutan ceritanya...

Aku Pasti Bisa!

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 12 March 2015
Di meja sebelah ranjang kamarnya. Yang menurut dika adalah meja belajar. Walaupun butut dan kaki kakinya sedikit keropos. Dika menulis. Menuangkan ide brillian. Yang ada di otak jeniusnya. Tangannya menuntun pena untuk menari nari di atas kertas. Goresan penanya » Baca lanjutan ceritanya...
Page 1 of 22:1 2 3 4 » Last »