Aku dan Sepatu Roda

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak
Lolos moderasi pada: 22 April 2019

Sepatu roda adalah hobiku. Aku sangat mencintai sepatu roda.

Sore hari, aku bersiap latihan sepatu roda. Sesampainya di tempat latihan, kami segera pemanasan dan memulai latihan sepatu roda.

Tengah malam, tenggorokanku terasa kering. Aku bangun dari tidurku dan berjalan menuju dapur. Saat menuruni tangga, tiba tiba aku terpeleset. Karena saat itu, mataku terasa kantuk dan menjadi tidak fokus.

Brakkk!!! “AAAAHHH!!!” kakiku terasa sangat sakit. Kepalaku terjeduk di lantai, apalagi kakiku yang sekarang ini tidak bisa digerakan. Seperti mati rasa. “Ada apa Mala???” mama berlari ke arahku dengan tergopoh gopoh. Papaku menggendongku menuju kamar. “Aku tadi terjatuh saat menuruni tangga” jelasku. “Ya udah sekarang kita ke rumah sakit saja”

Di rumah sakit, ternyata dokter menyatakan bahwa kakiku patah. Aku sangat sedih menerima kabar itu. Apalagi aku tidak bisa bersepatu roda. “Kira kira kaki Mala akan digips selama 4 bulan” jelas dokter. “What?? Lama banget aku tidak bisa latihan sepatu roda!!!” rengekku. Aku dan kedua orangtuaku segera pulang ke rumah.

Sudah 4 bulan, aku tak latihan sepatu roda. Sungguh sangat membosankan, dan juga menyebalkan! Aku rindu, aku ingin sekali bersepatu roda. Rasanya hidup ini hampa sekali tanpa bermain sepatu roda.

4 bulan pun berlalu. Sekarang, kakiku sudah sembuh dan tidak perlu digips lagi. Aku kembali menjalankan aktivitasku dengan lancar. Dan tentunya setelah itu aku akan berlari menuju lapangan, dan bersepatu roda kembali. Walaupun saat bersepatu roda kembali, sedikit ada kesulitan. Ya, mungkin karena sudah lama aku tak bersepatu roda. Lama kelamaan, aku sudah tak kesulitan lagi dan mulai latihan lagi. Bahkan, 2 bulan kemudian aku mengikuti lomba se DIY.

Cerpen Karangan: Yacinta Artha Prasanti
Blog / Facebook: santi artha
Maaf jika cerpennya adalah salah kata karena saya masih cukup pemula. Semoga cerpen ku lolos moderasi ya! Tolong komen

Cerpen Aku dan Sepatu Roda merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Si Kancil Dan Seekor Monyet

Oleh:
Suatu hari, si kancil berjalan di kebun jambu air… “Hmmm, jambu air itu begitu ranum sehingga aku ingin memetiknya namun pohon jambu itu terlihat sangat tinggi” Si kancil mengeluh.

Lomba Memasak

Oleh:
“Uh Bosan!” gumam Nelvia di rumah sepulang sekolah. Ting Tung! Ting Tung! bunyi bel rumah Nelvia berbunyi. Nelvia segera membuka daun pintu rumahnya. “Hai, Nel!” sapa sahabatnya, Tilly, Olvira,

Tinggal Kenangan

Oleh:
Rintik hujan membasahi bumi begitu juga dengan sasa yang menitikan air matanya dan membasahi pipinya, sasa menangis dikarenakan ibu kandungnya yang tak pernah menganggapnya anak, hal itu yang membuat

Abrasi Penghancur Pantai

Oleh:
Namaku Jasmine. Aku berumur 12 tahun, bersekolah di SMPN 24 Makassar, dan memiliki adik yang bernama Raihana. Aku suka ilmu alam, because this study learn anything contained in the

Pasha

Oleh:
Aku punya teman, namanya Pasha. Dia tinggi, baik, kadang-kadang lucu… Hampir setiap hari aku bertemu dengannya. Tetapi jarang mengobrol bersama… Oh, iya. Perkenalkan namaku Sakura Salsabila. Biasa dipanggil Sakura.

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *