Alergi Make Up

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak
Lolos moderasi pada: 7 June 2017

Dila, yap! Itu adalah anak berumur 12 tahun yang sangat alergi dan benci terhadap make up. Ia mempunyai satu kakak bernama Iza dan 2 sahabat bernama Fani dan Elina. Tapi, Fani telah pindah ke Italia. Jadi, sahabat Dila hanyalah Elina. Dila anaknya sedikit tomboi, sedikit, penakut dan sedikit pemalu tetapi otaknya encer.

Keesokan hari di sekolah…
“Hai, Dila…” sapa Liza, ketua kelas.
“Hai, juga Liza” balasnya, “eh, Liza, aku kok gak lihat Elina, sih. Biasanya, dia nungguin aku di pos pagi-pagi. Kamu tadi pas pergi sekolah ada lihat dia?” tanya-nya lagi.
“Oh, Elina, tadi sih aku lihat dia lagi beli kue” kata Liza.
“Oh, ya udah”
Lagi-lagi bawa bekal, dalam hati Dila.

“Eh.. Dil, kamu mau kue aku gak?” tanya Elina.
“Gak usah, El, aku dah kenyang, kok” jawab Dila.
“Emangnya kamu makan apa? ya udah, aku makan dulu, ya”
Baru saja Elina ingin menggigit kuenya dan Dila ingin menjawab pertanyaan dari Elina tadi, mereka dipanggil seseorang…
“Tolong, saya minta perhatian sebentar dari murid-murid, karena 1 minggu lagi akan ada hari kemerdekaan, jadi kita akan mengikuti karnaval pawai. Jadi, ibu minta tolong kelas 7 segera datang ke depan TU (Tata Usaha) sekarang juga untuk dipilih yang akan mengikuti karnaval tersebut, terima kasih” jelas Madam Lia, yang memberi tahukan pengumuman tersebut. Madam Lia adalah wakil kepala sekolah sekaligus guru Bahasa Inggris di kelas 7.

Maka anak-anak kelas 7 pun segera berhamburan keluar kelas menuju TU. Elina yang masih memegang kotak bekalnya langsung menaruhnya begitu saja. Tentu saja, karena Elina sangat suka Make Up dan rias-menghias, dan juga karena Elina itu anaknya sangat Girly.

“Dil, kok mukanya gelisah gitu, sih?” tanya Elina yang dari tadi melihat muka Dila gelisah saat sudah sampai di depan TU.
“Kamu lupa, ya, aku kan alergi make up” jawab Dila
“Oh.. iya, Dil. Maaf ya… tapi kan, belum tentu kamu dipilih Dil” kata Elina lagi
“Ih…, kamu tuh kayaknya ngeremehin aku banget ya” keluh Dila yang mendengar kata-kata sahabatnya.
“Ups, maaf. Aku gak bermaksud, kok” maaf Elina
“Huhh.., iya deh”
Ketika Dila dan Elina sedang sibuk berbicara, Madam Lia yang melihatnya langsung akan memilih salah satu dari mereka…
“Psstt… hallo, kamu namanya siapa ya?” tanya Madam Lia sambil menunjuk kepada Dila
Seketika itu juga, semua orang menoleh ke arah Dila, dan ia pun terkejut.
“Haah… ss..saya, nn..nama saya Dila Raudanti” ucap Dila terbata-bata karena malu.
“Oh, baiklah. Silakan maju ke depan” perintah Madam Lia.
Ia pun maju ke depan sambil berkata dalam hati ‘habislah aku’.

“Oke, Dila, kamu Madam pilih menjadi anggota karnaval yang memakai baju Aceh, daann… kamu kayaknya cocok untuk menjadi Ratu deh” jelas Madam.
“Apaaa…?” teriak Dila dengan nada tinggi.
“Lho.. kenapa? Jadi Ratu itu enak, lho. Hampir semua anak karnaval ingin menjadi Ratu” tanya Madam lagi
Belum sempat Dila menjawab, Madam sudah menyuruh Dila masuk ke dalam TU dan mendaftarkan diri. Ya, mau bagaimana lagi? dila hanya bisa pasrah.

“Oke, semua sudah mendaftarkan diri?” tanya Madam Lia
“Sudah Madaaam” jawab mereka serempak ketika semua anak yang tidak dipilih sudah masuk kelas.
“Baiklah, besok kita akan latihan jalan” kata Madam lagi
“Lho.., pakai begituan juga?” tanya salah seorang murid
“Iya, fungsinya biar terbiasa jadi gak pingsan nanti” jawab Madam
“Madam, nanti pas latihan pake make up?”
“Ya”
“Madam, kalau anak laki? untuk apa sih pakai make up?” tanya anak yang pasangan dengan Dila di karnaval nanti.
“Cukup pakai bedak saja, biar cantiklah jika terlihat orang” jawab Madam.

Keesokan harinya…
“Hoaahm..” katanya, karena baru bangun tidur.
“Haa.., jam 7? aku harus cepat” balasnya lagi. Untuk apa? tentu saja untuk mandi, memakai baju, dan latihan jalan. Ia pun bergegas mandi. Setelah mandi, ia memakai baju yang sangat serasi.

Siap berpakaian, ia meminta mamanya untuk me-make up kannya. Dia kemarin lupa bilang sama mamanya dan hari ini, dia ceritakan semuanya.

“Aduuh.. Dila. kok baru bilang sekarang sih? mama ada urusan, nih” bilang Mamanya Dila.
“Yaaa… aku kan mau coba ma” jawab Dila.
“Ya udah deh, tapi kamu di rias sama mbak Iza aja ya” jawab mama.
Wurrrshh.., susu yang diseruput mbak Iza muncrat. Dila ini kalau di rumah tidak pernah akrab lho, sama kakaknya.
“Apaa..? sama Iza? ogah ahh” kata Mbak Iza.
“Iyyy.. Dila juga ogah sama mbak” jawab Dila tak mau kalah.
“Hussh.. kalian kan kakak adik, gak boleh gitu, dong” kata mama. “Iza, mama minta tolong sama kamu, yah” pinta mama
“Tapi maa, ya udah deh”
Iza pun mulai me-make up kan Dila. setelah selesai, dia pun diantar ke sekolah.

Di sekolah…
“Wah, Dila, kamu cantik sekali!” puji Elina. Tiba-tiba..
“Anak-anak, ayo baris. Kita akan segera jalan. Sebelum itu, Madam akan mengabsen kalian.., Dila Raudanti sebagai Ratu Aceh, M. Rendika Pratama Raja Aceh, Abelina Rusliana dayang Aceh, dan bla.. bla.. bla..” kata Madam. Lalu, perjalanan pun dimulai, Di tengah jalan Dila sudah menutupi mukanya karena udah bentol-bentol.

Karnaval pun tiba, saat dia tiba di sekolah, ia sangaaaat cantiik. Dan, AJAIB! dari Karnaval sampai selesai dia tidak merasakan gatal, tapi, pas di rumah, bentol dan gatal. Yaaahh.., Dila payah. Berarti, dia memang alergi make up. Hahahaa…

Cerpen Karangan: Syalika Ahmad
Facebook: Syalika Ahmad
Hai, namaku Syalika Ahmad, Lahir di langsa tahun 2006.Baca juga ya, cerpenku lainyaaaa…

Cerpen Alergi Make Up merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Padang Ilalang

Oleh:
Namaku Lissa, aku tinggal bersama nenekku di desa. Ayah dan ibuku bekerja di sebuah kota dan menetap di sana. Aku memiliki seorang adik laki-laki, namanya Maman. Aku sangat menyayanginya.

Pertunjukan Piano Terakhir

Oleh:
Hari ini, aku akan menampilkan keahlianku bermain piano. Aku akan pergi ke Music City. Oh ya, namaku adalah Gracia Julia. Kalian bisa memanggilku Grace. Aku ini mengidap kanker. Aku

Squishy Oh Squishy

Oleh:
Pada suatu hari, ada seorang anak benama Bella Swarovski Prinicha atau sebut saja Bella atau Sky/Ski. Jadi, dia adalah squishy collector. Bella mempunyai 105 squishy. Wow! Fantasis bukan?. Ibu

Menjebak Pencuri Mangga

Oleh:
Entah ide apa yang ada akan dilakukan Roni. Saat ini, ia sangat kesal dengan ulah pencuri mangga. Meskipun sudah diberi pagar berduri, pencuri masih tetap nekat “membersihkan” pohon mangga

Hari Hari Bersama Sahabatku

Oleh:
Pagi hari aku terbangun dari tidurku, aku bangun jam 05.00 usai itu aku berwudhu. Setelah berwudhu aku shalat subuh usai shalat subuh, aku mandi. Setelah selesai mandi aku memakai

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

One response to “Alergi Make Up”

  1. Salma Siti Fatimah says:

    Ceritanya bagus. Aku suka. Oh iya, aku juga ada alergi, tapi alergi makanan laut. Dan aku seumur denganmu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *