Antara Aku dan 2 Dimensi

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak, Cerpen Slice Of Life
Lolos moderasi pada: 7 February 2017

Angin berhembus sembari berjalan melalui celah-celah gedung perkantoran di kotaku. Sejuknya angin dan cerahnya mentari membangunkanku dengan lembutnya. Suara kendaraan yang mulai berlalu lalang di depan rumahku seakan-akan memaksaku untuk segera memulai cerita pada hari ini.

Dengan perlahan aku pun membuka pintu kamar yang masih tertutup rapat. Saat aku membuka pintu, terlihat sebuah figures dengan karakter Kakashi Hatake dan Minato Namikaze favoritku berdiri tegak sambil mengeluarkan jutsu dan mengenakan jubah hokage yang terkesan gagah. Namun aku hanya bisa termenung dan membayangkan bila mereka hidup di dunia nyata.

Harumnya pancake durian buatan bunda berhasil membuyarkan lamunanku. Akhirnya aku memutuskan untuk mandi terlebih dahulu sebelum sarapan. Seusai mandi aku pun segera berlari menuruni 21 anak tangga dan segera duduk di meja makan.

“Pancake durian! Sedapnya!” Gumamku
Bunda melirikku, “Kalau begitu, cepat habiskan makanannya dan bergegas pergi ke sekolah sebelum terlambat.”
“Oke.”

Kebetulan sekolah dibubarkan lebih awal dikarenakan ada rapat orangtua siswa baru. Saat sedang berjalan menuju rumah, aku melihat sekelompok orang menggunakan kostum tokoh-tokoh di film seri Naruto Shippuden seperti Gaara, Rin, Obito, Kakashi, Naruto, Sasuke, Sarada, Boruto, Mei Terumi, dan yang lainnya. Sebagai fans berat, aku sudah tahu bahwa para cosplayer itu akan dipertunjukkan di theater taman kota pada pukul 07.00 petang.

Benar saja, setelah menunggu selama 30 menit aku melihat sosok cosplayer yang tadi siang aku lihat di jalan. Dengan girangnya aku langsung menghampiri mereka tanpa rasa malu untuk meminta foto bersama dan tanda tangannya. Karena keberanianku, aku diberi sebuah gift yang berisi jubah akatsuki yang selama ini aku idamkan. Aku pun mengucapkan rasa terima kasihku pada mereka dan bergegas pulang untuk belajar.

“Terima kasih karakter 2 dimensi yang telah membuat hariku berwarna. Kalian memang sebagian dari hidupku!” Gumamku sambil tersenyum

The End

Cerpen Karangan: Safira Indi Kalista
Facebook: Safira Indi Kalista
Perkenalkan, namaku Safira Indi Kalista. Biasa dipanggil Indi. Aku lahir di Bandung, 15 Mei 2002. Hobiku berenang, berlari, baris berbaris, dan makan es krim. Cita citaku adalah menjdi seorang Jendral. Kalau mau lebih dekat mengenalku, follow instagram: @safirakalista. Terima kasih ^^

Cerpen Antara Aku dan 2 Dimensi merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Denting Piano

Oleh:
Malam yang begitu sunyi, bulan purnama yang menemaniku perlahan hilang ditelan gelapnya awan hitam. Perlahan aku rebahkan tubuhku di atas ranjang kayu nan reot ini, yah inilah kehidupanku seorang

Membatik

Oleh:
Ting… Ting… Ting… Bunyi alarmku. Sontak aku segera terbangun. “Pukul 05.02!” gumamku seraya mematikam alarm. Lalu kurapikan tempat tidurku. “Sahitha! Ayo bangun… Nanti telat les, lo…,” teriak mama dari

Kristal Sang Bidadari

Oleh:
Sabrina anak yang rajin membantu orangtuanya. Pada hari minggu sabrina pergi ke sungai Nglerep untuk mencuci pakaian. Setelah semua pakaian yang dibawanya telah bersih semua Sabrina segera pulang ke

Cup Cake Untuk Anna

Oleh:
Namaku Carissa. Tiga hari lagi ulang tahun sahabatku. Annabella atau akrab dipanggil Anna. Aku ingin memberikan hadiah pada Anna karena waktu aku ulang tahun Anna memberikan aku kado sebuah

Semua Karena Lana

Oleh:
“Pokoknya aku ingin pesta ulang tahunku sempurna!” kataku. Namaku Risma aku anak tunggal, oleh karena itu aku dimanja oleh ayah dan ibuku, aku ingin semua keinginanku terkabulkan, jika tidak

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *