Asal Mula Telaga Warna

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak, Cerpen Dongeng (Cerita Rakyat)
Lolos moderasi pada: 22 November 2017

Dahulu kala, hiduplah seorang raja dan permaisuri yang belum dikaruniai anak. Padahal, mereka sudah menunggu selama bertahun-tahun.

Akhirnya, sang raja memutuskan untuk bertapa di dalam hutan. Ia terus berdoa kepada yang Maha kuasa. Ia meminta agar dikaruniai seorang anak.

Akhirnya, doa sang raja pun terkabul. Sang permaisuri melahirkan seorang bayi perempuan yang cantik. Mereka sangat berbahagia akan hal itu. Semua rakyat pun menyambut kelahiran putri raja dan permaisuri.
Raja dan ratu selalu menyayangi putrinya itu. Mereka terus memanjakannya. Semua permintaanya selalu dituruti.

Tak terasa, sang putri tumbuh menjadi gadis yang cantik jelita. Pada saat ulang tahunnya yang ke-17, raja mengadakan pesta besar-besaran. Semua rakyat diundang. Raja dan permaisuri sudah menyiapkan hadiah istimewa berupa kalung yang dihiasi oleh untaian permata berwarna-warni. Saat acara berlangsung, raja menyerahkan hadiah tersebut kepada sang putri. Namun, putri menolaknya dengan kasar. Menurutnya, kalung itu sangat jelek sekali. Permaisuri terus membujuk putri agar mau memakai kalung tersebut. Namun, putri malah marah dan menepis tangan permaisuri. Kalung itu jatuh dan tercerai-berai.

Permaisuri termenung sedih karena melihat tingkah laku putrinya itu. Air matanya mengalir deras dan terjatuh di lantai. Lama-kelamaan, air mata itu berubah menjadi aliran air yang menghanyutkan permata-permata yang terjatuh. Aliran air itu mengalir keluar istana dan membentuk sebuah danau. Danau itu berwarna persis seperti kalung yang diberikan oleh permaisuri kepada putri. Danau itu dikenal sebagai Telaga Warna.

TAMAT

Cerpen Karangan: Maya Salsabila S.
Nama lengkapku adalah Maya Salsabila Saniya. Biasa dipanggil Maya. Aku lahir di Jember, 10 Januari 2007. Saat ini aku duduk di bangku kelas 4 SDN Jember Lor 01. Mamaku bekerja sebagai karyawan BUMN. Sedangkan ayahku bekerja sebagai Wiraswasta. Aku tinggal di jalan Semeru Gang Sofa Nomor 10. Semoga kalian menyukai cerpenku. Daaa…

Cerpen Asal Mula Telaga Warna merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Aku Sang Penulis

Oleh:
Perkenalkan, namaku Nadiya Alifa Firdaus. Cerita ini mengisahkan aku dan cita-citaku, yaitu menjadi penulis. Pada suatu hari, kakakku bercerita kepadaku, bahwa temannya ada yang mengoleksi buku novel dan komik.

Aku Percaya Peri

Oleh:
Di zaman yang penuh dengan teknologi ini sudah sedikit bahkan hampir tidak ada lagi orang yang percaya akan peri, elf, kekuatan dan sihir tapi, seorang gadis bernama claire.. Dia

Sahabatku Iri Hati

Oleh:
Hai kenalan dulu ya, namaku Aziza Nurjannah. Aku suka banget sama pelajaran IPA dan MTK. Tapi, aku masih bingung loh sama sahabatku. Sahabatku itu orangnya sensitif banget, masa sih

Jujurlah Pada Dirimu Sendiri

Oleh:
Lagi-lagi ku perhatikan dia lagi. Aku merasa curiga. Sepertinya dia wudah mulai beraksi. Huh, dasar bermuka dua. Oh, ya. Sebelumnya perkenalkan namaku Ariski Amandhita Putri. Panggil saja Dhita. Aku

Biola Tua

Oleh:
Pagi-Pagi sekali toko alat musik Nada sudah buka. Beberapa alat musik sedang berbicara satu sama lain. “Lihat Warna tubuhku yang baru dicat, bagus kan,” kata gitar memamerkan diri. “Tubuhku

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *