Ayam dan Kupu Kupu

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak, Cerpen Fabel (Hewan)
Lolos moderasi pada: 17 April 2013

Suatu hari, seekor Ayam Betina hidup di sebuah hutan yang lebat. Setiap hari, Ayam selalu keluar untuk mencari makan untuk anak anaknya. Pagi Harinya, ketika Ayam Betina sedang mencari makan. Tiba tiba, dia melihat seekor Kupu kupu terjebak di sebuah pohon yang tumbang. Sayapnya terjepit oleh pohon tumbang itu.
“Tolong… Tolong saya…” teriak kupu kupu itu. Ayam bertina merasa iba dengan kupu kupu itu. Ayam itu segera menolong kupu kupu itu.
“Jangan Khawatir, aku akan membantumu,” kata Ayam itu. Ayam itu segera mendorong pohon tumbang itu dengan sekuat tenaga. Akhirnya, Ayam itu berhasil mendorong pohon itu. Kupu kupu itu pun berhasil bebas.

“terima kasih, Ayam. sudah membantuku. tapi, aku tak bisa terbang, soalnya sayapku sedang patah. jadi aku belum boleh terbang sebelum sayapku sembuh” Kata kupu kupu itu sedih. Ayam itu merasa iba. Ayam itu segera mengajak kupu kupu untuk menginap ke rumahnya. Tentu saja, Kupu kupu itu merasa sangat senang. Ayam dan Kupu kupu segera kembali pulang.

Akhirnya, Kupu kupu itu menginap di rumah Ayam. Dia sangat senang tinggal di rumah Ayam. Setiap Ayam itu pergi untuk mencari makanan, Kupu kupu itu selalu menjaga Anak Ayam dengan baik. Kupu kupu senang bisa merawat anak ayam. Suatu hari, Sayap Kupu kupu pun telah sembuh. Kini, kupu kupu harus pulang ke rumahnya.
“Terima kasih, Ayam. sudah merawatku dengan baik,” ucap Kupu kupu berterima kasih.
“Sama sama. Nanti, kita bisa bertemu lagi,” jawab Ayam itu.
“Iya, aku berjanji kita akan selalu bertemu denganmu,” kata Kupu kupu.
Kupu kupu pun segera terbang.

Sejak saat itu, Kupu kupu dan Ayam pun mulai bersahabat. Setiap hari, mereka selalu bertemu dan mencari makan bersama sama.

The End

Cerpen Karangan: Zalika Melati
Facebook: Zalika Melati

Cerpen Ayam dan Kupu Kupu merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Hari Ibu

Oleh:
Aku bingung. Kalimat pertama yang cocok untuk puisiku. Besok hari ibu. Madrasahku mengadakan berbagai macam lomba. Ada lomba membaca puisi dengan tema ibu, menyanyi lagu tentang ibu, membuat gambar

Hanya Mimpi

Oleh:
“Haaa…” mulut ini sudah menguap dan mata ini sudah merem melek. Aku sudah mengantuk melihat dan mendengar tentang pelajaran sejarah. Pelajaran yang sangat membosankan dan membingungkan. Aku tak tahu

Menjemput Pagi

Oleh:
Selamat pagi, perkenalkan namaku Muhammad Rizki Aminullah, kalian bisa memanggilku Riski. Umurku 8 tahun, sekarang aku duduk di bangku kelas 3 sekolah dasar. Di sekolah aku memiliki banyak teman,

Menuntut Ilmu

Oleh:
Dengan kuat aku terus goes sepedaku untuk menuntut ilmu ke sekolah. Aku ingin sekali mendapatkan ilmu yang berguna dan bermanfaat. Maka dari itu aku giat untuk menuntutnya. Walaupun ya,

Guci Ajaib

Oleh:
Halo, namaku Rio. Sekarang aku kelas V B, dan hobiku adalah makan. Teman-temanku kadang memanggilku si gendut, tukang makan, dan lain lain. Tetapi aku tidak marah, aku malah mengatakan

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *