Ballerina Itu Hidup Basket Itu Hidup

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak
Lolos moderasi pada: 13 August 2018

Tania dan Tasya adalah kakak adik. Wajah mereka mirip, hobi mereka berbeda dan karakternya juga berbeda. Tania feminim, sedangkan Tasya tomboy.

“2 minggu lagi akan ada perlombaan balet Internasional di Singapore. Kamu dan beberapa anggota terpilih dari timmu akan menjadi perwakilan ke sana, jadi berlatihlah dengan giat. Tapi, juga jaga kesehatanmu ya!” ucap Miss Violin suatu hari. “Wah? Yang benar Miss?!” Perasaan Tania bercampur aduk. Antara senang, bangga, dan kaget.

Malam harinya, Tania memberi tahu pada keluarganya tentang perkataan miss Violin tadi. “Wah hebat!” puji Tasya. “Ingat, berlatih terus ya! Pantang menyerah. Jaga pola makan, istirahat dan kesehatan kamu, ya!” pesan mama dan papa Tania. “Siap!”

Sebelum perlombaan, Tania selalu berlatih keras dan giat bersama anggota tim balet yang terpilih untuk menjadi perwakilan perlombaan itu. Mereka adalah Nesya, Intan, Naura dan Nadia. Tetapi, mereka juga menjaga kesehatan tubuh mereka.

PERLOMBAAN INTERNASIONAL BALLERINA…
SINGAPORE…
“Kalian semua sudah siap?” Miss Violin meyakinkan Tania dan timnya. “Siap Miss, doakan ya!” kata Nadia dengan senyum manisnya. “Pasti!” tiba tiba, Tasya datang. “Kalian semua semangat ya! nari yang bagus, lho!” Tasya menepuk bahu Tania. “Okeeeee!!!” jawab Tania dan timnya dengan serempak.

Acara pun dimulai. Para penonton bersiap menonton acara Ballerina Internasional. Tasya, mama, dan papa duduk paling depan untuk menyemangati Tania.

Tania berlari anggun, lompat lalu terjatuh dengan kedua kaki lurus. seperti split. Lalu, Nesya berlari dan berputar putar. Nadia menyusul dengan badan berputar putar, kaki yang lancip. Intan dan Naura berlari dari arah berlawanan dan melakukan tos. Lalu lompat dan split.

Pertunjukan berlangsung dengan sangat meriah. Dan akhirnya Tania bersama Timnya dapat juara 1. Mereka sangat bangga, terharu dan tentunya sangat senang.

“Kamu besok lomba basket kan, semangat Tas!” ujar keluarga Tasya. “Oke” jawab Tasya. Tasya dan tim basketnya berlatih dengan giat.

Keesokan harinya, perlombaan basket dimulai. Tania bertepuk tangan menyemangati saudara kandungnya itu. “Semangatttttt!!!” teriaknya. Poin Tasya dan Timnya 15, sedangkan tim lawan 13. Dan tim Tasya meraih juara 1.

Di kamar Tasya, semua dipenuhi dengan banyak piala, trophy, sertifikat, medali dan penghargaan kemenangan perlombaan basket. Menurut Tasya, basket itu hidup.

Sedangkan, di kamar Tania, dipenuhi dengan berbagai piala, penghargaan medali medali hasil perlombaan Balerina. Balet itu hidup.

Cerpen Karangan: Yacinta Artha Prasanti
Blog / Facebook: santi artha
Semoga cerpenku dimuat.

Cerpen Ballerina Itu Hidup Basket Itu Hidup merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Cocacola Adikku

Oleh:
Hai namaku Namira hidayatunnisa. ini adalah kisah nyata dariku. Saat itu hari sabtu pagi jam 07.00. kata papa keluargaku akan pergi ke rumah nenekku di Tangerang, banten. Perjalanan ke

Bermain Monopoli

Oleh:
“Monopoli!” ayo kita bermain monopoli, ayo! Siapa takut ya gak Zahra!, ayo bangun” “Sekarang kamu mau yang warna apa? “Zahra berkata: kalau aku kuning deh” “Nadya Berkata: kalau aku

Kuntilanak Di Rumah Eyang

Oleh:
Halo namaku karin sayidatunnisa, cukup panggil aju karin. Aku senang sekali, hari ini aku akan pergi ke rumah eyangku yang berada di tasik malaya, jawa barat, yang ikut adalah

Pesta Ice Cream

Oleh:
Pada suatu hari. Kaila mengadakan pesta ice cream. Teman-temannya datang untuk memakan ice creamnya Kaila. Lalu, Kalia terkejut berantakan pesta ice cream. Lalu teman-temannya dimarahi oleh Kalia. Lalu, teman-temannya

Haruskah Aku Yang Pergi?

Oleh:
Aku merenung sambil berbaring di atas kasur. Aku merenung, mengapa tidak ada yang menganggapku ada pada Dunia ini. Kecuali Bi Inah, pembantuku. Oh iya namaku Missy Aurelia. Aku kelas

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *