Bawah Laut Indonesia

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak, Cerpen Liburan
Lolos moderasi pada: 29 August 2018

Karena sudah menjelang liburan, aku bersama sahabat sahabat serta keluargaku akan liburan bersama. Kami akan liburan ke Wonosari.

“Cer, kamu bisa berenang kan?” tanyaku ketika di dalam mobil.
“Bisa kok, nanti kita snorkeling kan?” tanyanya.
“Iya, kamu juga bisa kan?” tanyaku pada Sera.
“Sedikit” jawabnya singkat.
Aku berangkat bersama kedua orangtuaku, 2 kakak perempuanku, aku, dan kedua sahabatku. Ramai kan?

Sesampainya di Wonosari, kami semua menyewa peralatan snorkeling dan membayarnya. Setelah diberi pengarahan dan pengaturannya, kami pun menyelam.

Aku dan kedua sahabatku berfoto di dalam air. Sungguh Indah kekayaan bawah laut Indonesia. Banyak ikan ikan yang sangat lucu, terumbu karang yang indah menawan, pasir putih, dan masih banyak lagi.

Aku cinta Indonesia.

Cerpen Karangan: Yacinta Artha Prasanti
Blog / Facebook: santi artha
Semoga dimuat ya.
Ig: @yacintaartha_
Line: yacinta23_

Cerpen Bawah Laut Indonesia merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Joni dan Galah Istimewa

Oleh:
Di sebuah desa kecil di suatu kerajaan, tinggallah empat bersaudara yang hidup tanpa orangtua. Dani adalah anak sulung yang paling bijaksana dan menjadi pemimpin bagi adik-adiknya, Samsul adalah anak

Curahan Hati Pom Pom

Oleh:
Sang senja kembali menyapa. Matahari jingga beringsut menghilang, digantikan ufuk-ufuk merah pertanda waktu maghrib akan segera datang. Saatnya aku harus segera kembali ke rumah. Dari segelintir cerita orang tua

Monyet Yang Rakus

Oleh:
Pada zaman dahulu di sebuah hutan yang rindang hiduplah seekor monyet. Monyet tersebut sangatlah rakus akan semua jenis makanan. Suatu hari datanglah burung yang memberi kabar ke semua penghuni

Jam Nakal

Oleh:
Pagi itu, Vidya tengah menunggu angkot. Vidya pun melihat jam tangannya. Dia cukup terkejut melihat jamnya berbeda. Seharusnya masih sekitar jam setengah tujuh, tetapi jam di jam tangannya menunjukkan

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *