Berbagai Rintangan Menuju Sekolah

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak, Cerpen Perjuangan
Lolos moderasi pada: 10 February 2014

Dimana aku? Oh ya… Aku ingat sekarang, sedang tidur di atas kasur yang lembut. Kubuka jendela, angin dingin menusuk kulitku. Hari ini adalah hari pertamaku sekolah di SMA.

Langsung cepat-cepat kusiapkan segala kebutuhanku. Setelah selesai, kulihat jam di dinding. Ternyata masih jam lima lewat dua puluh menit. “Bagus, nanti pasti aku duduk di depan”, gumamku. Kemudian aku berpamitan dengan kedua orangtuaku.

Ku tarik sepedaku, ku kayuh sekuat tenaga, agar bisa mencapai sekolah sebelum jam enam. Gubrak… Ada sebuah gerobak yang ditabrak oleh sepeda motor. Kulihat tidak terjadi apa-apa. Tukang sayur itu hanya bilang kepada pengendara motor itu untuk hati-hati.

Kali ini, ku injak pedal dua kali lipat dari semula. Ku melesat bagai angin. Tak ada yang bisa menghalangiku. Ku lihat dari kejauhan ada sebuah pembatas. Ternyata jalan tersebut ditutup, karena sedang ada perbaikan. “Sial, kenapa disaat penting seperti ini,” pikirku.

Langsung saja ku putar balik sepedaku, menuju jalan yang lain. Kali ini ku kerahkan seluruh tenagaku, aku berjuang sampai titik darah penghabisan. Kali ini benar-benar tidak ada yang bisa menghentikanku sekarang.

Ketika sudah sampai di sekolah, ternyata gerbang sekolah masih belum dibuka. Aku duduk di depan gerbang tersebut, sambil menanti sesuatu, sesuatu itu adalah seseorang. Karena sekolah saat ini, masih belum ada seorang pun yang datang.

Tiba-tiba, ada seseorang yang datang. Dia berkata kepadaku, “Ngapain neng disini pagi-pagi?” Aku hanya berkata ingin sampai di sekolah tepat waktu. Terus saya tanya, “Pak ini jam berapa?” Dia lihat jam tangannya, “Sekarang masih jam lima”, Apa? Whatever. Ternyata masih jam lima.

Oh ya, aku ingat, jam dinding rumaku baterainya habis. Tapi gak papa, yang penting aku berhasil datang ke sekolah tepat waktu. Mulai saat ini, aku akan terus berusaha datang paling pagi, selalu.

Cerpen Karangan: Aldi Rahman Untoro
Blog: http://aldirahmanuntoro.blogspot.com/

Cerpen Berbagai Rintangan Menuju Sekolah merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Perpisahan

Oleh:
Aku adalah siswi MI Maarif 1 Sokaraja, aku biasa dipanggil Faza, aku mempunyai 11 teman, ada Rima, Anik, Fatimah, Hanun, Kholifah, Amali, Sarah, Ifdhil, Qory, Nabila dan Puput. Kami

Si Telon

Oleh:
“Itu…” teriak Rusdi sambil menunjukkan ke semak-semak yang ada di depan mereka. “Mana?” Rusdi berjalan membungkukkan badannya. “Itu, aku melihat ekornya!” “Ya, betul itu ekor si telon. Pelan-pelan, jangan

Liliana Story

Oleh:
Liliana Roxel adalah gadis sederhana yang tinggal di tepi hutan. Umurnya kini sudah mulai menginjak 10 tahun. Liliana diurus oleh neneknya, Neneknya bercerita bahwa orangtua Liliana sudah meninggal. Tetapi

Muslihat (Part 2)

Oleh:
13, April, 2016, 00:01, pesta makan malam Dari sisi sebuah meja, Asa berdiri mengangkat tangannya, memandang setiap orang berkeliling dengan mata yang bergetar. Sesaat ia ingin menahan katanya, sungguh

Fobia Kucing

Oleh:
Kucing, iya, hewan yang selalu membuatku takut, apalagi ketika aku sedang berada di dekatnya. Oh iya, namaku Andrea Stefanie, panggil aja aku Andrea, tapi aku lebih sering dipanggil Dea.

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

2 responses to “Berbagai Rintangan Menuju Sekolah”

  1. Yasmin says:

    Bagus dan lucu haha 😀

  2. Gia says:

    nie bisak gak dijadiin alur mundur?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *