Berburu Coklat

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak
Lolos moderasi pada: 6 November 2013

Pada suatu hari, ada seorang anak bernama Alika Asyasshari atau yang disebut Alika. Alika mempunyai 2 orang adik, adik pertamanya bernama Feonie Asyasshari dan adik keduanya bernama Zikha Asyasshari.

“Huh… bosan!!!” Gerutu Alika pada hari minggu yang cerah.
“Kak Alika, kakak kenapa sih?” Tanya Zikha yang menghampiri Alika di sofa sambil membawa pensil di tangannya.
“Enggak apa-apa kok! eh, kamu lagi ngapain? Kok bawa pensil segala?” Tanya Alika penasaran.
“Itu lho kak, kan aku sama Zikha lagi bikin peta harta karun, nanti ada lawannya, kalau lawannya sudah kalah, nanti dapat hadiah coklat oleh-oleh ayah dari Samarinda. kakak mau ikutan?” Kata Feonie yang tiba-tiba muncul.
“Boleh, daripada gak ada kerjaan!” Kata Alika sambil tersenyum.
Alika pun segera mengambil pensil dan mulai menggambar peta di kertas.

Setelah 4 halaman, mereka pun segera menggulung petanya lalu mengikatnya dengan karet atau tali rafia. setelah itu peta pun dikocok, lalu mereka mengambilnya satu-satu lalu membukanya. setelah peta habis, mereka mengumpulkan hasil permen mereka untuk dihitung. “Kak Alika 8 coklat, Aku 12 coklat, dan Zikha 11 coklat. berarti aku yang menang!!!” Kata Feonie senang. Mereka pun memakan coklat itu bersama-sama.

Sementara itu, Bunda yang baru pulang dari pasar langsung memarahi kami karena kami membuang sampahnya sembarangan. Hehehehe

Cerpen Karangan: Layra Azkadzkiya

Umur: 9 Tahun
Kelas: 5 SD
Sekolah: SDS islam Terapan AN-NUR
Ini cerpen keduaku cerpen pertamaku berjudul Buku Resep Sahabat. mohon doanya supaya semakin sukses

Cerpen Berburu Coklat merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Friendship Never Dies

Oleh:
Hai aku Magdalena. Aku senang sekali bisa bersahabat dengan Euniqe, Edenlya, Maria, Zefanya, Vorenza, dan Agnesia. Mereka sangat baik padaku. Aku bersahabat dengan mereka sejak kelas 1 SD. Saat

Kabut Jadi Duit

Oleh:
Waktu itu, Dita dan Lady yang pulang dari Amerika, setelah tiga tahun sekolah disana, tengah berkendaraan di sekitar Danau Toba. Sebelumnya, mereka telah menempuh perjalanan semalaman dari Medan. Tanpa

Kesombongan Cika

Oleh:
Cika namanya, anak yang kaya raya, pintar, dan cantik. Sayangnya, Cika adalah anak yang sombong. Ia selalu mengolok-ngolok teman-temannya yang miskin. Tentu saja, ia mempunyai geng yang bernama “Set

Suara Apa Itu?

Oleh:
Suasana malam itu sangat mencekam. Aku dan ibuku sedang duduk santai di teras rumah. Angin bertiup sepoi sepoi, ditemani sinar sang rembulan. Tiba-tiba, aku mendengar suara aneh, seperti suara

Mall Yang Horor

Oleh:
Hari ini aku diajak mama Claude dan Claude pergi ke mall yang baru dibuka. Aku juga boleh mengajak ibuku, tentu saja aku mengajak ibuku. Mamanya Claude. Kan orang kaya.

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

2 responses to “Berburu Coklat”

  1. zalya annisa j. says:

    seru…………..sekali

  2. Afiifah N.P. says:

    Seru kak lay ^^

Leave a Reply to zalya annisa j. Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *