Berlibur Ke Paris

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak
Lolos moderasi pada: 27 March 2014

Hari ini adalah hari yang ditunggu-tunggu oleh Shilla, kenapa? Karena hari ini adalah hari penerimaan rapot. Perasaan cemas dan senang bercampur di dalam hati Shilla. Mamanya sudah datang di sekolah Shilla untuk mengambil rapot. Shilla sekarang sudah mau naik ke kelas 6.

Tak berapa lama kemudian, mamanya Shilla keluar dari kelas Shilla sambil membawa rapot.
“Selamat ya sayang, kamu dapat rangking 2”
“Yang bener, Ma? mama nggak bohong kan?” tanya Shilla.
“Bener donk, masa mama kamu ini bohong sih.” jawab mama Shilla.
“Yee.. aku dapet hadiah apa nih ma?” Shilla bertanya pada mamanya.
“Heemm, ada deh, kita pulang dulu aja, nanti mama ngomong dulu ya sama papa kamu, Oke” jawab mamanya.
“Hemm, iya deh, Ma!”

Shilla dan mamanya pulang ke rumah dengan menaiki mobilnya. Sampai di rumah Shilla langsung menuju ke kamarnya sambil membawa rapotnya.
“Aku lihat nilaiku ahh..” (Shilla melihat-lihat nilai di rapotnya).
“Hemm.. nilaiku ternyata bagus.. hehe..”

Kemudian, terdengar suara klakson mobil dari luar rumah Shilla.
Tinn.. tinn…
Shilla melihat dari jendela kamarnya, ternyata itu adalah papanya.
“Yes, akhirnya papa pulang juga”. sahut Shilla kegirangan.
Shilla langsung turun ke bawah menemui papanya.
“Papa!”
“Eehh, Shilla, gimana masuk 10 besar nggak?” tanya papa Shilla.
“Emm, maaf ya Pa, Shilla nggak masuk 10 besar”. Shilla pura-pura akting supaya papanya kecewa.
“Kok gitu, ini pasti gara gara Shilla gak belajar ya?”
“Emm, hehe.. Shilla nggak masuk 10 besar, Pah.. Tapi Shilla masuk 3 besar, Shilla dapet rangking 2, pah ..! Hahaha” jawab Shilla.
“ih, kamu udah bisa ya bohongin papa, hahaha..” gelitikin Shilla.
“hihihi, oya pah, hadiahnya apa nih?” tanya Shilla, kepo.
“Gimana kalau kita liburan ke Paris?”
“Hah? Ke Paris pah? yang bener?”
“Iyaa lah, papa kan juga ada bisnis di Paris, jadi sekalian donk” jawab papanya.
“Yee, aku bakal ke Paris.. Jangan lupa ke Menara Eifel yaa, Pa..”
“Iya, boleh dehh..”
“Yes, makasih Pah!!”.

Shilla pun kembali menuju ke kamarnya. Ia bersiap-siap alias packing packing untuk liburan ke Paris. Ia menyiapkan barang barang yang akan dibutuhkan ketika ia di Paris. Selesai packing, Shilla menyalakan laptopnya, Shilla membuka akun Facebooknya. Dia pun chat dengan Putri, temannya.
“Hay, Put..”
“Hay juga, Shill”
“Kamu dapet rangking berapa nih?”
“Rangking 3, kalau kamu Shill”
“Aku dapet rangking 2, Put.. Eh yang rangking 1 siapa sih?”
“Oh, rangking 1 itu Riska”.
“Owh, selamat ya Put, dapet rangking 3”
“Iya makasih, kamu juga ya, kamu dapet rangking 2, hehe”
“Makasihh, kamu liburan nggak nih?”
“Aku liburan ke rumah nenekku”
“Oh, kalau aku liburannya ke Paris”.
“Wahh, cerita cerita ya pengalamannya kalau udah di Paris”
“Haha, ok deh, aku off dulu yaa, Put, Bye!”.
“Bye!!”

Shilla pun off dari Facebooknya. Siangnya, Shilla makan siang, kemudian sholat dzuhur, setelah itu ia tidur. Ia tidur pukul 13.00. Ia bangun pukul 15.00. Ia membereskan tempat tidurnya, dan sholat ashar.

Keesokan harinya, pkl 07.00 Shilla, Nida (adiknya), dan orangtuanya berangkat ke bandara. Shilla dan Nida menunggu di tempat duduk. Mamanya mencari makanan, dan papanya membeli tiket.

Pesawat Shilla dan keluarganya akan berangkat jam 08.00. Beberapa menit lagi pesawat Shilla berangkat. Tak lama kemudian, Shilla duduk di kursi dalam pesawat, dan pesawat itu akhirnya lepas landas. Shilla berkata dalam hati, “Paris, I’m coming!”. Nida juga, “Menara Eifell, I love U..”

Beberapa jam kemudian, Shilla dan keluarganya sampai di Paris. Kemudian, mereka disambut oleh Om Handi dan Tante Mayda. Mereka akan tinggal di rumah Om Handi dan Tante Mayda. Setelah sampai di rumah, mereka makan dan istirahat sejenak di dalam kamar. Karena masih agak siang, Om Handi mengajak Shilla dan Nida jalan jalan. Mereka senang sekali bisa ke Paris.

Esoknya, Shilla, keluarga, Om, dan tantenya berangkat menuju ke Menara Eifel, mereka piknik disana. Sesampainya disana, mereka foto foto di bawah Menara Eifel. Lalu, Shilla dan Nida bertemu dengan seorang perempuan yang bernama Sherly. Sherly juga berasal dari Indonesia.
“Hai” sapa Sherly.
“Hai juga” jawab Shilla & Nida.
“Kalian dari Indonesia yaa?” tanya Sherly.
“Iya, kamu juga?” jawab Shilla.
“Iya, aku dari Indonesia juga, namaku Sherly”.
“Hai, namaku Shilla” jawab Shilla.
“Hallo Kak, namaku Nida, salam kenal yaa..” sambung Nida.
“Oh, hai juga, salam kenal juga yaa..”
“Iya, eh Sherly, kamu mau nggak jadi sahabat kita?” tanya Shilla.
“Eeemm, aku mau kok..” jawab Sherly.
Mereka bertiga pun sekarang bersahabat, setiap pagi mereka bertemu di dekat Menara Eifel, mereka bercanda tawa bersama. Mereka juga menceritakan cerita cerita yang menyenangkan. Siang atau sorenya mereka baru pulang ke rumah.

Namun sayangnya, Shilla dan keluarganya hanya seminggu berada di Paris. Mereka jadi tidak bisa berlama lama bersama dengan Sherly, sahabatnya.

Setelah 1 minggu berada di Paris, Shilla dan keluarganya bersiap siap untuk pulang ke Indonesia. Siangnya saat akan pulang ke Indonesia, Shilla dan Nida menuju ke Menara Eifel terlebih dahulu, disana, ada Sherly.
“Sherly!”
“Iya, ada apa?” jawab Sherly.
“Kak Sherly, kita mau pulang ke Indonesia ya, kak Sherly baik baik disini” sahut Nida.
“Iya, Sher, maaf ya nggak bisa lama lama disini, soalnya papaku udah selesai bisnisnya disini.”
“Oh, iya deh kalau gitu, kalau kamu udah sampe rumah, jangan lupa kita saling komunikasi ya, kamu udah dapet nomer hp ku kan?”
“Udah kok, Sher.. makasih yaa..
“Makasih kak, udah mau jadi sahabat kita, aku nggak akan lupain kak Sherly kok..” jawab Nida.
“Iya, Nid, kakak juga nggak akan bisa ngelupain kalian, makasih udah jadi sahabat kakak ya, Nid..”
“Iya sama sama, kak..”
“Nid, kita udah ditunggu tuh, kita pulang yuk” sambung Shilla.
“Iya kak, kak kita pergi dulu yaa. byee.!!” jawab Nida.
“Iya, bye semua!!” jawab Sherly.

Mereka pun berpisah, Shilla beserta keluarganya kembali ke pesawat menuju ke INDONESIA.

Malam harinya, mereka sampai di rumah. Tak lupa juga Shilla mengirim sms kepada Sherly. Mereka senang bisa kembali ke rumah dengan selamat.

THE END

Cerpen Karangan: Selly Alkona’ah
Facebook: Zelly Rukhster Sejathie
Halo, namaku Selly Alkona’ah. Panggil aku Selly yaa.. 🙂
Ini adalah cerpen pertamaku, maaf ya kalo cerpennya jelek, gaje, atau apalah.
Kalo ada yg mau ngasih saran, tanggapan, dan kritikan, silahkan kirim di komentar yaa.. 🙂 Makasihh .. 🙂

Cerpen Berlibur Ke Paris merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Ayam Mole

Oleh:
“Nadia, ayo makan siang!” seru mama dari lantai bawah. Aku bersorak senang. Waktu makan siang adalah favoritku. Apalagi menunya masakan mama. Wuiih sedap banget… Menu favoritku adalah ayam mole.

Berlibur Ke Rumah Nenek

Oleh:
Pagi yang cerah aku dan keluarga bersiap siap untuk pergi ke rumah Nenek yang berada di kalimantan tengah. “Ayah kita naik apa ke rumah Nenek?” tanya Adikku Dina. “naik

Cerita Yang Tak Berujung

Oleh:
Pada zaman dahulu kala hidup seorang Raja yang bijaksana, baik dan suka membantu rakyatnya. Salah satu kegemaran Raja ini ialah suka mendengarkan orang bercerita. Raja sudah sering kali mendengarkan

Sebait Lagu Untuk Rindu

Oleh:
Rindu dan Syahdu adalah saudara kembar yang saling melengkapi. Keduanya tak lepas dari cinta kasih Ayah Bundanya. Namun, suatu ketika Rindu mengalami demam hebat. Karena panasnya yang tak kunjung

Terima Kasih Ku

Oleh:
Aaaa mata Rio terbelalak saat melihat jam sudah pukul 06. 45. Ia langsung bergegas mandi dan pergi ke sekolah tanpa memberesekan tempat tidur dan sarapan. Karena jarak rumah dan

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *