Bodyguard Cantik

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak
Lolos moderasi pada: 25 September 2015

Halo.. namaku Handini.. hobiku biasanya ke pasar, tapi bukan seperti perempuan yang hobi belanja aksesoris, tapi aku ke pasar mencari pencopet yang beraksi. Tapi belakangan ini aku belum mendapat copet sedikit pun. Aku kemudian mendengar teriakan.
“copeeet!!! copeeet!!! tolong!!!”

Ketika ada terdengar teriakan itu dengan sigapnya teman cowokku langsung bertindak tapi aku mencegahnya.
jangan! Biar aku saja yang mengatasinya. Kamu tunggu giliran kedua aja yah! tak akan kubiarkan pencopet ini lolos!” gumam Dini.

Dini pun berlari dengan sangat kencang mengejar copet itu dengan cepatnya Dini langsung melampauinya dan mencegatnya.
“berhentii!! serahkan dompet ibu-ibu itu atau aku akan menghajarmuu!!” kata Dini.
“mana mungkin anak kecil ini menghajarku pastinya itu hanya pukulan tidak terasa” kata pencopet.
“apa?! tidak terasa? nih rasain nih!”
Dini pun menghajar pencopet itu sampai lebam-lebam.

Akhirnya dompet ibu itu pun selamat dan utuh semua kecuali wajah pencopet itu yang lebam akibat dipukul oleh Dini.
“eh… tunggu dulu kawan copet. rasanya kamu belum kapok deh. Eh iya, kan ada Handi dan Dino. Handi! Dino! selesaikan dan bawa ke kantor polisi!”
Dengan serempak lelaki teman Dini menyahut, “baik boss!!!”
“nah itu baru Handi….” kata Dino.

Dini melotot dan rasanya matanya mau ke luar.
“ni! Handini maksud saya” kata Dino..
Orang-orang di pasar pun tertawa mendengarnya.

Cerpen Karangan: Nur Dian Putri
Facebook: Noerdian Maroangin
Halo… nama saya Nur Dian putri. Aku biasa dipanggil Dian atau Putri. Usiaku masih 14 tahun. Aku bersekolah di SMP satu pinrang, sulawesi selatan. Aku suka nonton kung fu, berenang, bersepeda, dan online. Aku tinggal di pinrang, sulawesi selatan. Trims.

Cerpen Bodyguard Cantik merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Obrolan Di Bukit Utara

Oleh:
Cuaca sejuk di sebuah bukit yang menghijau. Bukit hijau yang banyak ditumbuhi pohon pinus. Daun-daun pohon pinus melambai ditiup angin yang berhembus lembut di pagi ini. Seperti juga di

Dita

Oleh:
Dita termenung dalam kesendiriannya dan ia pun meneteskan air matanya di sebuah bangku kosong di dekat sebuah pohon besar sekolah, Bangku yang telah setia menjadi temannya selama 2 tahun

Hari Sahabat

Oleh:
Namaku Nisa Mariam Desvita. Aku sering disapa Maria. Usiaku menginjak 11 tahun. Hari ini, hari pertamaku bersekolah di the school girls. Kata Mom, di sana banyak anak yang baik

Sebutir Biji Sebuah Kehidupan

Oleh:
Di kotaku, jarang sekali ada orang yang mau peduli lingkungan. Akibatnya banjir di mana-mana. Sebenarnya saya bingung, kenapa tidak ada tindakan pemerintah? kan bagus kalau lingkungan bersih? kota itu…

Roti Bundar

Oleh:
“Tambah roti bundarnya,” pinta Dani kepada ibunya. Ibunya menambah beberapa jumlah roti bundar di atas piring Dani. Dani meraih sepeda birunya lalu mengayuhnya dengan bernyanyi-nyanyi riang. Bekal siangnya hari

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *