Cake

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak
Lolos moderasi pada: 23 November 2016

Hai, namaku Dinda! Aku hanya mempunyai seorang ibu ia hanya berjualan di rumah, aku tak tau ayahku dimana. Oh iya, aku sangat hobi bakering loh… Sepulang sekolah, aku biasanya berjualan kue, setelah itu aku membantu bu Gita berjualan di tokonya, lalu aku pulang dan belajar. Dengan cara begitu, aku bisa mendapatkan uang sekaligus belajar.

Hari ini di sekolah lancar-lancar saja, tidak ada halangan apa-apa. Seperti biasa aku keliling memasarkan kue-kue buatanku sendiri. “Ayo… Bu, Pak, dibeli kuenya, sehat, murah, dan bergizi” Aku berteriak-teriak berusaha membuat orang-orang tertarik.

Beberapa lama kemudian, seorang pembeli pria paruh baya dengan anaknya datang menghampiriku. “Berapa, nak, kuenya?” Tanyanya ramah. “Kalau donat seribu, Pak. Kalau lainnya seribu lima ratus” jawabku. “Ooh, saya beli donatnya tiga, sama kue spiku empat, ya” katanya. “Oke, Pak” aku pun segera mengambilkan keinginan pria itu dari keranjangku, lalu membungkusnya dengan plastik. “Ini, Pak. Kembaliannya lima ribu, ya” “Ooh tidak usah, nak. Itu untukmu saja” katanya. Aku pun berterima kasih kepadanya. Melihat dia bergandengan dengan anaknya, aku sangat cemburu. Aku sangat cemburu karena tidak punya ayah. Oooh, betapa sedihnya nasib diriku.

Setelah daganganku habis, aku pun segera ke toko bu Gita. Di toko bu Gita ramai pembeli. Untung saja aku bisa melayani mereka satu per satu.

Hari mulai gelap, aku segera pulang. Di perjalanan pulang, aku menemukan papan iklan, disana berisi tentang lomba membuat kue yang dilaksanakan di Hotel Angkasa minggu depan. Aku berniat untuk mengikuti lomba tersebut.

Minggu depan…
Aku datang ke Hotel Angkasa naik angkot. Melihat pesertanya kebanyakan keturunan orang Cina, aku sempat berputus asa. Namun, aku kembali semangat saat aku mengingat bahwa ibu di rumah berjualan demi diriku. Apa aku tidak kasihan dengannya? Maka dari itu aku bersemangat kembali. Setelah itu, aku mendaftarkan diriku. Lomba pun dimulai, aku membuat kue yang ku namakan “Chocolaty White Cake”. Kayaknya sih enak…

Setelah selesai membuat kue, aku memberikannya kepada juri. Kata juri, proses penentuan pemenangnya 1 jam, jadi lama deh.

Sudah 1 jam aku menunggu, akhirnya pengumuman pun diumumkan. “Baiklah, juara ke 3 diraih oleh Findaya Bilqisa Erlyn dengan kuenya Pinky Cookies. Juara 2 diraih oleh Githarayu Mutiawati dengan kuenya Berry Purple Tart. Dan Juara 1 diraih oleh Adinda Ratna Permata Dewi dengan kuenya Chocolaty White Cake” kata sang MC tersebut. Sontak aku langsung kaget ketika namaku disebut sebagai Juara 1, aku menangis terharu. Aku mendapat hadiah 1 buah piala, uang Rp. 100 juta dan tiket gratis ke Australia sekeluarga.

Aku pulang memberi tahu kepada ibu tentang kemenanganku. Ia juga terharu, sedikit uang hadiah kami gunakan untuk renovasi rumah, untuk menyumbang ke panti asuhan, serta untuk menabung.

2 hari kemudian…
Aku dan ibuku ke Australia. Kami ke Taman Kue. Senang sekali rasanya.

TAMAT

Cerpen Karangan: Nisrina Kamiliya
Facebook: Nisrina Kamiliya Riswanto
Hi, namaku Nisrina Kamiliya Riswanto. Aku tinggal di Surabaya, aku lahir 25 Juni 2005. Kalian bisa berteman denganku lewat Facebook : Nisrina Kamiliya Riswanto. Ini bukan Cerpen pertamaku loh… Jangan lupa baca cerpenku yang lain ya… Makasih

Cerpen Cake merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Juicy and Friends

Oleh:
“Juicy!” panggil Twisty, sahabat Juicy. “Ada apa Twisty?” tanya Juicy. “Temani aku dong, aku sendirian di rumah. Please!” pinta Twisty. “Ok, nanti aku ke rumahmu. Dahh..” pamit Juicy. “Dahh…,”

Padang Ilalang

Oleh:
Namaku Lissa, aku tinggal bersama nenekku di desa. Ayah dan ibuku bekerja di sebuah kota dan menetap di sana. Aku memiliki seorang adik laki-laki, namanya Maman. Aku sangat menyayanginya.

WC Pengubah Segala

Oleh:
Sekarang aku berada di sebuah ruangan yang menurutku itu sangat tidak sopan untuk diceritakan, yah… sebelumnya perkenalkan namaku adalah Alvin aku berada di kelas 9A sekarang untuk tempat yang

Jangan Tinggalkan Aku Kawan

Oleh:
Bagiku, sahabat juga bagian dari hidupku. Oh ya namaku Aleyya. Aku memiliki sahabat namanya Schanazta -Kepanjangan, panggil aja Nazta. Aku dan dia selalu bersama, kami sahabat dari kecil. Dan

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *