Cerita Kehidupanku

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak
Lolos moderasi pada: 30 May 2017

Namaku Blandina Putri. Papaku lahirnya di Jakarta dan mamaku lahir di Sanggau, Kalimantan Barat. Sedangkan aku, lahir di Pontianak tepatnya ibukota Kalimantan Barat. Aku mempunyai adik namanya Alezza Astrid lahirnya juga di Pontianak. Aku sekolah Sd swasta Katolik di Pontianak. Aku punya 2 sahabat Felisia dan Pingkan.

Saat itu malam jam 18.34 aku, mama dan adikku sedang makan, saat itu papaku sedang kerja. Tiba-tiba saat aku lagi makan, Prett! Lampu mati. Tapi tak apa. Walau nggak bisa nonton TV. Dan juga besoknya ulangan

Kata adikku “coba papa libur. Seronok(Seru). Mama beli kue. Imei sama papa d irumah”
Dalam hati aku tertawa. Terus mama bilang “kak, bbm papa bilang imei bilang kalau papa libur libur seronok!”
“iya ma”
Saat itu juga aku langsung mengitik kata per kata di bbm papa.

Saat itu juga aku sedang pegang hp.
Huuaamm… Ngantuk sudah. Eh tapi bantu mama dulu ah.
“ma dina bilas piring ya” ucapku saat mama mencuci piring
Setelah mencuci piring aku pun tertidur pulas hingga pagi.

Cerpen Karangan: Blandina Putri Wijaya
Hai! Udah lama rasanya nggak nulis cerpen selama masih bisa tulis cerpen ah. Ka udah mau ulangan. Belajar! Belajar! Belajar! Biar nilai bagus di raport. Keluarga bangga!

Cerpen Cerita Kehidupanku merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Liburan

Oleh:
“Pokoknya Liburan! Liburan! Liburan!!!” Kataku sambil kesal dan memaksa. Oh iya… Namaku Calista Carrie. Biasa dipanggil Carrie. Aku termasuk anak yang gampang marah. Bisa dibilang… sensitive. Karena Tahun kemarin,

Biola Penghantar Kehidupan

Oleh:
Pagi-pagi sekali raena seorang gadis kecil pergi untuk menjual kue-kue. “ra? Pagi sekali kamu berjualan nak.” sapa ibu raena. “iya bu, raena mau agar kue ini cepat laku terjual..”

Gerdika Adiyaksa

Oleh:
Di sebuah desa, hiduplah seorang ibu dan anak laki-lakinya. Nama anak laki-laki itu Gerdika Adiyaksa. Mereka hidup sebagai keluarga sederhana di desa tersebut. “Gerdika, ayo antar ibu ke pasar!”

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *