Cooking Class

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak, Cerpen Liburan
Lolos moderasi pada: 1 November 2015

Hai! Namaku Fierini Lizza Wahyuni. Panggil saja aku Izza. Aku adalah seorang anak yang sangat suka memasak. Aku sedang berada di rumah. Sekarang adalah liburan semester hari pertama. Aku hanya termenung bosan sendirian di kamar.
“Izza!” Aku terkejut karena tiba-tiba Bunda memanggilku. Aku pun segera turun ke bawah.
“Ada apa, bun?” tanyaku.
“Kamu mau gak, selama liburan ini masuk kursus memasak?” Tanya Bunda.
“Wah mau bun! Mau banget!” kataku.
“Oke deh, besok Bunda daftarin. Kursusnya dimulai lusa. Jadi, sekarang siapkan barang-barangmu ya!” kata Bunda.
“Oke, bun. Hore!!” aku bersorak kegirangan sambil berlari menuju kamarku.

Di kamarku. Aku mengambil koper hijauku. Aku pun memasukkan barang-barang yang diperlukan. Tidak lupa membawa snack! Soalnya hobiku ngemil sih, hehehe. Setelah itu aku tidur.

Lusa.
“Yey!! Hari ini kursus!!” aku berteriak sampai kucingku kabur bagaikan roket. Aku pun segera mandi, makan, lalu berdandan. Aku memakai dress selutut berwarna ungu, ikat pinggang ungu, bando ungu, dan sepatu ungu. Wah, aku jadi seperti permen karet rasa anggur, hehe. Setelah itu aku membawa koperku yang. Ugh, berat ke dalam mobil. Di sana Ayah dan Bunda sudah menungguku.

“Sudah siap untuk memasak?” Tanya Ayah.
“Sudah!!” kataku. Kami pun pergi. Tempat kursusnya lumayan jauh dari sini. Kira-kira 4 jam perjalanan. Sepanjang jalan, aku hanya memainkan psp-ku. Setelah bosan, aku tertidur.
“Izza! Bangun sayang!” Ugh. Mataku berat sekali untuk dibuka. Wah. Ternyata sudah sampai! Kursusnya berasrama. Aku akan berada di sini selama satu bulan. Jadi gak sabar!
“Sayang, Ayah dan Bunda pergi dulu ya! Kamu baik-baik di sini” kata Ayah.
“Oke deh. Dadah Ayah!” aku melambaikan tangan pada Ayah. Ayah dan Bunda juga melambaikan tangan padaku. Setelah itu mereka pulang.

Aku mengangkat koperku. Huf. Aku bingung mau ke mana.
“Hai! Nama kamu siapa?” tiba-tiba ada seorang anak perempuan berambut ikal menepuk pundakku.
“Oh, hai! Namaku Fierini Lizza Wahyuni, panggil saja Izza. Kamu?”
“Aku Michell Putri Alifa, panggil saja Michell” katanya.
“Salam kenal” kataku. Dia tersenyum.
“Oh iya. Habis ini kita ke mana?” tanyaku.
“Oh? Kamu belum tahu kamarmu di mana? Aku sudah. Ayo kita cari kamarmu!” katanya.

Kami pun mengelilingi semua kamar. Dan tibalah kami di kamar E2, ruangan terakhir, dan juga kamar Michell. Kami memeriksa nama anggota kamar itu. Ternyata namaku tertera di sana! Yey! Aku satu kamar sama Michell! Aku pun masuk ke dalam.
“Hai teman-teman! Perkenalkan, ini Izza. Teman sekamar kita yang baru” semua menyambut dengan senyum. Satu kamar terdiri dari 10 orang. Anggota kamarku ialah: Aku, Michell, Rara, Shalsa, Diani, Olla, Stefanie, Sesy, Fira dan Jossy.

Keesokan harinya. Hari ini kami mulai memasak. Kami pun berkumpul di aula. Aku duduk di sebelah Michell. Setelah itu majulah lima orang chef. Mereka memperkenalkan diri. Setelah itu, kami mempeajari tentang macam-macam cokelat. Nyum. enak sekali!

Satu bulan kemudian. Huh. Hari ini adalah hari terakhirku di kursus ini. Aku sangat sedih.
“Michell, jangan lupakan aku ya” ucapku sedih.
“Iya. Jangan lupakan aku juga ya.” Kami pun berpelukan.

Tin! Oh! Itu adalah klakson mobil Ayah yang menjemputku. Aku segera berpamitan kepada teman-teman sekamarku. Selamat tinggal teman-teman.

Cerpen Karangan: Jihan Fatma
Facebook: Jihan Dijah
Jihan Fatma Dewi, gadis yang sangat menyukai dunia seni. 🙂

Cerpen Cooking Class merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Gara Gara Neola Cerewet

Oleh:
Pada malam minggu, Neola dan kedua orangtuanya akan pergi ke tempat mie ayam depan sekolah Mts. Sesampai di tempat mie ayam itu, mereka langsung turun dari mobil. “Pak, mie

Mesin Penghisap Pak Connor

Oleh:
Pak Connor adalah walikota Bennijarre. Tak banyak yang tahu bahwa ia adalah seorang penemu yang… agak hebat! Dia mempunyai beribu ide, tapi sayang, satu idenya pun tak pernah terwujud.

Siput Yang Lamban

Oleh:
Pada suatu hari di sebuah hutan, hiduplah seekor siput dan juga kawan kawannya. Siput itu bernama Tatam. Tatam adalah binatang yang suka bergaul dan pantang menyerah. Walaupun Tatam berjalan

3 Sahabat

Oleh:
Pada suatu hari tinggallah seorang anak yang bernama Kayla. Dia tinggal di Bogor baru pindah dari Jakarta. Suatu hari dia akan bersekolah. Ibu: “Kayla bangun cepat, mandi nak!” Kayla:

I am The Third Winner

Oleh:
Namaku Salwa Al-huwayna. Singkatnya kalian bisa memanggilku Salwa. Aku bersekolah di SD An-nur bandar jaya, kelas VI SD. Di kelas aku termasuk jajaran tiga besar. Kemarin Bu Vani, memintaku

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *