Cupcake Asin Ala Nadia

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak
Lolos moderasi pada: 30 June 2020

“teng teng teng” jam istirahat berbunyi. Nadia, lisa, rani, dan shila sedang makan bersama di tempat makan sekolah, mereka membawa bekal masing masing untuk menjaga kesehatan

“yeee akhirnya jam istirahat. Makan ah” kata rani
“teman teman makan bareng yuk” ajak lissa
“oke” kata mereka bersamaan

“kalian bawa bekal apa” tanya shila
“aku nasi goreng spageti ala nadia” kata nadia
“aku lobster lele saus tiram” kata lissa
“aku es buah biasa” kata shila
“itu sih bukan makanan” kata lissa

“makan siang kalian mewah semua ya” Kata rani
“kalau aku sih cuma bawa… cupcake” kata rani sambil membuka tempat makan
“wowwwww” mereka bertiga terbelagak kagum
“oi oi, ini cupcake punyaku lho” kata rani “tapi kalau mau coba silahkan sih, tapi satu aja ya” tambah rani

Mereka pun mencoba salah satu cupcake buatan rani
“wahhhh rasanya tubuhku meleleh enak sekali” kata shila
“woiii enak buangettt” kata lissa
“wow enaknya minta ampunn” kata nadia
“ih kalian ini, lebay amat sih” kata rani sambil tertawa

Saat pulang sekolah…
“dah nadia! Sampai besok” kata shila
“dah teman teman! Sampai ketemu besok” kata nadia

Di perjalanan pulang…
“hmmmm siang ini makan apa ya” batin nadia “aku tahu! masak itu saja” tambah nadia lalu beranjak pergi ke rumah

Sesampainya di rumah…
“mama aku pulang ma” kata nadia
“aduh! Mama ketiduran” kata mama
Blug mama nadia jatuh dari sofa
“ma… aku mau… eh! Mama ngapain di situ” tanya nadia
“aduh kamu ini! Masuk rumah saja teriak teriak” tegur mama
“ah iya ma, aku bikin cupcake ya ma” kata nadia
“tumben kamu mau masak siang siang” kata mama
“mau nyoba resep baru dari rani ma” kata nadia
“ooooohhh”

Mereka pun membuat cupcake. Saat nadia mengambil gula, tanpa sadar ia telah salah memilih wadah, ia malah mengambil garam

Tiga puluh menit kemudian…
“cupcake coklat ala nadia” nadia datang sambil membawa cupcake
“harumnyaaaa” kata nadia dan mama.

Nadia pun memakan cupcake itu
“uasinnnnnnnn” kata nadia
“mungkin kamu salah milih gula nad” kata mama
“mungkin” kata nadia sambil tertawa disusul tawa mwnggelegar mama

“kakak pulanggggg” kata kak aini pulang dari sekolah
“ada apa kok ribut ribut” tambah kak aini” eh mama sama nadia ngapain” tanya kak aini
“lagi buat cupcake” jawab nadia
“wah pasti enak” kata kak aini dan ia langsung memakan cupcake asin itu
“uaaaaa cupcake apa ini? Uasinnnnn” teriak kak aini
“hahahahaha” nadia tertawa

“kalian ini makan cupcake saja berisik banget” tegur mama
“kalau kalian berisik gitu kan bisa ganggu tetangga bla bla bla” tegur mama
“baru pulang aja udah kena marah” kata kak aini
“lain kali aku buat cupcake sendiri deh” kata nadia
“huh dasar kalian ini” dengus mama

“memang seasin apa sih cupcakenya, bikin lebay aja” ejek mama
Mama pun mencicipinya
“huaaaaaa reaksi mama memuncak… uasinyaaa” kata mama kacau
“huh lebay banget” celoteh kak aini
“hahaaa reaksi cupcake asin ala nadia sihhhh” tawa nadia disusul tawa kak aini dan mama

Cerpen Karangan: Aisyah azzahra
Kelas: 4A
Umur: 10
Hobi: menulis, membaca dan menggambar
Alamat: klaten, jawa tengah
Pembuatan cerpen: 10 november 2017

Cerpen Cupcake Asin Ala Nadia merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Tas Lara

Oleh:
Aku menatap Kak Kirana dengan tatapan iri, Kak Kirana baru saja pulang dari belanja dengan mama dan memamerkan tas barunya. Ih.. mama nggak adil kenapa hanya Kak Kirana yang

Acting Class

Oleh:
Sekolah ini modern dan berkualitas. Di sekolahku ini, terdapat kelas Acting atau Acting Class. Dari dulu aku ingin mengikutinya, tapi aku tak yakin bisa atau tidak. Murid murid perempuan

Sahabatku Di Papua

Oleh:
Hai, namaku Amanda Floresia dan biasa dipanggil Flo. Aku asli Jogja tapi sementara ini aku tinggal di Papua karena ayahku mendapatkan tugas di sini. Aku senang di sini karena

Kenapa Harus Malu?

Oleh:
Pagi hari, aku bertemu dengan temanku Adiska, anak kelas 7 D yang sekelas denganku. Gadis berkerudung berwajah cantik ini, Anaknya sangat sederhana dan pemalu. Tak jarang aku melihatnya hanya

New World

Oleh:
“Liany. Perkataanmu betul. Ricky bukan orang baik. Hiks….” ucap Fika sambil menangis. “Udah, Fi. Jangan nangis lagi. Malam ini, nginap di rumahku, ya. Aku mau tunjukkan sesuatu kepadamu,” kataku

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *