Dasar Manda

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak
Lolos moderasi pada: 3 November 2016

Hai, teman-teman perkenalkan namaku natasya felovinna. Hari ini aku dan teman-temanku mau pergi ke mall sun fondation.

Selesai mandi dan berdandan, aku turun untuk sarapan bersama mama, papa dan adikku.
“Pagi ma, sarapan apa pagi ini?” tanyaku sambil membantu menata meja
“Pagi sayang, pagi ini mama buat nasi goreng seafood ala mama rissa” jawab mama dengan senyuman
“Ah mama, pake ala-ala segala” godaku
“Hahaha, iya donk” jawab mama.
Setelah selesai menata meja dan menata makanannya, mama memanggil papa dan adikku untuk sarapan.

Saat sarapan…
“Tasya, kamu jadi hari ini pergi sama teman-teman kamu?” tanya papa
“Iya pa, sebentar doang kok pa, boleh kan?” tanyaku penuh harap
“Iya boleh kok” jawab papa
“Tapi ingat pulang cepat. Kamu harus nemenin manda main, soalnya nanti mama mau arisan, nggak mungkin kan manda mama bawa!” kata mama lagi.

Oh ya, manda itu adikku, nama panjangnya amanda felovinna. Aku sangat tidak menyukainya, dia sangat manja, apa yang dimintanya harus dipenuhi, kalau tidak dia akan nangis sekeras-kerasnya dan mama pasti kewalahan membujuknya.

“Tapi ma, aku kan bareng temen-temen. Pasti nanti lupa waktu, jadi mama bawa manda aja ya ma” pintaku
“Ya kalau urusan waktu sih, itu tanggung jawab kamu, kamu udah kelas 6 tasya, harus bisa bagi waktu dong. Lagian kalo mama bawa manda, banyak maunya. Tau sendiri kan adik kamu kalo nggak diturutin, bisa nangis, mama bisa malu nanti sama temen arisan mama” jawab mama.
Kalau sudah begitu, aku tidak bisa mengelak lagi. Aku juga nggak mau mama malu sama temen-temen arisan mama hanya gara-gara manda.

Selesai sarapan, aku duduk di ruang tamu sambil nunggu manda siap-siap. Soalnya tadi dia ngotot sama mama buat ikut bareng aku. Sambil nungu manda, aku main handphone dan buka bbm, ternyata kayla nge-ping. Aku balas “Ya”. Nggak sampai lima menit kayla udah balas “Hai, sya. Jadi kan kita ke mall. Kamu kok lama banget sih, aku sama catrine udah nungguin loh!!!”
Lalu kubalas lagi “Iya maaf ya kay, aku harus nungguin manda dulu”
Tiga menit kemudian ada balasan lagi dari kayla “Ohh, ya udah. Buruan ya. Kita perginya dari rumah aku, oke”
Lalu kubalas “Ok”.

“Ayo kak, manda udah siap” tiba-tiba suara manda mengagetkanku
“Manda, kamu lama banget sih. Ngapain aja?” tanyaku agak ketus
“Maaf ya kak” jawabnya polos sambil menunduk, aku nggak tega lihat adikku seperti itu
“Udah ayo, kita ke rumah kak kayla, kita brangkat dari situ” kataku lagi sambil menarik tangan manda.

Sampai di rumah kayla, kami segera berangkat ke mall sun fondation.
“Sya, kamu kok nggak bilang adik kamu mau ikut” bisik kayla padaku
“Maaf ya kay, dia ngotot sih. Karena mama aku mau arisan nanti” jawabku juga berbisik
“Ohh, ya udah deh” jawabnya lagi.
Setelah sampai, aku memperingatkan manda agar tidak nakal.

Setelah masuk ke mall, kami langsung melihat-lihat baju yang lagi ngetren.
“Kay, sya. Kita beli baju ini yuk ada 3 nih yang kembar” usul catrine
“Oh iya cat, lagi ngetren itu kan. Kita beli yuk” kata kayla
“Yuk.. Yuk” kataku juga.

Setelah membeli baju, aku dan teman-temanku pergi melihat-lihat aksesoris cantik. Setelah itu kami pergi ke time zone untuk bermain, dan ke toko buku untuk membeli buku, kami makan siang di food cutes. Setelah itu kami berencana untuk segera pulang, kami naik lift biar lebih cepat. Saat di lift, orang sangat ramai. Di lift ditunjukan kami masih berada di lantai 3, 2 lantai lagi kami segera sampai di outdoor.

Setelah sampai di lantai 1. Kami ke luar lift. Setelah kami ke luar dari outdoor, aku baru sadar. Dimana manda?.
“Kay, cat.” kataku
“Kenapa sya” tanya kayla
“Kalian liat manda nggak?” tanyaku panik
“Loh, bukannya manda dari tadi ada sama kamu ya sya!” jawab catrine juga panik
“Tapi kok nggak ada sih. Liat aja” jawabku lagi, kini aku benar-bemar panik.
“Apa jangan-jangan dia tertinggal di lift. Soalnya tadi yang ke luar dari lift kan rame, mungkin dia nggak sempet keluar!” jawab kayla
“Jangan ngomong gitu dong, nanti aku pulang pasti dimarahin mama. Manda itu anak kesayangan, apalagi dia masih kelas 2 sd” jawabku lebih panik, air mataku rasanya ingin meledak.
“Tapi bisa jadi kan sya” tambah kayla lagi
“Udah-udah, mending kita ke atas memastikan” kata catrine.

Kami langsung berlari naik tangga ke atas. Sampai di atas kami mencari liftnya, kami bertanya kepada satpam yang menjaga liftnya. “Pak, liat anak kecil nggak. Usianya 7 tahun, ehm, oh iya pak rambutnya sebahu, lebat dan hitam.” tanyaku buru-buru.
“Tidak dik” jawab satpam itu
“Makasih ya pak” jawabku sedih.
“Nggak usah sedih sya, kita cari sama-sama ya” hibur catrine. Kami telah mencari kemana-mana tapi tetap nggak ketemu. Akhirnya kami putus asa.

Saat ke luar outdoor…
“Udah cari kemana-mana, tapi tetap nggak ketemu” keluhku
“Pulang aja yuk, kita kasi tau om rudy sama tante rissa” usul kayla.
Aku sudah pasrah untuk dimarahi mama.

Waktu membuka mobil kayla, kami terkejut. Ternyata manda lagi tidur di mobil. “Mang, manda kok ada disini?” tanya kayla pada mang qasim supirnya kayla.
“Iya non, tadi katanya nyariin non” jawab supir kayla
“Nyariin gimana pak?” tanya kayla lagi
“Gini non, tadi kata non manda teh, dia baru ke luar toilet. Eh, keluar-keluar non udah nggak ada, jadi non manda ke mobil deh non. Karena non semua lama datangnya, non manda jadi tidur deh” jawab pak qasim lembut.

Setelah itu kami pun pulang. Aku tak sabar ingin menceritakan pengalaman ini pada mama dan papa…

Cerpen Karangan: Yohana Theresia Turnip
Facebook: Yohana Turnip

Cerpen Dasar Manda merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


The Story of Hospital

Oleh:
Namaku Yuzi Daniel Argata, aku biasa dipanggil Zidan. “Zidan, papa beli makanan dulu ya nak! kamu jaga adik dulu ya!” kata papa, adikku kini sedang dirawat di rumah sakit,

Butterfly

Oleh:
Pagi itu… terdengar sayup sayup suara burung yang berkicau di luar jendela, ditambah suara tetesan embun pagi dan kepakan sayap kupu kupu. Namaku Sherlin Putri Maendra, aku terlahir di

Joni dan Galah Istimewa

Oleh:
Di sebuah desa kecil di suatu kerajaan, tinggallah empat bersaudara yang hidup tanpa orangtua. Dani adalah anak sulung yang paling bijaksana dan menjadi pemimpin bagi adik-adiknya, Samsul adalah anak

Indahnya Ramadhan

Oleh:
Ada seorang anak bernama Ma’wa dan Naim, mereka adik dan kakak, mereka sangat rukun. Si kakak bersekolah kelas 5 SD sedangkan si adik kelas 3 SD. Pada suatu hari

Liburan Bersama Sahabat Dan Orangtua

Oleh:
Daisy namanya mempunyai 2 teman yang bernama lily dan lavendar. Mereka berteman dari kelas satu sedangkan sekarang mereka kelas 5 sd. Suatu hari saat liburan kenaikan kelas. “Da. Liburan

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *