Doggy, Di Mana Kamu?

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak, Cerpen Penyesalan
Lolos moderasi pada: 23 August 2018

Doggy adalah anjing milik Shela. Shela sangat menyanyang Doggy. Tapi, akhir akhir ini Shela sibuk dengan tugas tugas sekolahnya, sehingga tidak ada waktu untuk bermain atau mengajak jalan jalan Doggy. Doggy sangat sedih.

Siang hari sepulang sekolah, Shela masuk kamarnya dan bersantai sambil membaca buku sejarah. Doggy yang ada di sebelah Shela menjilat tangan Shela sambil menggonggong kecil. “Diam Doggy, aku sedang belajar!” bentak Shela. Dengan perasaan sedih, Doggy keluar dari kamar Shela. Tanpa diketahui Shela, Dogy keluar dari rumah.

Sudah 2 hari Dogy tidak pulang. Shela mulai khawatir dan sedih. Ia meminta bantuan Nadya dan Kenes untuk mencari Doggy.

Saat mereka sedang mencari Doggy di pinggir jalan, Shela melihat Doggy terkapar dengan bersimbah darah di kepalanya. Kata orang orang sekitar, anjing itu tertabrak motor. “Doggyyyy!!!” Shela memeluk tubuh Doggy yang sudah kaku. “Maafin aku doggy, aku terlalu sibuk sehingga tidak pernah meluangkan waktu untuk bermain denganmu!” isak Shela.

Sekarang, Doggy sudah tenang di atas sana.

Cerpen Karangan: Yacinta Artha Prasanti
Blog / Facebook: santi artha
Hai kawan, semoga cerpenku dimuat.

Cerpen Doggy, Di Mana Kamu? merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Pertemuan Sahabat SD

Oleh:
Namaku Ilean Febiola, aku bersekolah di Icthus International School, saat di SD aku mempunyai seorang sahabat yang bernama Jose Christian. Namun jarak yang memisahkan kita. Setelah lulus SD Jose

Peri Gigi

Oleh:
Di Bumi, hidup seorang anak kecil yang bernama Sarah. Umurnya 7 tahun. Suatu hari, Sarah mendapati giginya ada yang goyang, ia pun kaget, maklum kan masih kecil. “Mamaaaa!! Huhu…

Pria Di Alun Alun Kota

Oleh:
Pria itu masih mematung di dipan berwarna coklat berkarat, di alun-alun kota, senja sudah meranum, pria itu masih tak bergeming, dia telah duduk sejak siang tadi, kira-kira bakda luhur

Berawal Dari Kehilangan

Oleh:
Sore itu aku pergi bermain game online di warnet terdekat dengan sendal baruku yang telah ibu belikan satu minggu yang lalu. Satu jam pun berlalu, matahari sudah mulai tenggelam

Angelia

Oleh:
Global warming memanaskan bumi ini, panas menusuk sampai ke jiwa, musim bergilir tidak menentu, dan orang-orang mengeluh karena sawah-sawah mereka gersang dan kekeringan. “Aaahhh..” Kuik melepaskan baju sekolah yang

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *