Dunia Permen

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak, Cerpen Liburan
Lolos moderasi pada: 18 July 2017

Kenalkan namaku Adeev, tepatnya Adeeva Afsheen Myesha. Aku mau menceritakan tentang pengalamanku, waktu lebaran lalu.

Lebaran yang lalu, aku pergi ke rumah sepupuku yang bernama Alicha. Kami (Adeev Sekeluarga), berniat untuk kumpul dulu di rumah Alicha, baru berangkat bersama. Jadi enak kan, kalo berangkat bareng bareng, hehehe

Wah, Alhamdulillah kami sudah sampai dengan keadaan sehat. Aku pun langsung membuka pintu mobil, “Waaaaaaaa, Alicha! Aku kangen kamu my honey bunnykuuu” seruku (maap agak lebay)
“Waaaaa, aku juga kangan kamu my cutie butiekuu,” seru Alicha juga
Kami pun berpelukan, mom dan dadku serta appa dan amma Alicha pun saling bersalaman.

“Adeev, kamu nggak kangen sama onty? (Panggilanku pada tante Rayna, amma Alicha) Padahal, onty dah bawain chocolate buat kamu,” tanya Onty.
“Ya, kangen lah ty, tapi aku lebih kangen sama honey bunny ku,” jawab Adeev sambil memeluk ontynya
“Ihhhh, makin sayung sama cutie butie ku”
“Ah, ya sudah, ayo kita berangkat ke rumah nenek” potong ayah.
“Ya ayo, nanti dad sama uncle di depan, mom sama onty di tengah, aku sama honey bunnyku di belakang, oke kan Icha?” jelas Adeev.
“Ok dong, apa sih yang enggak buat cutie butieku”

Kami pun mulai berangkat, aku dan Alicha bersenda gurau di belakang, mom dan onty lagi rumpi, dad dan uncle bercerita tentang bisnisnya.
Perjalanan kami sekitar 15 jam, karena rumah kami di Jakarta sedangkan rumah nenek di Malang, aku dan Alicha pun tertidur.

“Adeev, Icha ayo bangun!” ajak momku
“Oh iya onty” jawab Alicha
“Iya mom, kita sudah sampai ya?” tanyaku
“Iya”

Kami pun turun dari mobil dan lari memeluk nenek.
“Ayo, yang sampai ke nenek duluan, nanti dapat chocolate” kata nenek kepada Adeev dan Alicha
Aku yang chocoholic sontak saja kaget mendengar itu dan langsung lari, “Neneeeek, aku duluaaaaan”
Yeay, dan yang sampai duluan itu aku!
“Yoyo, kalian istirahat dulu dan sorenya nanti kalian boleh jalan-jalan,” kata Uncle
Kami pun beristirahat.

Sorenya…
“Icha, ayo jalan-jalan yuk!”
“Ayo, aku sudah gak sabar”
Kami pun berjalan-jalan mengitari desa nenek, tapi di tengah perjalanan aku melihat batu besar berbentuk lolypop dan aku mengajak Alicha ke sana.
“Icha, ada batu unyu tu, ayo ke sana!”
“Ayo”
Kami pun ke sana, wah ternyata batu itu bisa ditekan dan membawaku ke lorong bawah tanah, dan diluar dugaanku, ternyata di sana banyak permen, aku dan Icha mengambil banyak permen dan pulang.

Setelah sampai, di rumah nenek…
“Lho, ada apa dengan kalian, kok bawa permen banyak sekali?” tanya onty
Aku dan Icha hanya saling pandang. Sambil tersenyum.

Cerpen Karangan: Rachmayf Ryfrf
Blog: rachmayfaz.blogspot.com
Namaku Rachma Yuda Fauzya. Aku masih duduk dikelas 7 SMP. Aku menulis cerpen soalnya aku tertarik pada cerita dan aku mengikuti ekstra WATER ESPERO di sekolahku.

Cerpen Dunia Permen merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Gara Gara Bersin

Oleh:
Namanya Agnesia Verlina Theodora. Atau disebut dengan nama Verli. Ia merupakan seorang anak tunggal. Hidupnya sangat berkecukupan. Hari ini, Verli ingin pergi ke taman. Sesampainya di taman, ia melihat

Hari Pertama di Melody School

Oleh:
Suster Billa menggandeng tanganku menuju sebuah ruangan, dia mengetuk sebuah pintu Berwarna cokelat tua yang sudah rapuh dimakan usia, tak lama pintu itu terbuka, aku dipersilahkan masuk, aku pun

Bye Teacher

Oleh:
Pagi ini cuaca sangat berkabut, pagi yang seharusnya cerah malah berubah menjadi suram. “Danea sayang ini sudah jam 7! lekas berangkat!” ujar bunda memarahiku, segera kubawa tas dan mengayuh

Petualangan Muty

Oleh:
Saat itu, liburan tiba… Muty, Ibu, Ayah dan Radyt adik nya ingin berlibur ke rumah nenek di desa. Ibu telah mempersiapkan perlengkapan nya, siang itu pun mereka berangkat ke

Keep Action Guys!

Oleh:
Rasanya merinding melihat raut muka Miss Fika dengan matanya yang melotot. Terlebih lagi ketika setumpuk soal Matematika berada di tangan beliau. Ini akan menjadi hal terburuk bagi kami, seperti

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

One response to “Dunia Permen”

  1. Aprillia Ayu Nanda says:

    ceritanya menarik. aku tunggu karya mu yang selanjutnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *