Dunia Tulis Menulis

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak
Lolos moderasi pada: 20 October 2016

Selly sedang di kamarnya sembari menulisi buku kesayangannya. Kalian ingin tahu kan, Selly sedang menulis apa? Yap, Selly sedang menulis sebuah Cerpen. Memang, sudah puluhan cerpen Selly membuatnya, ia memang sangat hobby menulis dan menekuni dunia tulis-menulis. Selain itu, Selly juga selalu mengirimkan karyanya ke sebuah situs di Internet, dan karyanya pun dipublikasikan. Bagi Selly, situs tersebut sangat berharga. Kalau sesudah belajar ia tidak ada pekerjaan, biasanya Selly membuat Cerpen, Cerbung, dan lain sebagainya. Sampai-sampai, Selly sudah membuat 3 buah Novel buatannya. Hebat ya? Kasih tepuk tangan, donk! 😀

Pagi hari, Selly berangkat sekolah bersama sahabatnya, Sevia. Sevia juga hobby menulis, loh! Sesampainya di sekolah, Selly dan Sevia bertemu Sarah. Sarah adalah anak terkaya sekelas, ia sangat sombong dan jahat. “Hallo, perempuan gila. Apa kabar kalian?” ucap Sarah angkuh kepada Selly dan Sevia. “Hallo juga, Sarah, kita baik kok. Tapi lain kali kalo mau tanya apa kabar, jangan ejek kita perempuan gila, ya?” jawab Selly mewakili Sevia. “Eh… Sellow, gak usah sok baik yah kamu, pake bahasa lembut segala. Gak gaul banget sih!” ledek Sarah. Aneh deh, dilembutin malah marah, nanti dikasarin, marahnya kayak banteng, gimana sih Sarah! “Sarah, gak usah ubah-ubah nama orang, deh” Sevia membalasnya dengan sedikit marah. Akhirnya mereka mengakhiri perdebatan tersebut, karena Miss Santi, walikelas mereka datang.

“Hallo, anak-anak. Minggu depan di Queen Hotel, akan ada lomba membuat Cerpen, di kelas kita akan ada 5 anak yang mewakili sekolah ini. Jadi saya mau tanya, siapa yang bersedia mewakili lomba ini?” tanya Miss Santi. “Saya, Miss. Saya akan mengikuti lomba itu, nanti saya usahakan sebaik mungkin” jelas Selly panjang lebar. “Okey, berarti kamu ikut ya, Selly. Yang lainnya?” ucapan Miss Santi membuat anak-anak terpacu untuk ikut. “Saya ikut, Miss” ucap Sevia. “Saya juga” ucap Devi. “Saya ikut deh, Miss” ucap Rena juga. “Baiklah, ditambah Sevia, Devi, dan Rena, berarti kurang 1. Kira-kira siapa yang mau?” tanya Miss Santi bingung. “Saya, Miss” ucap Sarah. Setelah semua didata, Miss Santi meminta Selly, Sevia, Devi, Rena, dan Sarah untuk latihan.

1 Minggu kemudian…
Lomba cerpen pun dimulai di Queen Hotel, bagi peserta lomba, mengerjakan cerpen di samping panggung, bagi penonton, melihat peserta dari depan panggung.

Akhirnya, waktu habis. Selly dan lainnya pun menunggu pengumuman. Sarah yang terlalu pede untuk menang, mengejek Selly. Akhirnya, pengumuman pun dimulai. Pengumuman dibacakan Pak Ahmad. Hasilnya, juara 3 anak dari sekolah lain, juara 2 Sevia, dan juara 1 Selly. Bu Santi pun senang. Sementara Sarah lari ke toilet, ia menangis sejadi-jadinya. Selly menyusul Sarah.

“Sarah, kamu pasti kecewa ya karena kamu gak menang?” tanya Selly. “Menurut kamu gimana? Kamu gak liat apa keadaan aku gimana?” tanya Sarah balik. “Ya udah deh, hadiah lomba cerpen ini tadi buat kamu aja” ucap Selly sambil menyerahkan hadiahnya. “Gak, aku gak pantes nerima hadiah itu. Pertama, cerpen aku itu gak sebagus cerpen kamu. Kedua, aku sering jahatin kamu. Jadi, buat apa kamu baik ke aku?” ucap Sarah rendah diri sambil menangis. “Kamu gak boleh ngomong gitu, Sarah. Kamu itu udah aku anggap sahabat. Jangan nangis, donk” kata Selly sambil memeluk Sarah. “Maafin, aku Selly” Sarah meminta maaf kepada Selly. Selly pun memaafkan Sarah. Tiba-tiba, Miss Santi, Sevia, Devi, dan Rena datang. “Kamu juga sahabat aku, Sarah” Sevia ikut memeluk Sarah. “Nah, kalo sahabat kayak gitu kan enak jadinya. Gimana kalo kalian semua saya traktir buat ke City Mall, disana kalian bisa sepuasnya main di TimeZona” tawar Miss Santi. “Setuju!” ucap Selly, Sevia, Sarah, Devi, dan Rena kompak.

TAMAT

Cerpen Karangan: Nisrina Kamiliya
Hai namaku Nisrina Kamiliya Riswanto
Aku anak ke-1 dari 3 bersaudara
Aku lahir pada tanggal 25 Juni 2005
Sekarang aku kelas 6 di SDN Manukan Kulon 3 Surabaya.

Cerpen Dunia Tulis Menulis merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Dunia Impian

Oleh:
Hai namaku yona jennyfa. Panggil saja aku yona. Impianku ingin menjadi putri kerajaan. “Aduh sakiiittt sekali” kataku meringis. Aku kaget karena di sekelilingku ada benda benda kerajaan. Kulihat tubuhku.

Akhirnya ibu Sadar

Oleh:
Kata orang, Ibu adalah malaikat dalam hidupnya. Tapi, aku tidak percaya. Karena, itu tidak terjadi denganku. “Zara!! Di mana kamu!? Dasar anak br*ngsek!!”, teriak Ibu. Aku hanya bisa terdiam

Membuat Kue

Oleh:
“Aduhh… Aku lapar,” kata Yanti sambil memegang perutnya. Rita pun bergegas menuju ke ruang makan. sampai di ruang makan, Rita melihat meja makan yang masih kosong.” Kok, meja makan

Dunia Buku

Oleh:
Airin memandang sekelilingnya dengan takjub. Buku, buku di mana-mana. Rumah, meja, kursi, bantal dan bahkan televisi pun terbuat dari buku. Penduduknya? Tetap manusia. Anehnya, meski disenggol atau kejatuhan barang,

Jangan Tiru Tiru

Oleh:
Rani Natasya adalah seorang model cilik terkenal. Ia adalah model cilik sebuah majalah terkenal. Rani terkenal ramah dan baik hati, tapi apabila marah. Wuiiih, gak kebayang. “Halo, Rani. Boleh

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *