Falitha dan Teman Baru

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak
Lolos moderasi pada: 27 August 2019

Falitha adalah seorang gadis manis berusia delapan tahun, dia dibesarkan oleh keluarga yang cukup berada. ibunya adalah seorang dokter bedah yang cukup terkenal, sedangkan ayahnya adalah pemilik sebuah pabrik besar.

Pada suatu siang yang terik di hari minggu ibu Falitha dipanggil karena ada masalah darurat di rumah sakit, sedangkan ayahnya sedang bertugas di luar kota dalam waktu 2 minggu, oleh sebab itu Falitha hanya tinggal sendirian di rumah bersama bibi Inem dan bibi Ashra asisten rumah tangga di rumahnya.

“bi Ashra ayo ajak Litha jalan-jalan, Litha bosen di rumah sendirian…” pinta Falitha merengek di depan bibi Ashra yang sedang menjemur pakaian, “maaf sayang.. pekerjaan bibi belum selesai” jawab bibi Ashra dengan lemah lembut, “huft..” Falitha mengeluh.

Tiba-tiba bibi Inem keluar sambil tergopoh-gopoh, “bi.. ada apa?” tanya Falitha, “bibi harus pulang secepatnya, kalau tidak nanti anak bibi pasti khawatir menunggu bibi..” jawab bibi Inem terburu-buru, “Falitha boleh ikut nggak?” tanya Falitha, “tentu saja non, kalau non mau ikut ayo, nanti main sama anak bibi!”.

Setelah bibi Inem dan Falitha sampai di rumah bibi Inem, terlihat seorang gadis kecil seusia Falitha sedang duduk termangu di teras rumah bibi Inem. “wah ibu sudah pulang?” seru anak tersebut seraya berlari memeluk bibi Inem,

“hai.. namaku Falitha!!” Falitha memperkenalkan diri, “hai Falitha.. aku Ayundha!” seru Ayundha, mereka saling berjabat tangan.
Sejak saat itu Falitha dan Ayundha berteman baik dan lama-lama menjadi sahabat karib yang amat akrab, setiap hari minggu Falitha pasti ikut dengan bibi Inem untuk bermain bersama Ayundha.

Cerpen Karangan: Baiq Dhia Fatin Adilah
Blog / Facebook: Baiq Dhia Fatin Adilah

Cerpen Falitha dan Teman Baru merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Monster Unyu

Oleh:
Saat itu di sebuah lorong gelap aku berjalan bersama Tessa, temanku. Aku tak tahu mengapa aku berjalan melewati lorong ini, aku lupa semua. “Kau tahu? Kau Pembunuh! Kau Pembunuh!

Nasihat Terakhir Ibu

Oleh:
Hai kenalin namaku adelia rahma nisa biasa dipangil adel, aku tergolong tidak mampu, tapi itu tak masalah bagiku yang penting hanyalah ibuku, yup aku sangat menyayangi ibuku, aku tidak

Ketulusan Seorang Anak

Oleh:
Di pagi yang cerah, terik matahari, kicauan burung dan pemandangan indah di sekitar menjadi pesona alam tersendiri yang sudah biasa terjadi. Salah satunya di Daerah Jakarta. Tidak heran bila

Kekuatan Do’a

Oleh:
Pada suatu hari calista pergi kerumah kakaknya yang tidak jauh dari kediamannya tinggal, ia bercerita kepada kakaknya tentang pelajaranya di sekolah, tidak terasa hari sudah pukul 09.00 wib, biasanya

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *