Gara Gara Handphone

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak
Lolos moderasi pada: 27 October 2018

Hadiah keberhasilanku mendapat rangking 1 kali ini adalah handphone. Sudah lama kutunggu tunggu, akhirnya mendapatkan hadiah sebuah handphone xiaomi berwarna silver.

Sejak mempunyai handphone itu, aku lupa waktu belajar dan lebih sering bermain handphone.

“Tiara, sejak kamu mempunyai handphone, kenapa nilai dan rankingmu jadi turun drastis?” tanya ibu sambil melihat lihat nilai raporku.
Aku hanya diam saja sambil menatap layar handphoneku.

Dulu, aku sering mendapat rangking 3 besar, nilaiku 8 dan 9 semua. Sekarang, aku mendapat rangking 15 kebawah. Nilaiku 5 dan 6.
Saat itu aku mulai sadar, gara gara handphone, nilaiku turun semua.

Bermain handphone boleh, tapi dibatasi waktu ya teman teman. Harus seimbang antara waktu belajar dan bermain.

Cerpen Karangan: Yacinta Artha Prasanti
Blog / Facebook: santi artha
Semoga cerpenku lulus

Cerpen Gara Gara Handphone merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


My Live

Oleh:
1st January 2014 (06.00 PM) Wow, aroma nasi goreng blueband (enggak tau juga sih?) tercium sampai kamar tidurku. Aku mendekati meja makan.. Yak, sepertinya 50 cm lagi aku akan

Sebuah Diary

Oleh:
Suara tangis sayup-sayup terdengar dari balik kamar. “Rini, ini ayah nak! Buka pintunya Rini” bujuk ayah Rini. Hening sebentar. Tampak Rini dengan mata sembab membuka pintu kamarnya. Lalu dia

Best Friends Forever

Oleh:
“Shizuku!” Teriak seorang gadis berkucir dua, dia adalah Adine, teman Shizuku. “Ada apa?” Tanya Shizuku. “Ada lomba mengarang Cerpen. Kamu ingin ikut enggak?” Tanya Adine. “Ayo! Kita daftar ke

Mukjizat Tuhan

Oleh:
Angel, itulah namaku. Kata papa aku anak istimewa, kata mama aku berbeda dengan yang lain. Tapi perbedaan itu yang selalu membuatku bertanya tanya, kenapa aku harus dilahirkan ke dunia

Semut yang Sombong

Oleh:
Di sebuah hutan tinggallah seekor semut. Semut itu dijuluki si Mungil karena ia berbeda dengan semut yang lainnya. Karena di usia remajanya ini semut itu belum mengalami perubahan tinggi

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *