Gara Gara Kotoran Kucing

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak, Cerpen Pengalaman Pribadi
Lolos moderasi pada: 13 October 2018

Hai! aku Rissa. aku akan menceritakan pengalaman terlucuku. Nah, waktu itu aku dan semua saudaraku menjenguk nenekku yang sedang sakit di rumah sakit tegalyoso. Nenekku opname di ruang cendana. Saat kami datang, kami salim dulu kepada nenek dan pakde Dwi (kalau gak salah). Lalu kami pun ngumpul di luar

Kami mengobrol di luar dengan seru.
“Eh, gimana kalau kita main lempar sandal yuk!” ajak salah satu kakak sepupuku yang bernama mas Agna.
“Yuk!” jawab kami semua kecuali mas Agna.

Kami pun main dengan ceria. Saat itu, sepupuku yang bernama Zaki sedang berjaga atau alias sedang jadi. salah satu sendal yang kami pakai kena tumpukan sandal lainnya. Lalu kami pun lari. Sedangkan Zaki mengejar salah satu dari kami agar bisa menggantikan posisinya. Kami pun capek bermain dengan posisi aku yang jadi. Kami pun istirahat dulu.

Setelah di rasa cukup, kami pun melanjutkan, saat berjalan mendekati Mas Faik, aku tidak tahu kalau di depanku ada kotoran kucing. Kakak sepupuku berteriak sudah mengingatkanku. Tetapi, aku tak mendengarnya.
Tiba tiba, “Plenyek!” aku menginjak kotoran kucing.
“aku ini menginjak apa ya?” tanyaku sambil menundukkan kepala.
“Aaaaaaa… kotoran kucing!” pekikku.
Aku pun jalan lompat lompat. Semua menertawakanku.

Aku segera ke kamar mandi dan mencuci kakiku. Tak lupa kugosokkan dengan sabun. Di dalam, semua menanyakan kakiku kenapa. aku pun menjawab,
“Gara gara kotoran kucing”
Semua juga tertawa. Aku pun segera keluar. Lalu ikut permainan lagi. Tetapi, aku juga masih ditertawakan. Uuh sebel banget.

Cerpen Karangan: Zahra Rizqy Charissa H

Cerpen Gara Gara Kotoran Kucing merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Kecoa

Oleh:
Malam itu rasanya badanku tertimpa batu seberat 100 ton! Pegal dan berat sekali. Ingin rasanya aku minta dipijitin Mamah, tapi kubatalkan niatku itu. Aku kasihan melihat Mamahku yang cantik

Ada Apa Dengan Mimpi Ku

Oleh:
Semalam aku terbangun dari tidur ku, hanya karena aku mimpi buruk, “ya allah, kenapa mimpiku malam ini sangat buruk” ujar ku. Aku terdiam sejenak dan mencoba kembali tidur. Mentari

Semua Karena Ucil

Oleh:
Hutan adalah tempatnya para fauna bertahan hidup. Salah satunya adalah kehidupan seekor landak jantan bernama Popo. Dia hidup sendiri di lubang tanah yang dia gali dengan moncongnya yang lonjong

Hidup Si Lumut

Oleh:
Di sebuah halaman belakang, di sekolah yang kecil, terdapat sepetak paving dengan lumut di atasnya. Setiap istirahat tiba, selalu ada dua anak yang mengamati lumut tersebut. Anak yang pertama

Kecerdikan Si Kucing

Oleh:
Pada suatu hari terlihatlah seekor kucing yang besar dan menakutkan. Fisik kucing yang begitu besar itu membuat hewan-hewan di sekitarnya menjadi takut. Bahkan karena takut dimangsa oleh sang kucing,

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *