Happy Ramadhan

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak, Cerpen Ramadhan
Lolos moderasi pada: 16 March 2018

Siang hari ini cuacanya sangat panas, Annisa yang sedag berpuasa pun jadi sangat haus, tapi ia berusaha untuk menahan hausnya.

“Siang ini panas banget ya kak” kata Aminah adik Annisa
“iya dek” kata Annisa.

Pada saat itu ummi datang. “eh lagi pada ngapain nih?” tanya Ummi.
“lemes mi.” kata Aminah.
“oh jadi pada lesu, gimana nanti kita buka bersama di taman, sama Abi.” kata ummi.
“yeey” ucap annisa dan aminah, mereka pun kini menjadi semangat.

Sorenya Abi sudah pulang dari kantor sambil membawa Es kelapa dan Macam macam Kue. setelah abi pulang mereka pun segera pergi ke taman untuk Buka bersama (bukber)

Sesampai di sana sudah ada banyak orang yang menunggu waktu berbuka. “Annisa, Aminah ayo bantu gelar tikarnya.” panggil Abi, mereka pun menggelar tikar dan menyusun makanan lalu segera duduk untuk menunggu waktu buka puasa.

“Allahu akbar Allahu Akbar” kumandang azan telah berbunyi.
“yey udah buka.” kata Aminah, setelah itu mereka pun segera baca do’a dan memakan kurma, setelah itu mereka pun segera makan bersama…

Cerpen Karangan: Darin Hilmi A
Hai kenalin namaku darin hilmi azzahra, semoga kalian suka dengan cerpenku ya…

Cerpen Happy Ramadhan merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Dua Sahabat (Part 1)

Oleh:
Di pagi ini, Nissa tampak bosan, karena tidak ada teman. Yap! Teman-temannya sibuk dengan kegiatan sendiri. Nissa hanya mencoret-coret kertas yang ada di depannya. Tiba-tiba.. Ting nong ting nong.

Markonah dan Uang Lima Ribuan

Oleh:
Markonah menemukan uang lima ribuan. Pas waktu itu di kantongnya hanya tinggal uang lima ribu. Jadi sekarang uang Markonah ada sepuluh ribu. Markonah bingung. Ini uang siapa? Haruskah aku

Ren’s

Oleh:
Seberkas sinar cahaya matahari masuk melalui sela-sela jendela kamar seorang gadis cantik bernama Ren. Hari ini adalah hari yang sangat tidak diinginkan oleh Ren, karena hari ini ia bersama

Gulali Chaca

Oleh:
“Eh… lihat!” terdengar di kanan telinga Chaca. “Apa…,” sahut Chaca menoleh yang di tunjuk Sinta. “Nyam… Gulali!” ucap Chaca dan Sinta serentak dan berlari ke arah yang ditunjuk Sinta.

Hidup Si Lumut

Oleh:
Di sebuah halaman belakang, di sekolah yang kecil, terdapat sepetak paving dengan lumut di atasnya. Setiap istirahat tiba, selalu ada dua anak yang mengamati lumut tersebut. Anak yang pertama

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *