Harimau Makan Durian

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak, Cerpen Dongeng (Cerita Rakyat), Cerpen Fabel (Hewan)
Lolos moderasi pada: 3 August 2014

Dahulu kala, di daerah jambi terdapat kerajaan kerajaan kecil. Mereka hidup damai berdampingan.

Suatu hari, seekor harimau kelaparan yang sangat buas, mengacau desa tersebut. Harimau memakan ternak dan menyerang warga desa. Puluhan warga mengalami luka luka serius. Situasi yang sangat darurat memaksa raja turun tangan. Raja memerintahkan seorang prajurit pilihan untuk mengatasi hal tersebut.
“Wahai prajuritku, kau kuberi mandat untuk menangani harimau yang mengganggu wargaku!” perintah raja kepada Roman, sang prajurit pilihan.

Di tengah hutan, Roman berkelahi dengan sang harimau. Roman terluka parah. Roman berlari dan terus berlari hingga sampai di desa kemingking yang terkenal karena duriannya. Roman memasuki desa kemingking dan harimau terus mengejarnya. Roman melawan harimau itu dengan sekuat tenaga. Melihat banyak durian yang jatuh, Roman pun menggunakan durian itu sebagai senjata. Ia melemparkan durian durian itu ke arah harimau.

“Ampuni aku wahai prajurit. Aku tidak lagi mengganggu warga. Tetapi, izinkan aku untuk bisa menikmati durian durian yang wangi dan manis ini pada setiap akhir musim!” seru harimau mengiba kepada Roman.
Roman pun mengangguk tanda setuju.

Roman lalu melaporkan hal kejadian itu kepada raja. Raja pun memerintahkan rakyatnya untuk menghormati dan mematuhi sumpah harimau tersebut. Sejak saat itu, harimau tak pernah mengganggu warga dan hanya keluar pada waktu musim durian. Kebiasaan tersebut hingga saat ini tetap dijalankan desa kemingking.

Cerpen Karangan: Wardah Nabila
halo teman-teman. Kenalkan namaku Wardah nabila. Panggil Nabila saja ya. Aku lahir tanggal 25 September 2004, Medan. Umurku 9 Tahun. Maaf ya kalau kependekkan. Selamat membaca! Happy Reading!

Cerpen Harimau Makan Durian merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Aku dan Saudara Kembarku

Oleh:
Hujan mengguyur kotaku dengan deras. Aku hanya bisa berdiam diri di rumah. Untuk mengisi kebosanan, aku bermain piano. Sejak kecil, aku tidak pernah melihat ibuku. Aku hanya tinggal berdua

Mencari Teman Lama

Oleh:
Pada sabtu sore, Wilda dan Dinda pergi ke Surabaya untuk mencari teman lama mereka yaitu Rinda. Mereka berangkat dari Semarang ke Surabaya. Mereka pun pergi dengan berbekal alamat yang

Tas Lara

Oleh:
Aku menatap Kak Kirana dengan tatapan iri, Kak Kirana baru saja pulang dari belanja dengan mama dan memamerkan tas barunya. Ih.. mama nggak adil kenapa hanya Kak Kirana yang

Dibalik Hilangnya Shina

Oleh:
Purnama kali ini berbeda dengan purnama biasanya. Karena purnama malam ini saudara-saudaraku berkumpul di rumahku. Mereka datang kesini karena kakakku, Kak Litta, besok malam akan mengadakan resepasi pernikahan. Malam

Kecebur Sumur

Oleh:
Pada suatu ada seorang anak dan ibunya yang bernama Ocid dia menyuruh ibunya untuk membeli sepatu baru. Tetapi ibunya belum mempunyai uang karena harga sepatu itu mahal sekali. “jangan

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

7 responses to “Harimau Makan Durian”

  1. Dirgha says:

    kak ini amanat nya apa ya

  2. lala says:

    kalo boleh tau ini amanatnya apa ya?

  3. jevandri says:

    LUCU DAN MENARIK

  4. vina karania budianto says:

    cerita nya bagus dan lucu lebih baik di kasi gambar agar lebih menarik OK

  5. Ita says:

    Kak strukturnya kok gak disebutkan?

  6. Annisa Ayu says:

    Ceritanya lucu, menarik dan perfect bgt deh. Teruslah berkarya!

  7. sagalay says:

    keren banget ceritanya saya sampai terbawa ceritanya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *