Harta Karun Itu Bukan Milikku Lagi

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak, Cerpen Penyesalan
Lolos moderasi pada: 19 August 2015

Suatu malam seorang nelayan dari sebuah desa kecil pergi melaut mencari ikan untuk mencukupi kebutuhannya sehari-hari, hari demi hari dilalui si nelayan tanpa mendapatkan ikan yang ia inginkan satu ekor pun, tetapi si nelayan tidak patah semangat begitu saja.

Sampai akhirnya pada suatu malam tanpa diduga si nelayan merasakan adanya sesuatu yang menyorot tepat ke matanya. Sesuatu yang bersinar dengan indahnya, sesuatu yang membuat si nelayan tidak bisa berkata apa-apa saking takjubnya. Tanpa diduga, itu adalah sebuah harta karun! Ya, harta karun yang terdapat emas, berlian dan mutiara di dalamnya. Sangat Indah! Ratusan ikan yang didapatnya hari itu tanpa pikir panjang langsung kembali dilepas ke lautan sana. Setelah cukup bersusah payah, akhirnya si nelayan berhasil mengangkat harta karun tersebut untuk dimasukan ke dalam perahu kemudian untuk dibawa pulang.

Sesampainya di rumah, ia kemudian meletakannya dengan sangat hati-hati. Ia jaga setiap saat, dan ia bersihkan pula setiap waktu. Nelayan tersebut sangat mencintai harta karunnya, sampai seketika datang seorang kaya raya ingin membeli harta karun tersebut, tetapi si nelayan dengan tegasnya menolak permintaan orang kaya raya tersebut. Ia tetap teguh pada pendiriannya akan menjaga harta karunnya sampai kapanpun.

Hari demi hari. Bulan demi bulan ia selalu berada di dekat harta karunnya tersebut, ia jaga harta karunnya dari incaran para penjahat yang ingin merampasnya. Sampai suatu hari hal yang tidak diinginkan menimpa si nelayan, ia dengan lalainya membiarkan harta karunnya tergeletak begitu saja. Tanpa diduga, sekelompok kawanan bajak laut berhasil merampas harta karunnya tersebut. Si nelayan hancur lebur seketika, ia menyesali kelalaiannya. Harta karun satu-satunya yang sangat ia sayangai kini telah hilang entah ke mana.

Demi menebus kelalaianya, si nelayan bertekad untuk menemukan kembali harta karunnya tersebut. Ia telah berjanji kepada dirinya sendiri apabila ia mendapatkan harta karunnya kembali, ia akan menjaganya sampai mati.

Cerpen Karangan: Firzarichsan
Blog: firzarichsan8.wordpress.com
twitter penulis: @Firzarichsan

Cerpen Harta Karun Itu Bukan Milikku Lagi merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Mukena Cantik Ala Tarisha

Oleh:
Pada bulan puasa yang mendekati hari raya idul fitri, semua umat islam membeli kue kering, dekorasi rumah agar menarik, dan lain hal sebagainya. Tak terkecuali keluarga Tarisha. Mereka akan

Berlian Dalam Gelap

Oleh:
Dalam kondisi setengah sadar mataku terperanjat, mengetahui seorang gadis mungil tengah mendampingiku di pembaringan. Raut wajahnya terlihat lelah dan kudapati wadah berisi air beserta handuk berada di sampingnya. Air

Sandiwara Oh Sandiwara

Oleh:
Semburan cahaya keemasan dari mentari yang disanjung-sanjung menusuk mata bulat kehijauan yang aku miliki, memperjelas tubuhku yang tinggi semampai, hidung mancung, yang berpadu manis dengan wajah bulat ovalku. Gorden

Nana Si Pedagang Beruntung

Oleh:
Zaman dahulu kala ada seorang Anak perempuan. anak itu bernama Nana. ia Suka berdagang kue kering di pasar, uang penghasilan dari berjualan ia belikan kebutuhan sehari-hari. Pada suatu Hari

Opis dan Si Perampok Makanan

Oleh:
Kehidupan di laut tidak kalah menariknya dengan kehidupan di daratan. Bahkan penghuni kawasan laut jauh lebih unik lagi dan lebih beragam. Ada juga yang aneh ataupun langka. Salah satu

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *