Ibu Ketinggalan Saat Mau Beli Ikan

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak, Cerpen Slice Of Life
Lolos moderasi pada: 13 November 2016

Sore itu aku dan keluargaku akan membeli ikan hias untuk di kolam dan aquarium milik keluargaku yang cukup besar menurutku. Aku membeli ikan di toko ikan langgananku. Disana ikannya bervariasi dan lucu-lucu.

Oh iya nama ku mira rafifa maharani. Cukup panggil aku mira. Aku tinggal di karawang, jawa barat. Aku mempunyai satu adik yang bernama aqeela keysha rhifani. Dia masih berumur 4 tahun. Sedangkan aku 10 tahun. Sangat beda jauh.

“Teh cepetan ganti bajunya!” kata ibu.
“Iya bu.” aku menjawabnya dengan enteng dan pergi ke kamarku yang berwarna biru muda.
Aku mengganti bajuku dengan baju lengan panjang dan celana jeans sebetis. Aku juga menguncir kuda rambutku yang panjang dengan karet warna putih susu bertotol-totol hitam. Setelah selesai aku ke luar dengan penampilan cantik dan anggun.

“Teh kunci pintunya ya.” kata ibu. Aku hanya mengangguk dan mengunci pintunya.

Ibu, ayah dan aqeela sudah menunggu di depan. Aqeela dan ayah sudah naik di motor. Aqeela kelihatan sedang duduk di jok depan sambil menunggu aku dan ibu. Aku naik di jok tengah di belakang ayah. Ibu mengunci pintu gerbang agar tidak ada yang masuk sembarangan. Ayah meng-gas motor dan motor melaju dengan kecepatan sedang. Lalu aqeela menangis tiba-tiba.
“Hiks ibu jangan ditinggal. Ayah ibu jangan ditinggal.” rengek aqeela.
“Lho kenapa?” ayah berhenti di pinggir jalan.
“Yah ibu kok ditinggal?” gilaran aku yang bingung. Saat aku, aqeela dan ayah menengok ke belakang ternyata ibu masih ada di depan gerbang. Hahahaha! Ibu ketinggalan ternyata. Pantesan aja aqeela merengek minta ibu. Ternyata ibu ketinggalan. Hahahaha. Untung belum terlalu jauh kalau sudah terlalu jauh ibu ketinggalan saat beli ikan dong. Hahaha.

Lalu ibu naik ke motor. Kami tertawa terbahak-terbahak. Lalu kami pun melamjutkan perjalan ke toko ikan.

Tamat

Cerpen Karangan: Amira. S. Firdaus

Cerpen Ibu Ketinggalan Saat Mau Beli Ikan merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Tinggal Kenangan

Oleh:
“Kring kring kring!” Jam dering sudah berbunyi. Saatnya aku mandi bersiap siap untuk Sekolah. Di ruang makan… “Zikha kamu jangan nakal ya sayang!” Nasehat Ibu “Baik bu,” jawab Zhika.

Ejekan Di Kelas

Oleh:
Pagi itu aku datang ke sekolah yang bernama SD Tunas Bangsa. Aku berjalan menuju kelas 5-E. Seperti biasa, teman temanku mengobrol dengan berisiknya. aku duduk di sebelah kursi Ismi

Cipus

Oleh:
Angin di jendela menerpaku, membuat tetesan air mataku terasa dingin. Aku mendekap erat guling di hadapanku. “Meong…” Rintihan khas cipus terdengar sayup di telingaku. “Cipus…” Panggilku dengan nada bergetar,

Terdampar

Oleh:
Kupandangi lautan di depanku. Berkilauan di bawah sinar rembulan. Mengingat kembali kenangan yang telah lama tertanam di otakku. Berharap bisa kulupakan. Beberapa tahun yang lalu… “Icha! Icha! Icha!” Panggil

Sahabatku dari Amerika

Oleh:
Namaku Pricilia Stevi. Biasanya di panggil Prici. Aku anak tunggal dari sebuah keluarga yang cukup bagus dan hebat. Hobyku membaca buku dan sesekali suka online. Dari siang hingga pukul

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *