Ikan Hias

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak
Lolos moderasi pada: 28 November 2017

“Anak-anak, tugas IPA kali ini adalah memelihara ikan, kalian harus merawatnya dan dibawa ke sekolah 2 minggu lagi, mengerti?”, kata Bu Ida.
“Paus boleh Bu?”, Farel mengangkat tangan.
Berhamburanlah tawa anak kelas 2A.
“Farel, memang muat paus di kelas ini?”, tanya Bu Ida gemas.
Farel hanya menyengir.

Arsel menggeliat di sofa ruang tamu.
Ayah terheran-heran, “Kenapa Sel?”.
“Tugas IPA memelihara ikan, Yah. Tapi Arsel enggak punya” jawabnya sambil mengotak-atik remote TV.
Ayah tiba-tiba mengambil kunci motor lalu mengendarai motornya entah ke mana.
Arsel hanya mengangkat bahu.

Tak lama Ayah kembali.
“Wah, Ayah! Ikan hias! Makasih!” pekik Arsel girang ketika Ayah membawa tiga ekor ikan hias mungil lengkap dengan akuariumnya.
Ayah mengangguk.
Arsel segera memberi makan ikannya dengan makanan yang diberikan Ayah.
Ia merawat ikannya dengan baik.

2 minggu kemudian, terdengar suara riuh rendah dari kelas 2A. “Lihat, nih. Ikan lagaku, bagus, kan?” pamer Farel.
“Mana Rel, katanya mau bawa paus” tawa Sela, Farel hanya mencibir.

Bu Ida datang, anak-anak seketika terdiam.
Bu Ida memeriksa semua ikan dengan cermat.
“Bagus, semua merawat ikan dengan baik, namun, ikan hias Arsel yang tampak diurus paling baik!” Pekikkan Bu Ida menggema di kelas 2A.
Anak-anak bertepuk tangan.
Arsel hanya bisa tersipu malu.

Cerpen Karangan: Naysha Alifa
Facebook: Naysha Putri Alifa

Cerpen Ikan Hias merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Idola Semalam

Oleh:
Cikidaw… cikidaw.. yee.. yee.. terdengar ponselku berbunyi, buru-buru aku mengambil ponselku dan segera mengangkatnya. “Selamat siang, bisakah saya bicara dengan Nola Dewanti?” ucap orang tersebut. “Ya.. selamat siang, dengan

Bye Teacher

Oleh:
Pagi ini cuaca sangat berkabut, pagi yang seharusnya cerah malah berubah menjadi suram. “Danea sayang ini sudah jam 7! lekas berangkat!” ujar bunda memarahiku, segera kubawa tas dan mengayuh

Penting Niatnya Sayang

Oleh:
Pagi itu, Arina diajak ayahnya jalan-jalan ke pasar. Arina yang belum pernah datang ke pasar tradisional, tak menyangka dengan keadaan yang ada. Benar-benar di luar dugaannya. Pasar itu sangat

Clara dan Kaniar (Part 1)

Oleh:
Hari ini seperti biasa. Siang yang panas ini Clara pergi ke rumah kak Feby, untuk kursus memasak. Clara sudah kursus memasak di sana sejak TK, sebenarnya mama dan papa

Pelajaran Mengarang

Oleh:
Pak Wanto memberi tugas kepada kami untuk mengarang dengan tema tamasya di Monas, Kebun binatang Raguna, Dufan, TMII, Lubang Buaya dan Sea World. Selama sepuluh menit aku tidak bisa

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *