Indonesiaku

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak
Lolos moderasi pada: 16 June 2017

Di bawah kibaran merah putih, kami berbakti.
Di bawag kibaran merah putih, kami mengabdi.
Di bawah kibaran merah putih, kami berjanji.
Merah putihku, jayalah bangsaku. Kami akan selalu mengabdi padamu dan negara. Ibu Fatmawati yang telah bersusah payah menjahit bendera merah putih.
Untukmu, Indonesiaku tercinta.

Semalam, aku menonton tv usai belajar. Aku mencet mencet tombol remote tv. Tak ada acara yang aku inginkan. Akhirnya kuputuskan untuk menonton Trans Tv. Ayahku tiba tiba datang. Langsung ikut menonton tv. Ambil remote tv dan ganti channel.

“Yah, kok diganti?” tanyaku lesu.
“Udah! Nonton bola aja, seru!” ayahku asyik menonton bola. Aku lupa kalau hari ini, acaranya AFF Suzuki alias bola. Indonesis vs Vietnam.
Aku seru seru nonton. Selang beberapa menit, ibu menyuruhku sholat isya. Aku pun sholat dahulu.

Setelah shalat, aku lanjut nonton bola.
“Berapa kosong yah?” tanyaku kepada ayah.
“Masih nol nol” kata ayah. Aku asyik nonton sampai istirahat alias break yang main bolanya.

Sambil menunggu aku ngobrol sama ayah. Eehh, udah mulai lagi babak ke dua sekarang. Entah menit keberapa, Indonesia mengubah skor menjadi 0-1 atas gol Lilipaly. Aku turut senang. Aku tak sampai selesai menonton karena mengantuk.

Paginya, aku tanya ke ayah berapa kosong, ayah malah jawab Indonesia mrnang. Yuhuuuuuu!!!

Cerpen Karangan: Fathiya Hasna Khairunisa

Cerpen Indonesiaku merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Friendship Day

Oleh:
“Alya! Lo ingat gak besok tanggal berapa?” Tanya Salma dengan senyum sumringahnya. “5 november.” Alya menjawab heran. “Iya… kamu benar. Tapi ada apa dengan hari itu. Coba deh, kamu

Lipstik Merah Mama

Oleh:
Perkenalkan namanya Lestari Novianka, dia dipanggil Novi, dia kelas 1 di SD MUTIARA 1. Suatu hari Novi melihat mamanya memakai lipstik warna merah, tapi sebenarnya Novi sudah sering melihat

Hujan

Oleh:
Namaku Arafah, aku memiliki sahabat yang bernama Zahra, aku sering bermain hujan bersama. Pada saat aku sedang menyapu kelas ada seorang pria yang menendang-nendang sapuku. Tiba-tiba sahabatku itu datang

Bermain Adalah Hobiku

Oleh:
Masa kecilku di sebuah kampung yang banyak pepohonan dan rumah, banyak anak-anak yang seusiaku yang bermain di lapangan dekat masjid. Biasanya anak-anak berkumpul dan bermain setelah solat ashar. Dan

Cita Citaku Yang Sebenarnya

Oleh:
“Kring… Kring..” bel pulang berbunyi dengan diiringi sorakan senang yang dikeluarkan mulut setiap murid. Tapi tidak dengan Fania, Ia nampak murung dengan mata yang melihat ke sepanjang jalan yang

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

2 responses to “Indonesiaku”

  1. Nada says:

    Aku selalu suka sama cerpen kakak, alurnya juga gak membinggungkan. Sukses terus ya kak

  2. Fathiya Hasna Khairunisa says:

    Duh makasih ya..jadi malu nih..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *