Ini Main Atau Belajar

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak
Lolos moderasi pada: 14 April 2016

Namaku Raisa syifa Rahmania. Aku mempunyai teman akrab bernama Hilda Azkia Ananda. Hilda itu selalu aku ajak bermain, kalau aku main tanpa Hilda rasanya tidak seru.

“Kring.” suara jam weker membangunkanku. Hari ini adalah ulangan tengah semester, berarti aku harus berangkat sekolah lebih awal. Aku segera mandi sesudah mandi aku salat subuh terlebih dahulu, agar ujian nanti terasa mudah. Selesai salat subuh, aku sarapan. Jam sudah menunjukkan pukul 06.15. “Assalamualaikum, Raisa?” Kata Nesya -temanku. “Waalaikumsalam.” Aku segera mengeluarkan sepedaku dan berangkat menuju sekolah.

Sesampainya di sekolah jam sudah menunjukkan pukul 06.20 karena hari ini ujian aku akan membaca buku terlebih dahulu sebelum bel berbunyi. Setelah bel berbunyi semua murid ke luar dari kelas masing-masing untuk baris di lapangan. Setelah berbaris ujian pun dimulai. Aku duduk bareng dengan Hilda. Hari ini bukan hanya ujian saja tetapi juga Tray Out dan pulangnya Pedalaman Materi (PM). Murid di kelasku Ada 26 murid.

“Raisa, nanti main yuk ke rumah Zahwa.” Kata Hilda.
“Ayo… jam berapa?” jawabku.
“Nanti saja kita tanya ke Zahwa,” kata Hilda.
“Oke.” ujarku.

Kring… kring… kring. Bel pulang sekolah telah berbunyi kami semua segera pulang terkecuali aku, Zahwa, Nesya, Syahara, Hilda, Sinta, Cika.
“Zahwa, nanti belajar bareng yuk.” ucapku.
“Ayo,” kata Zahwa.
“Aku ajak Hilda dan Syahara ya,” ucapku.
“Terserah kamu aja.”
“Jam berapa Wa?”
“Jam 15.00,”
“Oke.”

“Syahara… Hilda Sini deh!”
“Ada apa?” Jawab mereka berdua kompak.
“Nanti mau ikut gak belajar bareng sama aku dan Zahwa?”
“Di mana?” Tanya mereka berdua.
“Di rumah Zahwa,”
“Jam berapa?” Tanya Hilda.
“Jam 15.00,”
“Oke.” Jawab mereka berdua kompak.

Pukul 15.00, di rumah Zahwa.
“Zahwa udahan yuk belajarnya cape nih.” ucapku.
“Ayo, aku juga cape. Bagaimana kalah kita main karet. Ke Taman Belakang rumah aku?” Ucap Zahwa.
“Ayo!” jawab kami bertiga kompak.
Setelah kita main karet, kita pulang karena sudah ingin menjelang adzan maghrib. Kami pun pulang ke rumah masing-masing.

Cerpen Karangan: Syifa Fauziah
Facebook: Syifa Fauziah
Sekolah Mi al-falah ujung menteng.

Cerpen Ini Main Atau Belajar merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Guru

Oleh:
Hari ini aku kembali mengingatnya.. sesosok pahlawan tanpa tanda jasa yang telah tiada, ibu ke dua bagiku, guru ku yang tercinta, yang bernama Ibu Teti Khodijah. Beliau adalah sosok

Aku Hebat

Oleh:
“Aku hebat,” kata ayah. Saat mengagumi fotoku yang terpampang di FB ku, terdapat foto keluarga serta anak asuh ayah. Semua kegiatan ayah, sengaja kusimpan di FB ku, agar aku

Aku Memilih Allah

Oleh:
Aku Sandra Allyson. Hidupku memang berkecukupan. Aku terlahir sebagai anak pengusaha dan penjual online yang sukses. Rumahku berwarna biru dua lantai, warna kesukaanku. Kata papah, karena aku anak tunggal.

Dongeng Gadis Pemimpi

Oleh:
Namanya Leyra Amartha. Nama indah pemberian ayah dan ibunya. Tahun ini Leyra genap berusia 16 tahun. Kata orang-orang, ia memiliki wajah bulat yang manis, dengan bola mata coklat, dan

Berlibur Ke Candi Borobudur

Oleh:
Tilililit… Tilililit… Tilililit… Bunyi alarm di kamarku. Aku tetap di dunia mimpi yang indah ini. Aku sama sekali tidak menggubrisnya. “Fisa!! ayo bangun.. Salat Subuh dulu!!!” teriak kakakku Mas

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *