Jangan Remehin Anak Berkacamata

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak
Lolos moderasi pada: 29 November 2018

Di sekolahku, ada seorang anak yang bernama Nina. Nina itu berkacamata, kutu buku, tapi pintar dalam pelajaran. Terutama bidang MTK. Teman teman selalu mengejek penampilan Nina yang culun.

Suatu hari, Miss Medya memberi pengumuman, bahwa lusa nanti sekolah akan mengadakan pesta, karena sekolahku berulang tahun yang ke 63. Wow, udah tua banget ya!

“Pasti besok di pesta Nina culun sendiri” kata Messi, sahabatku. “Iya sih.. tapi siapa tahu dia tampil cantik” jawabku. “Ummm, culun tetap culun. Ya udah lanjut makan!” karena saat itu kita sedang di kantin.

“Aku harus tampil cantik, aku dah gak mau diejek ejek temen temen lagi kalau aku anak culun” kata Nina pelan, setelah diejek oleh teman temannya.

Malam sebelum acara pesta, Nina menyiapkan gaunnya yang indah. Gaun itu berwarna putih, bersih dan lembut. Panjangnya selutut, dan ada pitanya. Pokoknya bagus dehhhh

Yupz! Hari ini adalah hari ulang tahun sekolah.
Pagi pagi jam setengah 5, Nina berdandan. Rambut panjangnya yang selalu ia kepang, sekarang disisir sampai halus dan diurai. Lalu, ia mengenakan pita berwarna putih di rambutnya. Kacamatanya ia lepas. Matanya yang besar dan indah kelihatan. Pokoknya hari itu, Nina cantik banget.

“Eh itu bener Nina kan?” “Iya kok cantik?” “Mungkin kembarannya!” “Pake apa dia kok cantik?!” Teman teman Nina pada berbisik bisik.

Saat pesta dimulai, aku dan Messi berjalan menuju Nina. “Nina, maaf ya aku diam diam selalu bilang kamu culun!” kata Messi. “Gak papa kok!” teman teman yang pernah dan selalu mengejek Nina pun meminta maaf pada Nina. Dan, mereka sudah sadar akan kesalahan mereka.

Makannya jangan remehin anak berkacamata!!!

Cerpen Karangan: Yacinta Artha Prasanti
Blog / Facebook: santi artha
Maaf kalau gaje.. hehe semoga lulus

Cerpen Jangan Remehin Anak Berkacamata merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


My Love Dofi

Oleh:
Pernah terbayang olehku, aku akan berakhir di penggorengan dan disantap manusia manusia yang merasa lapar. Aku tak pernah membayangkan akan berakhir di akuarium, disayang, dimanja, diberi makanan. Firli. Anak

Hadiah Terindah dari Sahabat

Oleh:
Dua gadis cilik sedang asyik bercengkerama di atas rumah pohon milik Almarhum Kakek salah satu gadis. Mereka bernama Aura dan Naura. Mereka adalah sahabat yang akrab dan kompak satu

Tinggal Kenangan

Oleh:
Rintik hujan membasahi bumi begitu juga dengan sasa yang menitikan air matanya dan membasahi pipinya, sasa menangis dikarenakan ibu kandungnya yang tak pernah menganggapnya anak, hal itu yang membuat

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *