Jatuh Dari Rakit

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak, Cerpen Liburan
Lolos moderasi pada: 6 March 2019

Halo namaku Nemilia Wahyuna, panggil aku Mili ya. Aku punya adik bernama Michella Wahyuna, panggil dia Michell ya. Karena sebentar lagi sekolahku libur selama dua minggu, maka Ayahku mengajak kami menginap di desa. Sungguh menyenangkan bukan??!!

Sesampainya di desa, hawa sejuk telah menjemputku. Udaranya sejuk, bersih dan banyak pepohonan. Aku sangat suka dengan alam. Lalu, kami memasuki rumah Kakek dan Nenek. Kakek dan Nenek menyambut kita dengan ramah.

Esoknya, saudaraku yang bernama Mala mengajakku menaiki rakit. Perahu yang terbuat dari bambu.
“Aku takut jatuh” kataku.
“Gak papa, jatuh juga ke air. Seru kok!” Mala pun menggeret tanganku dan juga tangan Michell.

Kami menaiki rakit dengan hati hati. Mala mendayung rakit sampai tengah sungai. “Hiii seruuu!!!” Teriak Michell sambil berdiri. Rakit kami jadi bergoyang goyang. “Eh hati hati nanti jatuh” kata Mala. “Ihh aku takut ada buayanya!” teriakku pada Michell.

BYURRR!!! Tuh kan benar, kami pun terjatuh. Sungainya sedada kami. Lumayan dalam. Bagi Michell, sungai itu dalam. Tapi untung Michell bisa berenang.

Waduh, itu adalah pengalaman seru bagiku.

Cerpen Karangan: Yacinta Artha Prasanti
Blog / Facebook: santi artha
Hehe maaf kalau jelek

Cerpen Jatuh Dari Rakit merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Mengaji

Oleh:
“Pokoknya gak mau!” bentak Zinta pada Mamanya. Zinta sedang kesal pada Mamanya. Karena Mamanya memaksanya mengaji di Masjid. Maklum, Zinta pindahan dari Jakarta ke Surabaya. “Eh! kok gitu, sih

Sosok Di Waktu Senja

Oleh:
“Gaitsha! Ayo nak, kita akan terlambat.” Ujar ibu. “Pokoknya Gaitsha gak mau pindah ke desa Bu!” Ucapku seraya menahan air mata. “Gaitsha gak mau berpisah sama sahabat-sahabat Gaitsha Bu,

Monster Unyu

Oleh:
Saat itu di sebuah lorong gelap aku berjalan bersama Tessa, temanku. Aku tak tahu mengapa aku berjalan melewati lorong ini, aku lupa semua. “Kau tahu? Kau Pembunuh! Kau Pembunuh!

Gagak Belajar Bersyukur

Oleh:
Pada suatu hari tinggal seekor burung gagak hitam yang sedang terbang untuk mencari makan di hutan. Pada pagi itu cuaca sangat sejuk sehingga gagak sangat ceria, “Alhamdulillah, pagi ini

Lomba Yang Didambakan Hatiku

Oleh:
Namaku Novita Sari Sandrina. Biasa dipanggil Novi atau Vita. Aku baru saja menerima rapor kenaikan kelas 5 di SD Pramitra Indrayani. Alhamdulillah Aku diberi kesempatan untuk mendapatkan Juara 1

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *