Jebakan Batman

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak
Lolos moderasi pada: 29 January 2014

“Jam berapa?” Tanyaku pada diri sendiri. Aku benar benar tidak sabar menantikan detik detik ulang tahunku.
“Yes 1 menit lagi, mending aku hitung dalam hati aja deh… 1, 2, 3”.
Tiba-tiba “click” {suara lampu kamar ku seperti ada yang mematikan}. Dengan sendirinya gorden di jendelaku bergerak, dan kakiku seperti tidak dapat bergerak.
“Waaa…” Teriakku sambil berlari ke luar kamar.

Keesokan harinya…
Ku buka mata, tiba tiba aku sudah berada di sofa ruang keluarga. Dalam hati aku masih bingung kejadian tadi malam itu mimpi atau kejadian nyata.
“Ah… biarin aja, mimpi kali” Ucapku.
“Mending sekarang aku mandi dan sekolah”

Di sekolah…
Saat pelajaran matematika dimulai, aku tidak dapat berkonsentrasi karena masih terbayang kejadian tadi malam.
“Vera… vera… vera, bruk” Sentak bu Tika sambil memukul mejaku dengan keras, sontak aku langsung terkejut.
“I.. iya bu maaf” Kataku dengan takut.
“Bersihkan kamar mandi sekarang juga!” Perintah bu Tika.
“Oh My God”.

Beberapa jam kemudian…
Seat selesai membersihkan kamar mandi dan ingin membuka pintu, tiba-tiba pintu Kamar mandi terkunci.
“Perasaan ini kan hari ulang tahunku tapi kenapa hari ini apes banget yah!” Keluhku, tanpa sadar aku tertidur. Saat terbangun ternyata sudah jam pulang sekolah, anehnya pintu kamar mandi sudah tidak terkunci lagi. Segera aku mengambil tas dan membuka gerbang sekolah.
Tiba-tiba “KEJUTAN…”

Cerpen Karangan: Sierra Aulia Shabihah
Facebook: Sierra Agustian

Cerpen Jebakan Batman merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

WhatsApp


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Kenangan Sahabat

Oleh:
Aku menangis saat membaca suratnya. Dia baik sekali. Tak pandang bulu. Kenapa harus begini!? Aku sayang dia. Aku sadar, sahabatku yang terbaik. Ya, Myra sahabatku. Dia memberiku kalung perak

Maru Si Pelit

Oleh:
Di tengah sibuknya hiruk pikuk keadaan kota yang dipenuhi oleh mobil dan motor yang berlalu lalang, hiduplah seorang anak laki-laki yang berasal dari keluarga kaya bernama Maru. Maru adalah

Sahabat Selamanya

Oleh:
Ada 5 orang anak yang bersekolah di SD sukarasih, mereka dari TK sudah bersahabat looohhh… nama mereka.. rere, rani, raisya, rena, riska 🙂 hebatkan mereka nama depannya R semuaaa

Ratna Sahabat Rena

Oleh:
Rena ingin sekali bersahabat dengan Ratna, teman sekelasnya. Ia sebangku dengan Ratna. Namun ketika ia ingin mengatakaanya ia merasa kehabisan keberaniannya. Semburat merah muncul ketika ia mengatakan, “Ra.. Ratna,

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *