Karena Bahasa Jepang

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak, Cerpen Jepang
Lolos moderasi pada: 22 February 2016

Namaku Stefanie Amanda Azzahra yang sering dipanggil Stefi. Aku sangat menyukai anime, manga, dan sejenisnya. Inilah ceritaku saat suatu pagi hari di sekolah.
“Hai, Stef!” sapa Karen pagi itu.
“Ohayou, ogenkidesuka?” balasku.
“Kamu bilangin apa sih, Stef?! Ohay.. Kiren.. Apaan tuh!!” seru Karen kesal.
“Watashi ni okottemasu ka?” balasku.
“Apaan sih lo, Stef?! Lo jadi gila ya, semenjak lo kenal ani-animean itu!! Lo terlalu fanatik!! Gue mending pergi aja!” teriak Karen.

“Chottomatte!!.. Gomen’nasai ikimasen!” balasku sambil menahan tangan Karen.
“Lepasin gue, Stef!! Cepat! Lo ngerti nggak, sih?!” Karen memanas.
“Ma.. Maaf Karen! Kenapa kamu marah? Tadi, waktu aku bilang ‘Ohayou, ogenkidesuka’ artinya ‘selamat pagi, apa kabar?’ kok kamu langsung kesal? Terus ‘watashi ni okottemasuka?’ artinya ‘kamu marah kepadaku?’ Dan yang terakhir artinya ‘tunggu dulu! Jangan pergi.. Aku minta maaf!’ Gitu loh!” jelasku panjang lebar.

“Oh, gitu ya? Maaf deh kalau aku marah-marah gak jelas sama kamu! Padahal akunya yang gak ngerti. Sekali lagi maaf ya, Stef!” balas Karen.
“Yosh artinya baiklah! Maaf juga kalau aku terlalu memikirkan diri sendiri yang sok-sok sampai sahabatku marah padaku,” jawabku. Karen mengangguk. Kami pun kembali berteman.
Sejak saat itu, Karen pun mulai mempelajari bahasa Jepang agar tidak salah lagi dalam mengartikan kata-kataku. Aku juga tak lagi mau berbahasa Jepang kepada temanku yang belum mengerti.

Cerpen Karangan: Nadya E. Panjaitan
Facebook: Nadya O Nadya Elisabeth
Hai!! Namaku Nadya!! (watashino namaheda nadia desu). Hehehe.. Aku memang pecinta Jepang. Jadi jangan heran yaa. Kritik maupun saran kirim ke facebookku: Nadya O Nadya Elisabeth. Sekian.

Cerpen Karena Bahasa Jepang merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Pahlawan Kampung

Oleh:
“Mengapa tidak belajar?” Tanya Ibu kepada Rofa. “Bentar, lagi asyik nonton nih” jawab Rofa sambil asyik melihat televisi. Ya Rofa adalah anak yang cukup pemalas, hari harinya hanya bermain

Berteman, Lebih Menyenangkan Bukan?

Oleh:
Kriing.. Kriing.. Kriing, jam istirahat berbunyi, semua anak berhamburan keluar kelas. Sebagian menuju kantin, sebagian lagi bermain. Anita, Amira, dan Rara pergi menuju kantin yang berbeda. Setelah membeli jajan,

Bertapa Di Gunung Gobi

Oleh:
Ada seorang yang miskin, once namanya. Once memiliki 2 orang istri. Istri pertamanya memiliki 2 orang anak dan istri ke dua once memiliki 1 orang anak. Suatu hari istri

4 Sahabat Takkan Pernah Berpisah

Oleh:
Pada hari sabtu, Layla, Syahara, Zhakira dan Zaynab berkumpul di rumah Syahara “teman-teman, kita kan sudah lama bersahabat, aku ingin membuatkan group untuk kita bersama. Nama groupnya adalah si

Perang Bedak

Oleh:
Hari itu, hari Jumat, tanggal 14-06-2013. Setelah UKK, aku berangkat seperti biasa, sampai sana sudah ada Alma. Ketika itu, Alma membawa permainan, 10 menit kemudian, Fira datang lalu aku,

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *