Ke Danau Singkarak

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak
Lolos moderasi pada: 30 June 2016

Namaku Hyancinta. Aku kelas 5 di Sd Anak Bangsa. Aku mempunyai kakak laki-laki bernama Paulus yang kelas 6 Sd di sekolah yang sama denganku

Suatu hari kami diajak pergi ke kampung halaman kami di Sumatera Barat oleh papa dan mama.
“Sinta, Paulus sekarangkan udah libur kenaikan kelas…” ujar papa
“siapa yang mau ikut ke kampung?” dilanjutkan mama.
“ikut dong mama!” pinta Sinta dan Paulus serentak.
“oke. Kalau mau ikut kemasi barang-barang kalian sendiri” perintah papa.
“kalau makanan?” tanya Sinta
“kalau makanan sih nanti dibeli. Anak mama yang ini nih inget aja” gurau mama.

Esok hari, kami kemas-kemas koper dan barang-barang kami yang lain ke bagasi mobil. “udah lengkapkan. Ayo kita berangkat!” seru papa saat menutup bagasi mobil.

Kampungku memang tidak jauh-jauh amat. Tempat tinggalku di Jakarta dan kampung papaku di Sumatera Barat.

Saat sampai di kampung sudah sore hari. Nenek dan kakek menyambut kami dan mengajak kami berempat mandi di sungai.

Esok pagi, kami berempat mandi di sungai, ganti baju, dan makan bersama-sama. Saat selesai makan kakek mengajak aku, abang dan papa ke danau Singkarak sekalian jalan-jalan. Sedangkan nenek dan Mama mengurus pekerjaan rumah. Saat berjalan menuju Danau Singkarak aku menikmati udara sejuk dan abang ngobrol dengan kakek.

Sesampai di danau Singkarak kami naik perahu dan menangkap ikan Bilih (Mytacoleucus padangensis) yang hanya bisa hidup (endemik) di danau singkarak.
“kek, ini ikan apa?” tanya abang kepada kakek
“ini ikan bilih yang hanya bisa hidup di danau Singkarak” jelas kakek.
“ohhh…. Gitu” gumam abang.
“mungil-mungil. Lucccuuu…” geramku
“Iya dong ukurannya saja 5 cm” jelas ayah.
“ya udah nangkap udah nanti kalau kebanyakan siapa yang makan?”.
Kami lalu pulang dan makan siang dengan Ikan bilih. Enak…

Selesai

Cerpen Karangan: Blandina Putri Wijaya

Cerpen Ke Danau Singkarak merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Buku Diary Permohonan

Oleh:
Di hari yang cerah itu, ada seorang anak duduk di dekat sebuah pohon ek tua, dia sedang menangis karena kemiskinan yang mendera keluarganya, mendapat sebuah baju saja dia tak

Surat Yang Tak Tersampaikan

Oleh:
Matahari telah tenggelam. Kini, bulan bersinar terang benderang. Bintang-bintang juga bertaburan diatas langit. Cahaya gemarlap-gemerlip seperti hiasan yang indah nan cantik. Kicauan burung hantu mengalun dengan sendu. Gesekkan daun

Tetap semangat menjalani Hidup

Oleh:
“pada hari ini… Kulantunkan puisi ini untuk seorang ibu… Doa yang selalu kulantunkan saat sholat… Ibu yang membesarkan ku… Yang membelaiku dengan kasih sayang sepenuhnya… Yang mengandungku selama 9

Kaset Penyemangat

Oleh:
Senin yang melelahkan, malas sekali rasanya beranjak dari kasur kesayanganku, tapi tentu itu ga akan mungkin! Hari Senin kan upacara, mana bisa aku lelet, bisa bisa aku kena marah

Miss Binder

Oleh:
Oh ya, di antara kalian ada yang kenal dengan binder nggak? Wah, masa nggak tahu? Yang ku tahu, binder itu kertas-kertas berwarna dan bercorak yang tepiannya berlubang untuk dimasukkan

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *