Ke Vatikan

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak, Cerpen Liburan
Lolos moderasi pada: 3 December 2016

Hari yang menggembirakan bagi caca adalah saat mereka sekeluarga pergi ke vatikan.

Pada hari pertama mereka pergi mencari hotel. Mereka mendapati hotel di dekat restoran pompi.

“ma aku lihat di maps ada hotel namanya infinity hotel st. Petrus di dekat restoran pompi” kata kakak caca, nina.

Lambat tapi pasti mobil yang mengantarkan keluarga caca akhirnya sampai di hotel tujuan.

Hari kedua keluarga caca pergi ke museum vaticani. Pukul 15.00 mereka melihat isi-isi museum hingga 1 jam karena jam 16.00 museum tutup.

Hari ketiga keluarga caca pergi ke cafe vaticano. Pukul 17.30 mereka menikmati makanan dan minuman di cafe.

Hari keempat keluarga caca pergi ke castel sant angelo. Pukul 16.30 mereka berfoto ria di kastil itu.

Dan hari kelima pada hari minggu, hari yang dinantikan keluarga caca adalah pergi ke gereja basilika st. Petrus.
Mereka sembahyang di sana

Pengalaman seru keluarga caca diabadikan melalui foto dan video.

Cerpen Karangan: Blandina Putri Wijaya

Cerpen Ke Vatikan merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Berkat 500 Rupiah

Oleh:
“Huh! Matematika selalu aja ya pe-er nya susah-susah! ini lagi sudut, bikin gue tambah bete! Mana gue gak punya pulsa lagi buat nanya gimana cara ngerjain nih pe-er..” kesalku

Cindera Mata Dari Vania

Oleh:
Malam itu Isha sedang melamun karena dia bersedih tentang penyakit kankernya yang semakin menyebar ke seluruh tubuhnya. “Sha… kenapa kamu melamun nak” tanya Mama. “Gak papa kok ma, oh

Trio Sableng

Oleh:
Sore itu sudah menjadi jadwal rutin Rouf untuk pergi mengaji. Sebagai anak remaja yang baik, pandai, rajin, suka menabung dan yang pasti tidak sombong (hehe) wajib baginya untuk belajar

Akibat Jajan Sembarangan

Oleh:
Sudah dua hari ini Imah tidak berangkat ke sekolah, padahal dia itu anak yang rajin dan sebelumnya tak pernah begini sehingga aku beserta Ana dan Afga berencana mengunjunginya usai

Allah Itu Adil

Oleh:
Terdengar suara riuh rendah di lokal Aqira, yaitu IV-D. Pak guru sedang membagikan hasil ulangan Matematika. Semuanya takut dan agak deg-degan sambil menelan ludah. Menurut mereka, matematika adalah mata

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *