Kecelakaan Kecil Membawa Keuntungan

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak, Cerpen Pengalaman Pribadi
Lolos moderasi pada: 20 June 2017

Halo semua!, Perkenalkan, namaku Alyaniza N.A (Alya). Seperti judulnya, aku akan mennceritakan pengamalanku. Ups ralat! maksudnya pengalamanku hehehe…

Waktu Istirahat Di Madrasah…
Aku segera menuju warung depan madrasah. Usai membeli jajan, aku segera menuju kelas. Zherly, Dinda, dan Bunga meminta Iis membeli makanan di warung. Aku ingin membantu Iis.
“Nih kamu bawa esnya Zherly aja” perintah Iis seraya menyodorkan minuman es Zherly kepada aku.

Kami berjalan menuju kelas. Iis berlari menuju kelas. Aku hanya jalan. Saat di koridor, ada anak kelas 1 kejar-kejaran. Aku spontan mepet ke dinding agar es Zherly tidak bocor. Jalannya masih lebar, tapi anak itu malah menabrak esnya Zherly. Otomatis kantung esnya pecah. Aku segera menuju ke tong sampah di dekat kelas. Dinda dan Bunga membantuku menampung es dengan tangan.
Guruku yang melihat kejadian tadi memberiku gelas kantor. Ya kutuang deh, esnya ke gelas bersama sedotannya. Lalu kuberi segelas es tadi pada Zherly.

Kecelakaan yang membawa keuntungan, ya… Zherly bisa minum es tanpa memegangi. Aku tidak kesal pada anak yang menabrak, ya walaupun masih agak kesal…

Cerpen Karangan: Alyaniza Nur Adelawina
Facebook: Alya Aniza
kisah nyataku. Walaupun ada sedikit perubahan

Cerpen Kecelakaan Kecil Membawa Keuntungan merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


I am The Third Winner

Oleh:
Namaku Salwa Al-huwayna. Singkatnya kalian bisa memanggilku Salwa. Aku bersekolah di SD An-nur bandar jaya, kelas VI SD. Di kelas aku termasuk jajaran tiga besar. Kemarin Bu Vani, memintaku

Pelangi

Oleh:
Hari ini, hujan sangat deras. Aku menunggu bus untuk pulang. Dengan temanku, Florence. Kami berdua menunggu bus dengan kedinginan. Florence, memecah keheningan di antara kami berdua. “Mossie, kamu tau

Hari Bahagia Ku

Oleh:
Mentari pagi menyapa hangat melalui jendela kamarku. Namaku Lani. Aku dilahirkan di keluarga yang cukup. Sudah 9 tahun aku ditinggal ayah dan mamaku ke luar negeri. Aku hanya tinggal

Dari Musuh Jadi Sahabat

Oleh:
Chesya, itulah nama gadis ini. Dia itu gadis yang sangat cerdas berprestasi baik, lemah lembut, sopan santun, rajin, ramah, dan jujur. Dia anak orang kaya raya yang rendah hati

Sahabatku Dari Jepang

Oleh:
Aku sedang bersantai sembari mendengar lagu dari ipodku, dengan media headsetku. Kududuk di bawah pohon trembesi taman komplek. Kulihat seorang gadis jepang, duduk di bangku taman yang tak jauh

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *