Kedai Pertama

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak
Lolos moderasi pada: 25 July 2016

Mila, panggilan itu tak asing lagi di telingaku. Oh ya, namaku Azkia panggil saja aku Kiya.

Hari itu sungguh panas, apalagi kami sedang berpuasa. “Ah, matilah aku!” pikirku.
“Kiya, kamu haus gak?” tanya Mila, sahabatku.
“BUANGET!!!” jawabku. “Bosen juga…” tambahku.

Sayup-sayup menjelang sore sudah terlihat, untunglah terik matahari tak menyiksa seperti tadi. Tak ada kegiatan lain yang aku dan mila lakukan selain duduk terdiam.
“Cari rejeki sendiri yuk!” usul Mila mengagetkanku.
“Apa? Kita mau cari lowongan kerja, mil? Kita masih kelas 4 sd!” tolakku.
“Bukan gitu, Kiya. Tetanggaku meninggalkan kedai bekasnya padahal masih bagus. Rencanaku, kita jual beberapa takjil yang sudah dibuat ibu kita. Lumayan, penghasilannya dibagi dua, kan?” kata Mila semangat.
“Bener juga. Ayo, beresin kedai!”

Aku dan mila membersihkan kedai itu. Beberapa takjil kami jual. Mulai hari itu, aku dan mila mengisi kebosanan dengan berdagang!

TAMAT

Cerpen Karangan: Resty Nur Wahyuni
Facebook: Rezty Nur Azkia

Nama: Resty Nur Wahyuni
Umur: 10 tahun
Alamat: Pameungpeuk, Bandung Selatan, Jawa barat
Ayah: Dudi Hendra
Ibu: Yuliani
Adik: Aqira Putri Nurhendrawan
SALAM KENAL!

Cerpen Kedai Pertama merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Jam Pemutar Waktu

Oleh:
Halo, selamat pagi! Dhanis, Nisa dan Elya ada petualangan yang seru nih. Yuk ikutan ngerasain petualangan Dhanis, Nisa dan Elya ya! Gimana ya, petualangan yang membuat ketiga anak itu

Teman Teman Karla

Oleh:
Karla tidak punya teman. Itulah yang selalu Karla khawatirkan. Sebenarnya, Karla punya banyak sekali teman. Sayangnya, ia tidak menyadarinya. “Karla, ayo kita bermain,” ajak Maggie pada Karla. Karla berpikir

Ada Teman di Balik Pelangi

Oleh:
“Buku cerita itu hanya bohong kok..” kata sang kakak. Adiknya terus murung. Ada pelangi sore itu, teringat di buku cerita itu bahwa ada teman di balik pelangi. “Aku ingin

Beauty Spirit

Oleh:
Dia cantik, lebih cantik dariku. Namun sayang ia tidak pernah bicara sama sekali. Penampilan dan sifatnya yang misterius membuat semua murid di kelasku tak mau mendekatinya sama sekali. Ia

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

One response to “Kedai Pertama”

  1. putri sinaga says:

    Saya suka cerpen nya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *