Ketua Kelas

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak
Lolos moderasi pada: 9 May 2018

Tita tersenyum-senyum sendiri.
Hari ini pemilihan ketua kelas yang baru. Ketua kelas yang lama pindah sekolah karena ikut orangtuanya bekerja. Dan Tita salah-satu calonnya.

Tita yakin ia akan menang. Toh, siapa yang menolak dipimpin oleh si Peringkat Pertama?
Calon-calon lainnya adalah Faiz dan Al. Lawan yang cukup berat, namun Tita tetap yakin ia akan menang.

“Dan ketua kelas baru kita adalah… Faiz!,” sorak sorai terdengar ramai diucapkan.
Tita merengut. Faiz memperoleh 23 suara, sedangkan Tita memperoleh 20 suara. Berbeda tipis sekali.

Tita merasa ia diperlakukan tidak adil. Maka, ia berniat mengadu pada Pak Seno.
“Ketua kelas bukan dipilih berdasarkan peringkat, Tita. Melainkan dengan pemilihan suara terbanyak, seperti yang ada di pelajaran PKN,” begitu jawaban Pak Seno akan aduan Tita.
“Lalu, mengapa teman-teman lebih memilih Faiz dibanding Tita?,” tanya Tita lagi.
Pak Seno tersenyum. “Coba ingat, bagaimana perlakuan Faiz terhadap temannya selama ini?”
Tita terdiam. “Eeh… Dia baik, Pak.”
“Nah, mungkin itulah alasan teman-teman memilih Faiz. Mungkin dia lebih baik hati ketimbang kamu,” jelas Pak Seno dengan sabar.
Mendengar jawaban itu Tita langsung berterima kasih.

Namun sebetulnya hati Tita belum puas. Ia masih merasa Faiz hanya mencari perhatian pada teman-temannya. Itulah yang ada di pikiran Tita. Maka dari itu, Tita berusaha keras untuk bersikap lebih baik kepada teman-temannya.

Namun nasi telah menjadi bubur, semua telah terjadi. Faiz telah resmi menjadi ketua kelas, keputusan Pak Seno tidak dapat diganggu gugat lagi. Tapi Tita pantang menyerah, ia menyusun rencana baru untuk Faiz.

Keesokkan harinya ketika istirahat kelas, Tita sibuk memasang tali untuk menjegal Faiz. Ia berpikir, kaki Faiz akan terluka dan Faiz akan lama tidak masuk sekolah. Maka teman-teman akan beralih pada Tita.

Perangkap telah selesai dibuat. Tita tersenyum puas. Waktunya menjebak Faiz.

“Faiz, ayo kita ke kantin,” ajak Tita ramah pada Faiz.
“Boleh,” balas Faiz tersenyum.

Tita dan Faiz berjalan beriringan menuju kantin. Sebentar lagi mereka akan tiba ke perangkap. Senyum Tita semakin lebar. Tak sadar Tita mempercepat langkahnya dan…
“Aduh, sakit!,” rintih Tita sambil memegangi dengkulnya yang terluka.
Rupanya Titalah yang terkena tali itu!
Faiz terlihat panik. Ia segera memapah Tita menuju UKS.

Di UKS Tita segera diobati.
Sekarang, Tita benar-benar yakin. Bahwa Faiz adalah ketua kelas yang paling tepat untuk ia dan teman-temannya.

TAMAT

Cerpen Karangan: Naysha Alifa
Facebook: Naysha Putri Alifa

Cerpen Ketua Kelas merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Pelangi Sederhana (Part 3)

Oleh:
Karena air hujan semalam membuat ibu sakit, terbesit rasa sesalku. Ini semua karena salahku. Seandainya aku tak bohong, mungkin ibu tak akan sakit seperti ini. huffthh… Sesalku tak akan

Sepeda

Oleh:
Pada tahun 2011 teman-teman SD saya mengajak untuk bermain sepeda bersama. Karena pada hari itu adalah hari minggu, saya pun memutuskan untuk ikut bermain sepeda bersama dan tidak lupa

QISA Si Empat Sahabat

Oleh:
Pada senin pagi, Aku bersiap berangkat ke sekolahanku, Sdn Permata Indonesia. Sebelumnya, aku pamit pada Mama dan Papaku. Lalu aku diantar pak Dony, sopir pribadi keluargaku menggunakan mobil. Bukannya

Swimming Contest

Oleh:
Di kutub ada wali kotanya yang sedang menyelenggarakan Swimming contest 1 hari lagi di pantai: “Wah ada lomba renang ikutan ah!”, “Tapi… Harus berdua ajak siapa yah?” Pikir Sella

Veteran

Oleh:
Lala yanng ditemani ibunya sedang berziarah ke makam nenek dari ibunya. Selesai berdoa, Lala sedang melihat seorang laki-laki tua yang juga sedang berdoa di sebuah makam. Kakek itu tampak

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *